Seranjang 3 Nyawa

Seranjang 3 Nyawa
Bab.171. Di Undang Kembali


__ADS_3

"Bang. Adek mendapat undangan lagi, untuk mengisi program di stasiun tv yang waktu itu," ucap Marinka.


"Apa kali ini adek akan membuka semuanya?" tanya Ezra.


"Ya. Mereka juga ingin kita hadir bersama, apa abang keberatan?"


"Apa Karin dan Galang juga di undang?"


"Ya."


"Kalau begitu abang akan ikut. Abang nggak mau bajingan itu mengambil kesempatan dalam kesempitan. Kapan acara itu?" tanya Ezra.


"Minggu depan. Mereka memang sengaja memilih weekend, karena tahu kita sangat sibuk."


"Baguslah. Apa anak-anak juga ikut?"


"Nggak bang. Adek belum mau anak-anak tampil di depan publik. Semakin sedikit orang yang tahu, maka itu semakin baik. Adek nggak mau anak-anak merasa tidak nyaman," ujar Marinka.


"Abang mengerti,"


*****


"Kamu di undang lagi?" tanya Paulin.


"Iya Ma. Lumayan duitnya dapat 25 juta lagi kata Marinka. Aku benar-benar senang sekarang, siapa tahu dengan berteman dengannya, nanti aku bisa ditempatkan ditempat yang bagus, nggak lagi jadi cleaning servis," ujar Karin.


"Kamu benar karin. Dekatin saja dia terus, sekarang dia lagi naik daun, kamu akan kecipratan hoki kalau dekat sama dia," ucap Paulin.


"Iya. Ini sedang aku lakukan, aku yakin kita akan banyak dapat keuntungan. Setelah acara ini nanti, aku akan meminta pekerjaan bagus darinya," ujar Karin.


"Ah...sepertinya sebentar lagi kita akan kembali berjaya," ujar Paulin.


*****


6 hari kemudian...


"Baiklah pemirsa dimanapun anda berada, kita berjumpa lagi dengan program kumpas tuntas sisi designer kondang MD collection. Hari ini durasi tayang akan lebih panjang dari waktu itu, karena mbak MD akan memberikan kita inspirasi, pelajaran, dan juga berbagi pengalaman hidupnya hingga dia bisa sukses seperti sekarang ini,"


"Dan perlu kalian tahu pemirsa, saya tadi sangat terkejut mengetahui satu fakta baru, yang juga akan membuat kalian terkejut nantinya. Mari kita sambut, inilah dia MD beserta suami,"

__ADS_1


Suara gemuruh tepuk tangan memenuhi studio, kali ini mereka sedang berada distudio yang jauh lebih besar dari waktu acara Marinka yang pertama.


Marinka dan Ezra muncul dengan senyum semringah dari bibirnya. Semua penonton baik di studio maupun dirumah sangat terkejut melihat Ezra sang pengusaha nomor satu di kota J merupakan suami dari MD. Bahkkan di ig komentar beragam langsung memenuhi media sosial mereka.


"Kalian lihat itu reaksi mereka? kalian pasti akan mendapat respon yang sama untuk penonton dirumah. Ayo silahkan duduk tuan dan nyonya Ezra Hawiranata," ucap Rafly selaku Host.


Marinka dan Ezra duduk di sebuah sofa panjang, dengan tangan yang saling bertautan.


"Duh...kalian ini mesra sekali ya? penonton yang jomblo pasti sangat iri melihat kalian, iya kan penonton?" tanya Rafly pada penonton, yang di sambut dengan gelak tawa.


"Tuan Ezra bangga nggak sih punya istri seperti mbak MD ini?" tanya Rafly.


"Boleh langsung hadirkan saja bintang tamu yang lain? saya dengar ada dua bintang tamu yang saya kenal?"


"Woah...lain ya kalau kita ngajak pengusaha ngobrol, serba disiplin dan menghargai wkatu sekali," ujar Rafly terkekeh.


"Okelah. Mari kita sambut kembali tuan Galang dan Karin...."


Galang dan Karin memasuki studio dari dua sisi berbeda. Merekapun duduk berseberangan tanpa saling menyapa satu sama lain.Galang mengulurkan tangannya pada Ezra, dan di sambut oleh pria itu.


"Hufffttt...makin panas ruangan ini, karena kita di kelilingi orang-orang hebat seperti mereka. Tepuk tangan dong...." ujar Rafly yang kemudian disambut tepuk tangan yang meriah.


"Ya, balik lagi kepertanyaan tadi. Bangga nggak sih punya istri seperti mbak MD ini?" tanya Rafly.


"Wah...topiknya sudah mulai panas pemirsa. Mbak MD, kita masih penasaran dengan perkataan mbak waktu itu, tentang penyataan mbak yang mengatakan bahwa anda sudah pernah menikah sebelum menikah dengan tuan Ezra. Bisa tolong dibceritakan?"


