
Abizard menyeret koper Joana. Mereka memutuskan untuk pulang hari itu juga ke rumah mereka.
"Kalian mau kemana?" tanya Milana.
"Kami mau pulang kerumah kami ma. Rencananya nanti sore kami mau konsultasi ke dokter." Jawab Abizard.
"Konsul ke dokter? konsul apa? siapa yang sakit?" tanya Milana tampak khawatir.
"Mama tidak usah khawatir. Ini tentang keluhan datang bulan Joana yang tidak teratur." Jawab Abizard.
"Oh...ya sudah hati-hati saja kalau begitu," ujar Milana.
"Papa, opa dan oma kemana?" tanya Joana.
"Mereka sedang pergi terapi. Akhir-Akhir ini oma sering mengeluh sakit dipersendian lututnya." Jawab Milana.
"Ya sudah. Katakan sama mereka kalau kami pulang ya ma?" ucap Abizard.
"Iya. Hati-Hati dijalan ya?"
"Iya."Jawab Abizard.
Abizard dan Joanapun pulang kerumah. Disepanjang perjalanan pulang, Joana selalu bergelendot manja pada Abizard. Setelah mereka sampai ke rumah, mereka hanya datang menyusun baju-baju Joana di lemari, dan kemudian langsung pergi ke dokter.
"Apa keluhan anda bu Joana?" tanya dokter.
"Ini dok. Haid saya tidak teratur." Jawab Joana.
"Kapan anda terkahir kali datang haid?" tanya dokter.
sekitar 10 hari yang lalu, tapi itupun cuma flek. Setelah hari itu haidnya nggak datang lagi." Jawab Joana.
"Apa anda menggunakan kontrasepsi?" tanya dokter.
"Tidak. Kami pasangan yang sudah lama menikah, tapi belum punya anak. Jadi sejak awal menikah, kami tidak pernah berencana menggunakan kontrasepsi apapun." Jawab Joana.
"Baik. Tolong anda coba berbaring ya bu. Kita coba lakukan pemeriksaan dengan USG dulu. Semoga hasilnya sesuai dugaan saya ya?"
Joanapun menuruti apa yang dokter katakan. Dokter menyibak baju Joana, dan menumpahkan sedikit gel diatas perut wanita itu yang dibantu oleh perawatnya. Dokter itu kemudian melakukan USG dan tersenyum setelah melihat hasilnya.
"Kalian lihat. Kantung janinnya sudah sangat terlihat jelas di monitor," ujar dokter.
"Kantung janin?" tanya Abizard.
__ADS_1
"Iya pak. Selamat ya? istri anda positif hamil. Usia kehamilannya sudah 7 minggu." Jawab dokter.
"Ha-Hamil?" Abizard terkejut.
Lain Abizard, lain pula reaksi dari Joana. Joana tidak bisa membendung air mata harunya. Tangis wanita itu sampai pecah.
"Sayang. Kanu dengar itu hem? kamu sudah jadi calon ibu sekarang," ujar Abizard dengan mata berkaca-kaca.
"Ya." Jawab Joana tersenyum sembari menyeka air matanya dibantu oleh Abizard.
"Apa kamu bahagia?" tanya Abizard.
"Sangat bahagia." Jawab Joana.
"Selamat ya sayang," ujar Abizard.
"Selamat juga untukmu." Jawab Joana.
Cup
Abizard mencium kening Joana. Sementara itu perawat membersihkan sisa gel diperut Joana. Joana tak henti-hentinya tersenyum sembari menautkan jari jemarinya ditangan Abizard.
"Ini resep vitaminnya jangan lupa di tebus ya?" ucap dokter.
"Baik dok." Jawab Joana.
"Boleh. Mau tanya apa ya?" tanya dokter.
"Itu...a-apa aman jika berhubungan badan saat dia sedang hamil?" tanya Abizard.
Griyuuuttt
Joana mencubit paha Abizard, karena pertanyaan Abizard terdengar memalukan bagi Joana. Abizard hanya bisa mengusap-usap pahanya yang terasa sakit.
"Tidak masalah kalau tidak berlebihan. Lakukan dengan pelan. Tapi sebaiknya ****** anda jangan dimasukkan kedalam. Karena ibu Joana punya riwayat keluar plek, takutnya bisa menimbulkan masalah untuk kehamilannya."
"Kenapa begitu?" tanya Abizard.
"Karena ****** mengandung hormoppn prostaglandin, dia bisa memicu kontraksi, sehingga bisa menyebabkan keguguran pada usia kehamilan muda." Jawab dokter.
Joana tersenyum puas. Dia jadi memiliki alasan menolak Abizard yang suka berlebihan, saat mengajaknya bercinta. Sementara Abizard jadi lesu saat mendengar penjelasan dokter.
