Princess Pratama

Princess Pratama
Season 1 End


__ADS_3

Tujuh hari berlalu sejak Tania melahirkan putra dan putrinya. Hari ini, kediaman papi Tama sedang mengadakan acara aqiqahan si kembar tiga. Semua keluarga berkumpul di sana.


Terkecuali adik keduaTania yang tidak ada disana karena sedang bertugas di luar kota mengikuti suaminya. Sedangkan adik ke tiga Tania saat ini sedang bertugas di kampung kelahiran sang Oma. Yaitu di Aceh. Ia bertahan di sana dan tidak ingin pulang setelah pernikahannya dan suaminya kandas.


Alzana lebih memilih tinggal di Aceh di rumah peninggalan almarhum Eyang Alina dan Eyang Yoga. Orangtua Almarhum Oma Alisa. Ia ingin tinggal di sana sampai sang pujaan hati kembali dan menyusulnya. Jika tidak, maka ia akan selamanya dalam kesendiriannya.


Mengingat adik ketiganya itu, Tania hanya bisa menghela napas panjang. Sebab pernikahan adiknya lebih menyakitkan dibandingkan dengan dirinya. Jika dirinya dan Kendra berpisah, maka bisa bersatu kembali.


Tetapi tidak dengan adiknya. Alzana dikhianati oleh suaminya dengan saudara kembarnya sendiri. Keduanya terpaksa di nikahkan setelah Prince Arryan menjatuhkan talak pada saudara kembar Alzana yang waktu itu masih berstatus istri Prince.


Semua itu meninggalkan luka bagi Alzana dan keluarga besar King Pratama. Mami Annisa sempat drop saat tahu kejadian yang sebenarnya dari papi Tama setelah beliau pulang dan mengabarkan berita itu.


Demi kesepakatan bersama, Prince Arryan yang merupakan putra bungsu Uwak Ira harus dibuang ke Jerman. Sedangkan Almaira dan Azka mantan suami Alzana dibuang ke Kalimantan. Dan untuk Alzana sendiri, ia dibuang ke Aceh.


Tania menatap kedua orangtuanya dengan perasaan berkecamuk. Mulut tertawa pada semua orang. Tetapi, hati di dalam keduanya menangis pilu mengingat nasib kedua anak mereka.


Hari ini adalah hari aqiqahan untuk si kembar tiga sekaligus penabalan nama. Kendra, Papi Tama dan kakek Kevin menggendong ketiga bayi kembar itu dan mengelingi semua tamu untuk meminta doa mereka semua.

__ADS_1


Tania tersenyum haru melihatnya. Setelah sekian purnama mereka berpisah akhirnya, keduanya bersatu kembali. Ziana pun sudah melahirkan anak mereka. Kembar juga. Sama seperti Tania saat ini.


Kelahiran keduanya yang berjarak dua bulan saja membuat usia kelima sepupu muda itu di hitung sama oleh keluarga.


"Baiklah acara aqiqahan ini sudah selesai setelah nama yang di sepakati tertulis di sebuah kertas. Nama yang di request oleh Onti dan Pamannya yang saat ini berada jauh dari mereka.


Prince yang berada di Jerman sana memberikan nama untuk si sulung yang saat ini bersama Kakek Kevin di beri nama dengan Dzaka Putera Wiryawan. Sedangkan Almaira yang kini berada di Kalimantan memberikan nama untuk Adek yang tengah Dzaki Putera Wiryawan. Sedangkan untuk si bungsu yang saat ini bersama abinya, Alzana memberi nama untuknya Alishba Puteri Kendra. Hem, ini sedikit lain dari kedua saudaranya!" seloroh papi Tama yang di tertawakan oleh semua tamu undangan.


Tamu undangan bukanlah kalangan orang kaya. Melainkan fakir miskin, anak yatim serta tetangga sekitar komplek. Itu yang papi Tama ajarkan kepada mereka semua.