"Ya. Saya memang sudah pernah menikah dengan salah satu pengusaha. Tapi pernikahanku sangat singkat, karena ternyata dia telah melakukan poligami saat usia pernikahan kami baru 3 bulan,"


Deg


Jantung Galang berdegup, seketika dia menyimak gerak bibir Marinka, seakan dirinya merasa tersindir.


"Oh astaga...benarkah?" komentar Rafly.


"Dia menikahi adik angkat saya, dan bermain kotor diranjang yang sama dengan saya, yang posisinya saya masih berada di kamar itu. Mereka memaksa saya untuk meninggalkan kamar itu agar bisa mereka tempati berdua."


"Hey...manusiakah pasangan itu mbak? sumpah, saya yang dengar aja jadi ikutan emosi. Apalagi mbak yang berada di posisi itu?"


Tidak berbeda dengan Rafly, komentar dari berbagai kalangan masyarakat sangat heboh saat menyaksikan tayangan itu. Sementara Karin dan Galang, kedua orang itu hanya bisa saling berpandangan, seolah mereka memiliki pemikiran yang sama.

__ADS_1


"Apa mbak masih bertahan saat itu?" tanya Rafly.


"Masih."


"What?"


"Bodoh ya? ya saya juga tahu itu adalah kebodohan yang tak terselamatkan. Ini perhatian juga untuk para pemirsa baik di studio dan di rumah. Jangan pernah mencontoh kebodohan saya yang dulu. Mencintai seseorang dengan membabi buta, hanya akan memberitahu orang itu bahwa dia adalah kelemahan kita."


"Orang itu akan bisa menyiksa kita baik lahir maupun batin. Perlu di ketahui mas Rafly, kenapa saya bisa mencintai orang itu sedemikian rupa? itu karena saya merasa dialah harapan saya, tempat saya bergantung, karena saya cuma anak yang di buang di panti asuhan, dan di adopsi oleh keluarga angkat saya,"


"Tapi saya sangat keliru. Kalau kita berharap pada manusia pasti akan kecewa. Itu terbukti ketulusan saya pada adik angkat saya, di balas dengan pengkhianatan. Saya sangat terluka saat tahu suami saya itu menikahi adik angkat saya sendiri, dan membuat saya bercerai dari suami saya."


"Banyak kekejaman-kekejaman yang mereka lakukan, yang saya sendiri sangat malu mengatakannya,"


Rafly menyeka air mata yang sempat menetes disudut matanya. Air mata yang dia lihat dari Marinka, adalah air mata kesakitan. Ezra membantu menyeka air mata istrinya yang tengah emosional itu, dia membiarkan wanita itu meluapkan semua isi hatinya.


"Ayo mbak, tidak masalah. Kita akan mendengarkan semua keluh kesah mbak selama ini. Kita berharap pasangan laknat itu juga nonton tayangan ini,"


"Saya dijadikan pembantu, dirumah saya sendiri. Saya diperlakukan tidak adil, bahkan saya di paksa bercerai dan dijanjikan akan dinikahi sirih kembali demi status anak mereka,"


Deg


Deg


Deg


Jantung Galang berdegup dengan kencang, semakin Marinka memperdalam ceritanya, semakin cerita itu sangat mirip dengan kisahnya.


"Mungkin yang anda nikahi itu bukan pria manusia, kali keturunan siluman mbak. Sumpah emosi saya mendengarnya," ujar Rafly


"Apa anda juga sering mengalami KDRT?" tanya Rafly.


"Sering. Bahkan saya sampai sakit berhari-hari karena itu," gigi Ezra bergemeratuk mendengar pengakuan Marinka.


"Ini pelajaran buat para istri diluar sana. Stop mencintai orang yang tidak mencintai kalian, apalagi kalau sudah berlaku KDRT. Hanya kalian sendiri yang bisa menghargai diri kalian setinggi apa. Jangan korbankan apapun demi pria seperti itu. Karena meski kita mengorbankan segunung emas, pria seperti itu tidak akan pernah menghargai kebaikkan kita."


"Tapi setelah KDRT mbak mintak cerai dong tentunya?" tanya Rafly.


"Sayangny tidak. Saya masih bertahan dengan kebodohan saya. Sampai diceraipun saya masih bertahan, karena dia menjanjikan akan menikahi saya secara siri."

__ADS_1


"What?" Rafly terkejut, bahkan satu studiopun mendadak hening. Mereka tidak percaya Marinka yang mereka kenal cerdas menciptakan banyak hasil karya, tapi ternyata mempunyai sisi lemah seperti itu.


TO BE CONTINUE...🤗🙏


__ADS_2