"Jadi solusinya apa dok, biar bisa sering berhubungan tapi tetap aman?" tanya Abizard yang tidak terima. Sementara Joana matanya jadi terbelalak saat mendengar pertanyaan dari Abizard.
__ADS_1
Dokter tersenyum saat mendengar pertanyaan Abizard. Pertanyaan yang memang sering ditanyakan pasiennya karena khawatir tidak bisa berhubungan selama istri mereka sedang hamil.
"Gunakan ****** saat berhubungan. Perhatikan durasi, dan lakukan dengan pelan. Anda juga harus melihat kondisi istri anda. Karena hamil muda masih sangat rentan. Jadi usahakan jangan membuat istri anda kelelahan." Jawab dokter.
"Saya mengerti." Jawab Abizard cukup lega.
Setelah konsultasi dan menebus obat, Abizard dan Joanapun bergegas pulang.
"Kamu apa-apaan sih yank, nanya soal itu pada dokter? malu tauk," ujar Joana.
"Kenapa harus malu? ketimbang nggak tahu, dan aku melakukannya tidak sesuai aturan? kan bahaya yank," ucap Abizard.
"Ya tapi bisa kan kamu libur dulu ngajak gituan selama aku hamil?" tanya Joana.
"Mana bisa? sayang jangan terlalu kejam sama aku dong. Kamu kan tahu sendiri, kita biasa gituan tiap hari." Jawab Abizard.
"Ya harus dibedakan dong. Saat ini aku tengah mengandung anak kita. Kalau terjadi sesuatu pada anak kita bagaimana?"
"Kan kata dokter bisa pelan-pelan, pakai ******, dan perhatikan durasi,"
"Pokoknya selama hamil muda, jangan coba-coba merayuku buat gituan. Kalau nggak aku patahin burungmu," ucap Joana.
"Astaga kejam sekali yank...ini namanya habis manis sepah dibuang. Setelah menghasilkan anak, burungpun disuruh tinggal di luar sarang. Kejamnya...." Abizard memasang wajah memelas.
Joana mendekati Abizard yang berdiri di dekat pintu kamar mereka. Joana kemudian masuk kedalam pelukkan Abizard.
"Sayang. Ini adalah anak pertama kita yang sudah sangat aku nantikan sejak lama. Kamu tahu sendiri bagaimana kondisiku selama aku belum hamil. Jadi saat mengetahui aku hamil, aku benar-benar ingin menjaga anak kita dengan baik. Kita sama-sama anak tunggal, ini adalah keturunan pertama kita. Jadi aku mohon mengertilah," ujar Joana.
Abizard mengeratkan pelukkannya pada Joana sembari tersenyum.
"Aku tidak pernah salah memilih wanita. Dulu meski banyak orang yang mengeluh tentangmu, tapi aku punya keyakinan bahwa kamu sangat cocok jadi ibu dari anak-anakku. Dan itu terbukti sekarang. Meski kamu tampak keras dan garang diluar, tapi pada kenyataaannya kamu mempunyai hati yang sangat lembut. Aku mencintaimu sayang,"
Abizard mencium puncak kepala Joana.
"Aku sudah terlalu lama merasakan hidup sendirian di dunia ini. Sampai kamu hadir, dan memberikan aku dunia yang baru dan berwarna. Tidak hanya itu, kamu juga memberikan aku keluarga yang hangat. Ini anak pertamaku, aku harus menjaganya dan memberikan dia banyak cinta. Agar dia tidak merasakan seperti apa yang aku rasakan sewaktu aku kecil dulu,"
"Ngomong-Ngomong soal keluarga, kita harus memberi kabar pada papa, mama, oma dan opa. Mereka pasti sangat senang saat tahu cucu mereka akan segera hadir," sambung Joana.
"Oh iya benar." Jawab Abizard.
Abizard kemudian memberitahu keluarganya tentang kabar bahagia mereka. Abizard juga memberitahu kabar itu pada keluarga besar Hawiranata. Mereka sangat senang mendengar kabar itu, terutama Moza. Dia sangat lega, karena tidak lagi merasa bersalah pada adik iparnya itu.
Sejak tahu Joana hamil, Abizard jadi semakin protec terhadap istrinya itu. Joana bahkan tidak boleh naik turun tangga, dan jadilah mereka pindah ke kamar bawah untuk sementara waktu. Semua kemauan Joana selama mengidam dituruti oleh Abizard, hanya satu yang sulit Abizard setujui dan itulah sebabnya Joana sedang menangis tersedu-sedu saat ini.
__ADS_1
Hayo Joana ngidam apa sampai nangis🤭🤭
Silahkan teman-teman jawab kuis recehnya ya? ada 3 voucher telkomsel untuk 3 orang pemenang. Kali ini pemenang dipilih berdasar kocokkan ya? biar adil, jadi yang telat jawab bisa ikut. Jawaban di tutup sampai jam 10 malam ya🤭🤭🤭