Princess Pratama

Princess Pratama
DPBR Kejujuran Eyang Sukma part 2


__ADS_3

Maaf cuma satu bab tadi malam, hari ini othor ganti. 🙏


...****************...


Onti Alzana mendekati Eyang Sukma dan duduk di ranjangnya. "Jangan dilanjutkan jika Eyang sudah tidak sanggup untuk mengungkapkannya. Maafkan kami, yang waktu itu tidak bisa menyelamatkan keduanya. Kami sudah berusaha tetapi, takdir berkata lain. Tubuh keduanya sudah di aliri racun yang sempat keduanya minum tanpa sepengetahuan keduanya. Kami ikut menyesal karena tidak bisa membantunya," lirih Onti Alzana memegangi tangan tua Eyang Sukma.


Eyang Sukma menggelengkan kepalanya dan memegangi tangan Onti Alzana yang kini memegangi tangannya. "Saya terpaksa berbohong pada kalian demi keselamatan kalian. Mereka sempat mengintai rumah kalian selama tiga tahun ini. Tetapi, mereka tidak tahu jika Maryam ini anak kalian. Karena ketika mereka datang kesini, Maryam sengaja saya suruh kembali ke pesntren dan melanjutkan kajiannya di sana.


Semua itu demi melindunginya dari mereka. Dan, ya, saat mereka tahu jika Prince membawa pulang putri orang lain sebagai ganti putri kalian yang hilang, mereka baru memutuskan untuk tidak mengintai kalian lagi hingga saat ini. Saya sengaja membawa Maryam kesini sesuai dengan permintaan putra saya, Indra. Ia meminta saya untuk membawa putri kalian untuk dekat dengan kalian.


Sejak usia Maryam sepuluh tahun saya sengaja membawanya kesini. Karena saya ingin menyatukannya dengan saudara kembarnya. Dan ya, semuanya terbukti kan kalau keduanya begitu cepat akrab? Berbeda dengan saudara kembar palsu Jia? Maafkan, kesalahan saya yang sengaja menutupinya. Saya terpaksa melakukannya sesuai dengan perjanjian saya dengan Indra. ... Dan saat ini, saya sudah tidak kuat lagi. Entah kapan waktu saya tiba, sebelum itu saya ingin mempertemukan Maryam dengan keluarganya dan apa yang menjadi alasan saya menyembunyikannya. Maafkan, saya dan juga putra saya," lirihnya sambil mengatupkan tangan di dada memohon maaf dari semuanya.

__ADS_1


Semuanya tersenyum dan mengangguk. Eyang Sukma melihat pada Maryam yang kini masih terisak di peluk erat oleh Jia.


"Untukmu, Maryam.. Maafkan, Eyang jika selama ini Eyang berbohong padamu. Eyang sengaja melakukannya untuk melindungimu. Eyang hanya menuruti apa kata abimu. Maafkan, Eyang, Nak." Lirihnya menatap sendu pada Maryam yang kini menggelengkan kepalanya pada Eyang Sukma.


"Hiks.. Nggak, kok, Eyang nggak salah. Kebohongan Eyang menjadi keberuntungan untukku. Aku bisa melihat dan berkumpul bersama keluargaku saja itu sudah cukup. Walau dalam hati, aku selalu menginginkan jika aku menjadi salah satu putri Abi Prince, eh, tak tahunya?" Maryam tertawa saat Jia memeluknya kembali.


"Firasatku nggak pernah salah dalam menilaimu, Kakak. Pertama kali aku melihatmu, aku sudah merasakan jika kita memiliki ikatan yang kuat. Ada sesuatu yang membuatku untuk selalu bersamamu. Bukan dengan Camelia. Aku bisa merasakannya langsung dari hati, bahkan aku pernah meminta hal ini sama Allah. Jika benar kamu saudara kembarku, maka aku akan berpuasa selama sebulan untukmu. Aku akan memenuhinya mulai besok pagi. Berhubung aku baru suci dari hadast, maka sumpah itu akan aku laksanakan segera!" imbuh Jia dengan senagnya yang membuat keluarga terkejut bukan main saat mendengar ucapan Jia pada Maryam.


Ia beralih menatap Zayden yang terus menatap lekat adik sepupu kecilnya itu.


"Zayden.." panggil Eyang Sukma yang membuat semuanya menoleh padanya termasuk Zayden.

__ADS_1


"Iya, Eyang. Aku akan melakukannya di hadapan Eyang besok pagi. Untuk hari ini, Eyang istirahat dulu, ya?" jawab Zayden seakan tahu apa maksud dari ucapan Eyang Sukma padanya.


Eyang Sukma tersenyum. "Persiapkan dirimu, Nak. Eyang ingin melihatmu untuk yang terakhir kali. Eyang ingin melihatmu menikah dengan Abang sepupumu. Jodoh yang sudah tersurat untuk kalian berdua," ucapnya pada Maryam yang kini tersipu malu dan menunduk.


Ia secepat kilat memasang niqobnya kembali saat rona merah itu mencuat di pipinya. Zayden terkekeh melihat itu.


Ia tak menyangka jika berjodoh dengan sepupunya sendiri. Gadis yang ia kira merupakan sahabat adik sepupu istri abang kembarnya ternyata, adik sepupunya yang selama ini menghilang. Zayden pernah berkata Onti Alzana dulunya sebelum Riya hilang bahwa ia ingin menikah dengan riya jika kelak mereka dewasa.


Onti Alzana tertawa saat mendengarnya. Omongan anak kecil waktu itu mana bisa ia percaya. Tetapi hari ini? Onti Alzana baru percaya. Jika kedua putrinya menurun darinya. Yang menikah dengan sepupunya sendiri. Jodohnya tidak jauh dari mereka hanya dalam keluarga besarnya saja. Begitu pun dengan si kembar.


Seluruh keluarag besar sedang bergembira saat ini. Semua yang ada di Medan dan di Jakarta, mereka suruh mudik ke Aceh untuk menyaksikan pernikahan Riya dan Zayden. Pernikahan itu tetap harus tertutup. Hanya di hadiri keluarga saja. Sama seperti pernikahan Jia dan Zayn dua minggu yang lalu.

__ADS_1


__ADS_2