
Mami Tania dan Abi Kendra duduk menghadap Abi Prince dan Ummi Alzana.
"Kenapa Kak? Ada hal serius? Kenapa Kakak memanggilku kesini?" tanya Ummi Alzana menatap bingung suami dan juga kakak kandungnya itu.
"Ada masalah serius tentang Riana, putri kandung Ziana. Ternyata, kita salah duga selama ini. Riana mengalami pelecehan hingga dirinya trauma. Dan Kakak serta Prince baru tahu saat ini. Sakit yang di derita olehnya lumayan berat. Jadi, besok kita harus kembali ke Indonesia. Apakah kamu bisa Dek?" ucap Mami Tania yang membuat Ummi Alzana terkejut bukan main.
Ia tidak bisa menjawab apa yang mami Tania katakan padanya. Abi Prince memegang tangannya.
__ADS_1
"Hunny, kita harus cepat menangani trauma yang Riana alami. Menurut yang kami tahu, traumanya itu sudah lumayan lama. Maka dari itu, kami harus pulang ke Indonesia. Kita akan katakan kepulangan kita pada semua keluarga. Jika mereka ikut pulang, tidak masalah. Kalau pun tidak, ya, tidak apa-apa. Semua itu tergantung mereka nantinya. Satu hal yang mereka semua tidak boleh tahu, yaitu tentang trauma yang Riana alami. Dzaki sudah meminta kami untuk menyembunyikan hal ini dari semua. Takutnya, Ziana dan El akan panik saat tahu kalau putrinya mengalami pelecehan dan di sembunyikan hingga beberapa tahun lamanya. Kamu tahu kan bagaimana sikap adik sepupu kita itu? Terutama El? Dia yang akan sangat tersiksa dan merasa tidak becus menjadi seorang ayah nantinya. Untuk itu, kita tutupi masalah ini darinya. Cukup kita saja yang tahu," Ujar Abi Prince yang di jawab dengan helaan napas panjang oleh Ummi Alzana.
"Baik, kita bersiap malam ini. Besok, kita harus kembali. Serahkan tugas itu padaku untuk mengatakan pada mereka semua," jawab Ummi Alzana yang diangguki oleh Abi Prince dan Mami Tania. Abi Kendra pun ikut mengangguk dan bisa bernapas lega.
Selesai dengan rapat dadakan itu, Ummi Alzana segera mengatakan jika mereka harus pulang terlebih dahulu ke Indonesia karena rumah sakit membutuhkan keduanya. Begitu pun dengan Mami Tania dan Abi Kendra. Dzaka dan Dzaki pun akan pulang di keesokan harinya.
Semuanya setuju untuk pulang besok pagi. Mereka pun ikut bersiap. Riya dan Jia segera menyiapkan oleh-oleh untuk keluarga mereka yang ada di Indonesia sana terutama di Medan dan di Aceh.
__ADS_1
Kedua bocah kembar itu ingin sekali pulang mengikuti nenek mereka. Tetapi, Zayn dan Zayden melarangnya. Mereka akan kembali ke Indonesia seminggu lagi.
Acara bulan madu yang di harapkan berjalan sempurna ternyata gagal akibat trauma Riana yang kambuh. Sekiranya mereka tidak di Kairo, pastilah Riana cepat di tangani oleh Abi Prince dan Mami Tania.
Keduanya tetap akan melanjutkan pengobatan itu setelah tiba di Indonesia. Pengobatan itu tidak boleh berhenti sebab, kondisi Riana sangat mengkhawatirkan. Dzaki sudah tidak bisa membujuknya untuk bisa memadu kasih lagi setelah yang pertama kali mereka lakukan saat di Kairo. Maksud hati ingin menghilangkan traumanya, malah berbalik menjadi tambah parah.
Dzaki pasrah untuk sementara waktu, ia tidak akan mendapatkan haknya. Dzaki pasrah demi kesembuhan istrinya. Kesembuhan Riana lebih penting daripada hasratnya. Jika sudah terlalu mendesak, maka Dzaki akan bersolo karir nantinya.
__ADS_1
Ehh?