Princess Pratama

Princess Pratama
Ada rahasia apa?


__ADS_3

"Kok aneh sih jawaban kamu Bang?" selidik Tania.


"E-enggak.. Tuh Kendra!" tunjuknya pada Kendra yang kini sedang berjalan ke arahnya dengan wajah datarnya.


Tania pun segera berbalik, ia tersenyum melihat sang suami yang kini mendekatinya. Kendra yang tadinya menatap Aldo dengan wajah datar kini tersenyum melihat Tania.


"Aku pikir, Abang nggak nyusul aku kemari. Nunggu di kamar aja gitu?" seloroh Tania pada Kendra yang langsung duduk disamping Tania.


Ia terkekeh, "Nggak lah. Mana enak sendirian di kamar hotel. Sedang kamunya?" balasnya yang sengaja menyindir Aldo yang saat ini menelan salivanya dengan sulit.


Tania cengengesan, "Hehehe.. Maaf Abang. Kami nggak sengaja bertemu kok. Beneran! Aku aja baru tahunya saat ini. Ternyata Bang Aldo satu hotel sama kita. Kenapa nggak pulang bareng semalam?"


Aldo terkekeh mendengar ucapan Tania. "Kalau Abang pulang sama kamu, terus suami kamu sama siapa? Di suruh jalan gitu?? Maulah Abang di pecat saat itu juga olehnya! Eh? Ups!" Aldo yang keceplosan segera menutup mulutnya.


Kendra menatapnya dengan dingin.


Tania lagi dan lagi mengernyitkan dahinya.


"Jangan bilang kalau Abang merupakan Karyawan Bang Kendra?!" terka nya.


Bukan Karyawan Hunyy..


Lebih Tepatnya tangan kanan Kendra! Abang asisten pribadinya Neng! Haishh..


Batin Kendra dan juga Aldo bersamaan. Keduanya menatap datar pada Tania yang kini melihat keduanya dengan wajah menyelidik.

__ADS_1


"Apa yang kalian sembunyikan dariku?!"


Deg!


Aldo terkesiap melihat wajah dingin dan menusuk Kendra padanya. Ia menelan salivanya.


"Bang Aldo!" seru Tania yang membuat Aldo terjingkat kaget.


"A-apa neng? Kamu perlu sesuatu? Biar Abang pesan kan!" katanya semakin mencurigakan. Yang membuat Tania jadi berpikiran bermacam-macam dengannya.


Ia segera berlalu meninggalkan Kendra yang kini sedang menatapnya dengan dingin.


"Ck. Apes akunya! Baru bertemu bos besar, malah langsung dihadiahi tatapan mautnya. Siapa yang tidak kenal dengan tuan muda Kendra Wiryawan?? Sepak terjangnya sudah tidak diragukan lagi. Walau dirinya bekerja dibalik layar, tetap saja. Dia penguasanya! Dia yang paling ditakuti di kalangan para pengusaha. Walau dirinya memakai nama samaran Princess Pratama, tetap saja. Haisshh.. Mama!! Nenek!! Anakmu dalam bahaya saat ini! Tolong aku Nek!" gumamnya sedikit nelangsa mengingat jika Kendra merupakan bos nya kini.


Selebihnya tidak. Selama lima tahun ini, baru kali ini, ia melihat dan bertemu secara langsung dengan Kendra.


Big boss di perusahannya yang ada di Medan dan juga Singapura yang saat ini diakuisi oleh Abang tiri Kendra.


Abang tiri lain ayah dan lain ibu dengannya yang merupakan anak tiri dari Abi Kevin.


Kendra menatap datar pada Aldo yang kini berlalu pergi meninggalkan keduanya yang kini saling berdiaman.


"Jangan sembunyikan apapun dariku Bang Kendra! Jika aku tahu kamu berbohong lagi.. Jangan salah kan aku akan meninggalkan mu untuk selamanya!" ancam Tania serius yang membuat Kendra menghela nafasnya.


"Belum saatnya kamu tahu. Untuk saat ini, biar seperti ini. Jika suatu saat kamu tahu, maka itulah waktunya untuk kamu tahu. Yang jelas, Aldo memang salah satu karyawan Abang yang berada di Singapura.

__ADS_1


Tania menatap lekat pada Kendra yang juga menatapnya dengan lekat. "Terserah apapun kata kamu. Yang jelas, jika suatu saat kamu berbohong lagi.. Karena ulah Ummi mu. Maka kamu akan kehilangan aku untuk selamanya.


Aku tidak peduli apa kata orang tentang mu. Yang jelas, untuk saat ini. Seminggu ini. Aku hanya ingin bersama kamu. Lupakan sejenak tentang itu.


Saat ini hanya kita berdua. Itu saja.." ujar Tania yang diangguki oleh Kendra.


"Tentu, Abang tidak akan menyembunyikan apapun darimu. Hanya saja belum waktunya untuk kamu tahu. Tunggu sampai semua ini selesai dan kamu belajar, baru setelahnya kamu tahu apa dan kenapa." Balas Kendra yang diangguki oleh Tania.


Aldo yang sudah selesai memesan pesanan Tania yang tidak ia katakan pun sudah kembali. Ke tiganya makan dengan lahap.


Sesekali Tania tertawa karena ulah Aldo. Kendra pun ikut terkekeh. Aldo memang sosok yang sangat humoris bagi Kendra.


Ketika dirinya sedang suntuk, ia selalu menghubungi tangan kanan nya itu untuk berbicara. Dan ya, Kendra selalu terhibur.


Keduanya bukan lagi bos dan tangan kanan. Melainkan sahabat. Yang Tania sendiri tidak tahu.


Fakta yang sangat mengejutkan Aldo ialah Tania yang sudah menjadi istri Kendra. Padahal setahunya saat ini Kendra masih berada dirumah sakit.


Kenapa pula saat ini ia sudah menikah dengan Tania sedang dirinya tidak tahu? Pasti ada misi yang saat ini Kendra jalankan.


Makanya ia tidak akan bertanya dan berkata apapun. Ia akan menunggu Kendra sendiri yang mengatakannya kepada nya nanti.


Untuk saat ini, biarlah seperti ini. Mereka bertiga sibuk sarapan pagi sambil bercerita tanpa sadar jika cctv berjalan milik Uwak Lana dan milik Ummi Kendra terus mengawasi gerak gerik mereka bertiga.


Entah apa yang akan terjadi, jika sampai Tania tahu akan hal itu. Pastilah dia akan menghabisi semua orang suruhan Ummi Kendra itu.

__ADS_1


__ADS_2