Tidak ada kolega bisnis di sana. Hanya ada rakyat biasa sama seperti mereka yang sangat bersahaja.


Kendra tersenyum melihat putri bungsunya yang begitu mirip dengan Tania itu. Seluruh paras ayu Tania menurun ke putri bungsunya.


"Tak apa, Bi! Nama yang cantik sesuai dengan namanya. Alishba sendiri artinya cantik! Ontinya tahu dan mengerti kenapa harus memberi nama itu untuk keponakannya. Semoga, Alishba menjadi anak yang berbudi luhur dan berbakti kepada orangtuanya. Cantik tidak hanya paras saja melainkan juga hatinya. Untuk abang sama adek, semoga kalian menjadi pria tangguh di masa depan nanti. Kalian harus bisa melindungi Alishba jika ia dalam keadaan yang kurang baik atau tidak menyenangkan.


Untuk putra sulung abi, Zayn dan Zayden, kalian berdua harus menurut apa kata mami dan abi. Bukan hanya kami berdua. Tetapi, juga semua yang tua. Jika itu baik, maka turuti. Namun, jika tidak. Boleh ditinggalkan tapi jangan di jawab ucapannya. Karena satu ucapan yang menyakitkan kita keluarkan dari lisan kita, bisa jadi bisa melukai hati mereka," ujar Kendra yang diangguki oleh Tania.

__ADS_1


"Benar sekali! Jadi, kalian berdua yang paling besar harus bisa melindungi adik kalian dalam keadaan apapun. Jika ketiganya salah, maka tegurlah dengan cara yang baik. Tegur perbuatananya. Bukan dirinya. Karena perbuatannya yang salah, bukan dirinya. Semoga ketiga anak mami menjadi anak yang sholeh dan sholehah dan juga berbakti kepada kami berdua. Terutama kepada Allah yang pertama kali kalian taati. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada keluarga kita!" timpal Tania sambil tersenyum pada semuanya.


"Aminn.." jawab semuanya.


Mereka semua pun mulai menyantap hidangan yang sudah di sediakan oleh Tania dan Kendra. Untuk saat ini, kehidupan mereka sudah bahagia. Hanya tinggal menunggu si kembar besar dan menjalankan baktinya kepada kedua orangtua mereka.


Tania dan Kendra sudah bahagia saat ini. Tak ada lagi halangan dan rintangan yang mengganggu mereka. Etahlah di masa depan, mereka pun tidak tahu. Yang penting untuk saat ini saja mereka tenang dan tentram.


..."Segala sesuatu yang diawali dengan yang salah, maka akan berujung kesalahan juga. Dan segala sesuatu yang diawali dengan kebaikan, maka akan berujung kebaikan juga menghampiri kita. Hidup tidaklah hanya tentang cinta saja. Akan tetapi, butuh kepercayaan dan kerja sama di dalamnya. Keterbukaan sangat dibutuhkan di dalamnya jika ingin biduk rumah tangga kita bahagia. Tak ada parang yang tak bergerigi. Tak ada pula jalan aspal yang mulus tanpa kerikil. Begitulah hidup kita di dalam rumah tangga. Awalmual terasa aman karena jalanan yang kita lalui masih setengahnya. Tetapi, untuk menuju ke surga-Nya, jalan yang di tempuh tidaklah semudah itu lagi. Mudah mengatakan tapi, sulit untuk di kerjakan. Ambil hikmah setiap cobaan dan jadikan cobaan itu sebagai motivasi untuk diri kita demi bisa berubah menjadi lebih baik lagi....


...Kami, Sritania Puteri Pratama dan Kendra Wiryawan kini sudah berbahagia berkat doa kalian. Semoga kekal untuk selama-lamanya sampai di surga Jannatul Ma'wa. Amiinn.."...


...Tania & Kendra...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...SEASON 1 TAMAT...

__ADS_1


Lanjut ke season 2 👇


__ADS_2