Princess Pratama

Princess Pratama
DPBR Meluruskan kesalahpahaman yang berkepanjangan


__ADS_3

Istri Zayn dan Zayden terus serampangan dan mengamuk di dalam kamar mereka. Tak peduli dengan gelak tawa sang abi, keduanya tetap tidak ingin keluar lantaran dengan suami mereka yang menghilang selama empat tahun. Keduanya melupakan janji mereka untuk menemui mereka saat hari wisuda.


Hanya Abi Kendra dan Mami Tania yang menemui keduanya dan mengatakan,


"Maaf, keduanya tidak bisa datang. Sebagai gantinya, keduanya menitipkan ini sama mami. Katanya, mereka akan kembali satu tahun lagi setelah keduanya sukses dan semakin dewasa di saat emosi tidak lagi menguasai hati dan cinta mendukung jiwa keduanya. Benda tipis ini merupakan kewajiban mereka terhadap kalian berdua. Kalian berdua hingga saat ini masihlah menantu mami. Yang artinya kalian berdua masih istri Zayn dan Zayden. Untuk itu, terima barang pemberian mereka setulus hati. Barang ini khusus untuk kalian berdua. Biasanya kan melalui Ummi Alzana dan Abi Prince? Nah, sekarang langsung mami berikan pada kalian berdua," ucap mami Tania yang membuat kedua wanita berbalut niqob itu tertegun dan tercenung saat mengetahui jika keduanya tidak bisa hadir tetapi, malah kartu tipis berisi nafkah lahir dari keduanya untuk mereka.


Mengingat itu, Riya dan Jia begitu kecewa. Berharap suami mereka bisa mendampingi keduanya, malah keduanya tidak datang. Keduanya malah sibuk bekerja. Hal inilah yang membuat keduanya kini semakin kesal pada suaminya.


Belum lagi tadi, terlihat jelas jika Zayn dan Zayden begitu akrab dengan Ustadzah Aisyah. Sahabat mereka saat dulu kuliah di Kairo, Mesir. Ya, Mesir. Keduanya kuliah di Mesir. Selama kuliah di sana, Zayn dan Zayden lah yang membiayai keduanya melalui Abi Prince. Sedang keduanya tidak tahu akan hal itu.


Jika bukan karena Abi Prince yang sengaja memancing keduanya untuk kembali, bisa di pastikan keduanya belum juga kembali. Semua ini berkat Abi Prince. Beliau sengaja mengirimkan berita itu orang suruhan Zayn yang mengawasi istri dan istri adiknya.


Abi Prince sengaja membuat berita heboh yang mengatakan jika Riya dan Jia sedang melakukan proses ta'aruf dengan laki-laki lain sementara keduanya masih istri sah secara agama dan hukum. Belum ada kata talak yang terucap dari bibir keduanya.


Serta surat pengaduan cerai yang di layangkan oleh Jia dan Riya di tarik kembali oleh Abi Prince saat mendapat kabar dari mami Tania jika keduanya batal menikah.


Hal yang sangat membahagiakan bagi Abi Prince dan Ummi Alzana. Untuk mendapatkan berita itu secara langsung, Abi Prince sengaja terbang ke Jakarta dan melihat sendiri kekacauan yang terjadi akibat amukan Zayn dan Zayden. Jika bukan karena Abi Prince yang mengingatkan keduanya, maka kedua orangtua gadis yang menjebak Zayn sudah di bunuh oleh keduanya. Termasuk dua gadis yang dengan sengaja menjebaknya.


Kembali pada Zayn dan Zayden.

__ADS_1


Ummi Alzana memanggil keduanya untuk keluar kamar dan menemui suami mereka.


"Keluarlah dulu, Nak. Dengarkan apa yang mereka katakan. Abi akan menjelaskan yang sebenarnya, ya?" bujuk Ummi Alzana yang terpaksa keduanya patuhi.


Di sinilah keduanya berada saat ini. Duduk berhadapan dengan suami mereka dan Abi Prince. Sebuah laptop pun menyala di hadapan ke empat anak muda yang masih saling berdiaman itu. Ummi Alzana tersenyum melihat Zayden yang tak luput menatap istrinya. Sedangkan Zayn tak melihat Jia sedikit pun. Hanya wajah datar yang ia tunjukkan saat ini.


