Princess Pratama

Princess Pratama
DPBR Pengantin lama rasa baru


__ADS_3

Kedua pasangan anak muda yang masih bergelung dalam selimut setelah aktivitas keduanya selesai sholat subuh tadi, belum juga bangun. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi.


Tetapi, rumah itu tak ada suara apapun yang terdengar. Ke empatnya spontan bangun saat telepon rumah berdering hingga yang kesekian kalinya.


Zayn yang begitu terkejut segera meraih sarung dan baju kaosnya keluar sambil berlari dan menuju telepon rumah yang berada di bawah kamar mereka, lantai satu. Di ikuti Zayden di belakangnya hanya menggenakan sarung juga. Dadanya terekspor keluar. Terlihat jelas mahakarya Riya di tubuhnya yang membuat Zayn melototkan matanya.


Namun, untuk saat ini, zayn tidak mau mempermasalhkan hal itu. Yang penting telepon rumah dulu.


"Hallo, assalamu'alaikum, iya Ummi." Jawab Zayn sambil menjauhkan gagang telepon rumah itu dari telinganya.


Zayden terkekeh. Ia sangat jelas mendengar suara Ummi Alzana yang kini sedang kesal pada mereka berdua.


"Kalian apakan anak Ummi! Huh? Hingga pukul sepuluh pagi begini belum pada bangun?!" teriak Ummi Alzana di seberang telepon sana.


Zayn menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Zayden terkekeh.


"Kamu juga Zayden! Apa yang kamu lakukan sama putri sulung ummi sampai Riya nggak bangun dan mengurus pekerjaannya! Huh?! Ayam ummi bisa mati nggak sarapan pagi! Kerbau Abi kamu udah ngamuk sedari pukul tujuh tadi! Kandangnya rusak! Jika kalian ingin bulan madu, boleh! Ummi tidak melarangnya! Tetapi, siapkan dulu pekerjaan kalian?!" teriak Ummi Alzana begitu kesal pada dua keponakan sekaligus mennatunya itu.

__ADS_1


"Ssstt.. Sabar Hunny. Ingat, nanti kepala kamu sakit, loh. Mau, nggak bisa berduaan karena kepala kamu kambuh?" terdengar suara Abi Prince sedang berusaha menenangkan istrinya itu.


Zayn dan Zayden hanya bisa terkekeh saja.


"Maaf Ummi, Abi. Hari ini saja. Kami minta maaf. Besok, nggak akan seperti ini lagi. Janji!" ucap Zayn dan Zayden dengan kompak.


Membuat dua paruh baya di sana menghela napasnya. "Ingat, Nak. Ada tanggung jawab kalian berempat di rumah itu. Terutama Jia dan Riya. Kamu boleh meminta hakmu. Akan tetapi, jangan setelah subuh. Nggak baik. Abi punya binatang peliharaan peninggalan Eyang buyut kalian yang masih abi urus. Dan Ummi pun demikian. Lihatlah ayam di dalam kandang sana. Pastilah sudah mengamuk minta di keluarkan. Cepat, bereskan pekerjaan kalian. Biarkan keduanya istirahat. Untuk kerbau, sudah ada paman kalian tadi yang melepaskannya. Ck! Ingat waktu, Nak! Abi dulu pun begitu, kok. Tanya sama Ummi kamu!" kata Abi prince dari sebalik telepon rumah yang diangguki oleh keduanya.


"Baik, akan kami lakukan. Sekali lagi, maafkan kami Abi, Ummi," ucap Zayn dan Zayden yang diangguki dan di jawab oleh keduanya.


Keduanya menuju ke dapur untuk berwudhu dulu. Baru setelahnya melakukan apa yang kedua mertuanya itu perintahkan. Benar saja, ayam di dalam kandang itu sudah mengamuk minta di lepas. Suara ayam berkokok dan mematuk sama lainnya terdengar jelas di telinga keduanya.


Keduanya langsung sibuk memberikan makan. Saking geramnya ayam tersebut karena di lepas sangat siang, semua ayam mematuki kaki Zayn dan Zayden bersamaan. Zayn dan Zayden berlarian di halaman kandang ayam milik Ummi Alzana itu.


Keduanya di buat gaduh oleh ayam itu. Ada yang menjerit, minta tolong, bahkan sampai menangis karena ulah ayam itu. Tidak hanya itu saja. Kepala keduanya di berikan hadiah oleh ayam jago Abi Prince dengan kotorannya.


"Astaghfirullahal'adhim, ya Allah! Berikan hamba kesabaran menghadapi puluhan ayam yang sedang mengamuk ini! Lebih baik di amuki karyawan karena gaji nggak di bayar dibandingkan dengan ayam Abi yang sengaja main keroyokan! Aarrghhtt.." teriak Zayden saat tubuhnya di terbangi ayam betina milik Ummi Alzana dan mematuki hingga Zayden memekik kuat.

__ADS_1


Keduanya kewalahan mengatasi amukan ayam itu. Mereka berdua bekerja sama memberikan makan secara cepat. Walau sekali kena patukan paruh ayam hingga membekas, keduanya tetap berjuang.


Zayn & Zaden : "Ah, payah lu! Beraninya main keroyokan! Berani, lu? Sini, satu-satu!"


Ayam jago Abi Prince : "Ape, lu! Elu itu yang lama banget lepasin kite semua! Jangan salahkan kite, dong , kalau mengamuk? Elu aja kalau lapar sensian? Apalagi gue yang hanya sekedar binatang peliharaan! Noh, ambil, noh! Gue kasih hadiah lu, berdua dengan patokan maut gue!" jawb si ayam jago sambil berkokok ria.


Zayn dan Zayden berlarian masuk ke dalam rumah dan menutup pintu dengan kuat. Setelahnya, keduanya saling pandang dan tertawa bersama.


"Ck. Ck. Ck. Naseb, naseb! Pengantin lama rasa baru di patok ayam!"


Buahahahaha..


Keduanya tergelak bersama yang membuat istri mereka pun ikut tertawa.


...****************...


Terima kasih masih setia menemani othor 🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2