Princess Pratama

Princess Pratama
Lingkaran Takdir


__ADS_3

Pasangan suami istri beda usia itu pulang dengan tangan kosong. Kenapa demikian?


Karena mereka berdua sudah menunggu Ummi Mutia untuk berbicara selama dua jam lamanya, tetap saja yang ditunggu berbicara memilih bungkam dan tidak ingin melihat mereka semua.


Seakan dirinya sedang menutupi apa rencana selanjutnya. Kendra semakin sulit mengerti dengan kelakuan sang Ummi yang kembali berubah sejak kedatangan papi Tama dan mami Annisa.


Ummi Mutia lebih memilih berdiam diri di kamar dan tidak ingin berkumpul dengan keluarga besannya yang saat ini sedang berkumpul bersama.


Dan makan malam bersama di tempat persembunyian Kendra. Kendra kembali menikmati makanan buatan Mami Annisa yang sama persis seperti masakan Tania.


Bisa makan makanan buatan mertua sudah cukup untuk mengurangi rasa rindunya terhadap Tania yang kini jauh darinya.


Kondisi Kendra pun semakin membaik. Mami Annisa berjanji. Bahwa ia akan mengirimkan makanan setiap harinya untuk Kendra makan.


Kenapa begitu?


Karena Papi Tama juga dulu seperti Kendra. Saat mami Annisa jauh darinya, mak Alisa lah yang selalu mengirimkan makanan untuknya. Almarhum sangat mengerti akan posisi dan kondisi papi Tama waktu itu.


Makanya beliau berinisiatif untuk memasak makanan untuk papi Tama agar putra angkat sekaligus menantunya itu bisa sembuh dan sehat kembali walau tanpa mami Annisa di sisi nya yang waktu itu sedang kuliah di Bandung.


Mami Annisa mengingat hal itu dan melakukannya kepada Kendra. Walau sempat kesal lantaran Ummi Mutia yang bungkam, tetap saja.


Wanita cantik belum paruh baya itu akan melakukan nya untuk menantu yang sebenarnya sudah ia sukai sejak pertama kali bertemu tujuh belas tahun silam.


Ia bukan membenci Kendra. Melainkan kesal dengan sikap menantunya itu yang tega melukai putri sulungnya hanya karena kekuasaan dan harta.

__ADS_1


Padahal menurutnya, harta habis bisa dicari. Tetapi jika istri yang dicintai pergi, maka sulit untuk bisa kembali lagi. Sama seperti yang Tania katakan dulunya.


Itulah prinsip kedua ratu di dalam keluarga Pratama. Dan Kendra? Ia tetap melakukannya. Mami Annisa tidak tahu maksud dan tujuan Kendra itu apa.


Yang jelas, menurutnya jika Kendra sudah melakukan kesalahan fatal yang kapan saja bisa merugikan dirinya sendiri.


Dan benar saja apa yang ia pikirkan. Kendra sudah membuat dirinya sulit dengan cara menikah lagi yang membuat Tania pergi dan mundur dari pernikahan nya.


Walau Tania belum ia ceraikan. Tetap saja. Wanita itu tidak ingin bersamanya. Ia lebih memilih mundur daripada harus selalu menahan sakit hatinya setiap kali melihat kebersamaan Kendra dengan Ziana, adik sepupunya.


Tania memilih mundur daripada harus terluka setiap harinya. Ia rela melepas Kendra jika memang Ziana lah takdir hidupnya.


Tania pasrah akan takdir. Tetapi tidak dengan Kendra. Sampai kapanpun, ia tidak akan pernah melepaskan Tania. Baginya hanya Tania, tiada yang lain.


Terkesan sangat egois. Tetapi itulah dirinya. Lantas, bagaimana dengan Ziana? Tidak kah ia berpikir tentang Ziana yang kini sudah ada benih-benih cinta untuknya??


Tetapi Tania tahu jika adik sepupunya itu sudah jatuh cinta pada suaminya. Maka dari itu, ia memilih mundur.


Ziana tidak bisa berbohong. Pertama kali melihat Kendra di kediaman Tania, ia sudah jatuh cinta pada pemuda yang berstatus suami kakak nya itu.


Tetapi ketika ia tahu jika dirinya menjadi yang kedua, Ziana sempat menolaknya. Ia ingin egois memiliki Kendra. Tetapi itu tidak mungkin.


Karena Kendra sangat mencintai Tania. Dan hanya Tania yang ia mau. Sempat terluka dirinya. Tetapi setelah berpikir, jika Tania yang lebih berhak. Ia mengubur rasa cintanya itu.


Walau tak bisa ia pungkiri, jika gadis belia itu cemburu pada Tania yang sangat di cintai oleh suaminya sendiri.

__ADS_1


Ia cemburu. Tetapi apa yang bisa ia lakukan selain hanya bisa pasrah? Lingkaran takdir membawanya dalam titik yang salah.


Ziana terpaksa harus menerima suami kakak sepupunya sendiri demi tujuan mereka yang ingin menyatukan keduanya dengan cara mengorbankan dirinya yang sudah terlanjur menyukai suami kakak nya itu.


Itulah alasan Ziana menerima pernikahan rahasia bersifat siri dan menjadi istri kedua Kendra. Ia ikhlas menerima. Asal Kendra dan Tania bersatu.


Tapi lihatlah kini. Saat dirinya ikhlas melepas Kendra, malah ia dihadapkan pada kenyataan jika kakak nya lah yang mundur dari pernikahan itu.


Sungguh seperti permainan saja. Di saat dirinya ikhlas, malah seakan takdir berpihak padanya. Ingin ia menuruti permainan takdir. Tetapi percuma.


Orang yang di inginkan Ziana tetap menganggapnya sebagai adik. Malah rasa cinta suaminya itu semakin besar terhadap kakak nya setelah ditinggal seperti itu.


Ummi Mutia yang juga menginginkan Ziana, kini malah berbalik tidak menginginkannya lagi. Entah karena apa, Ziana pun tidak tahu.


Ummi Mutia memilih bungkam saat dirinya ditanyai oleh mami Annisa tadi. Kenapa dan apa. Hanya dirinya yang tahu jawaban nya.


Mami Annisa dan papi Tama pulang dengan tangan hampa. Keduanya pulang dengan harapan palsu dari mertua Ziana.


Sementara Kendra, ia semakin nelangsa memikirkan apa dan kenapa semua ini terjadi di dalam hidupnya.


Baru sebentar merasakan kebahagiaan malah dirinya harus menerima pahitnya madu pernikahan yang harus terbagi dengan gadis lain yang merupakan pilihan Ummi nya sendiri.


Ummi Mutia pun kembali menyendiri. Dirinya yang sudah kembali normal saat kejadian kemarin itu, kini berubah kembali menjadi Ummi Mutia yang dingin, ketus dan tidak bersahabat.


Entah apa yang terjadi, mereka pun tidak tahu. Lingkaran takdir yang menyatukan dan mengikat mereka semua saat ini seperti sedang mempermainkan mereka.

__ADS_1


Ditarik ulur dan disuruh maju mundur.Mereka hanya bisa berputar-putar disana saja. Hingga mereka sulit untuk keluar dari Lingkaran takdir yang mengikat mereka semua saat ini.


__ADS_2