"Baiklah, karena kalian sudah berkumpul, Abi akan tunjukkan apa yang terjadi empat tahun yang lalu tentang pernikahan kedua suami kalian. Abi sendiri yang menjadi saksi saat suami kalian berdua mengamuk karena tidak terima telah di jebak dengan sengaja hingga nama keduanya buruk di sana," ujar Abi Prince membuat Jia dan Riya menatap pada snag Abi yang kini tersenyum padanya.


Abi Prince memutar rekaman saat pernikahan kedua Zayn dan Zayden yang batal.


4 tahun silam di Jakarta.


Riya dan Jia menatap lekat pada suami mereka yang kini menatap lurus ke arah keduanya. Acara pernikahan itu akan di mulai. Zayn dan Zayden duduk bersebelahan di meja yang sama. Sempat terjadi kericuhan karena mempelai wanita bingung membedakan mana yang Zayn dan Zayden.


Pengantin wanita itu saling adu mulut dan cekcok di hadapan khalayak ramai yang membuat keluarga besar Zayn dan Zayden berdecak kesal.


"Itukah calon mantu keduamu, Tania? Kendra? Tak ada adab sedikit pun! Mendingan sama sepupu kalian yang sudah jelas adab, akhlak dan budi keduanya!" ketus Oma Kinara sangat kesal melihat pada calon menantu kedua pada mami Tania itu.


Jia dan Riya terkekeh mendengar ucapan Oma mereka. Keluarga mereka yang sudah malu, segera memisahkan keduanya. Mereka di bawa ke ruangan lain sebelum ijab terucap.

__ADS_1


"Sudah siap?" tanya Pak Penghulu sedikit bersemangat saat melihat paras Zayn dan Zayden.


"Ya," sahut keduanya begitu datar.


Acara ijab qobul pun di mulai. Zayn dan Zayden berjabat tangan dengan kedua orantua mempelai. Ijab pun di ucapkan. Akan tetapi, ketika Zayn dan Zayden akan mengucapkan ijab atas nama keduanya, tiba-tiba saja suara pengeras suara di dalam ruangan itu memekik yang membuat telinga semua para tamu termasuk Zayn dan Zayden berdenging seketika.


Semuanya menutup telinga tanpa terkecuali. Keduanya kaget bukan main saat ruangan itu tia-tiba gelap gulita berganti dengan sebuah layar proyektor lebar di dalam ruangan itu.


Di dalam layar proyektor itu menunjukkan jika kedua gadis itu sedang merencanakan sesuatu dengan sahabat Zayn dan Zayden untuk menjebak keduanya saat acara ulang tahun sahabat Zayn dan Zayden. Awalnya sahabat Zayn dan Zayden itu tidak mau. Tetapi, ia bertekuk lutut ketika menunjukkan sebuah video berdurasi sepuluh menit tentang aksi bejatnya pada seorang gadis Indonesia yang Zayn dan juga Zayden kenal, membuat sahabat keduanya patuh dan tunduk pada dua gadis calon istri Zayn dan Zayden.


Jia dan Riya yang melihat itu terdiam di tempat. Mata keduanya menatap lekat pada layar laptop saat melihat acara ulang tahun itu terjadi. Bagaimana seorang bartender sengaja memasukkan obat tidur ke jus yang akan mereka berikan pada Zayn dan Zayden.


Tak lama setelah menenggak jus itu, keduanya merasa pusing. Keduanya di papah oleh gadis itu ke kamar hotel. Tiba di dalam kamar Hotel, Zayn dan Zayden langsung jatuh terkapar dengan mata terpejam erat. Mata Jia dan Riya sempat melotot saat melihat dua gadis sialan itu melecehkan tubuh suami mereka.


Jia dan Riya kepanasan melihat itu. Bagaimana tidak, Zayn dan Zayden yang sedang terlelap sengaja di cumbu oleh keduanya, bahkan senjata tempur milik keduanya yang lembek seperti jelly pun keduanya mainkan sepuas hati hingga di lu mat oleh keduanya yang membuat Ummi Alzana melongo melihatnya. Abi Prince tertawa saat melihat wajah menantunya merah padam menahan malu.


Sedangkan istri mereka saat ini napasnya memburu melihat layar itu. Darah keduanya mendidih.


"Akan ku bunuh kau ja lang!" teriak Jia dan Riya yang bersamaan membuat Zayn dan Zayden tersentak kaget.

__ADS_1


Dua lagi nyusul!


__ADS_2