
Disarankan baca pas buka puasa🙈🙈🙈
Abizard menatap mata Joana. Joana jadi merasa kasihan saat melihat mata teduh milik suaminya itu.
"Dasar Casanova. Paling bisa membuat hati wanita luluh," ujar Joana sembari mencubit pipi suaminya.
Abizard meraih tangan Joana, dan mencium telapak tangan istrinya itu berkali-kali.
"Aku memamg bukan pria suci dan sempurna. Aku memang mantan penjinak lobang, hingga tidak terhitung lagi jumlahnya. Aku sampai tidak ingat bagaimana bentuk wajahnya, bentuk punya mereka, bahkan namanya sekalipun. Karena yang aku mau hanya melegakan benda yang dibawah pusatku ini. Aku juga tidak pernah meniduri wanita yang sama."
"Sayang. Mungkin dimasa lalu aku memang seorang penjahat kelamin. Tapi sejak bertemu denganmu, aku tidak ingin lagi hidup dalam kubangan seperti itu. Karena aku sadar. Untuk mendapatkan istri yang baik dan keturunan yang baik, aku harus memperbaiki diri dulu."
"Jadi izinkan aku bertelur disarangmu. Agar anak keturunan kita bisa cepat jadi," sambung Abizard.
"Ternyata burungmu itu benar-benar tidak sabar ingin bertelur ya?" tanya Joana menahan tawa.
"Iya. Karena aku sudah pernah melihat sarangnya. Dan sepertinya sangat nyaman untuk tinggal di dalam sana." Jawab Abizsrd dengan senyum nakalnya.
"Dasar casanova," ujar Joana sembari mencubit pinggang Abizard pelan.
Tatapan mata mereka kembali beradu. Perlahan tapi pasti Abizard melabuhkan ciuman lembut di bibir istrinya itu.
Breeetttt
Abizard merobek kain tipis yang melekat ditubuh Joana. Joana hanya bisa membelalakkan matanya atas apa yang dilakukan Abizard pada baju barunya itu.
"Sa-Sayang. Kenapa kamu merobeknya?" tanya Joana.
"Baju ini dipakai memang buat dirobek. Nanti aku belikan yang banyak. Aku suka kamu memakainya, karena sangat menggoda." Jawab Abizard yang kemudian kembali memagut bibir istrinya itu.
"Ah..." satu de**han lolos dari bibir Joana saat Abizard sudah bermain dipuncak dadanya
Abizard juga meninggalkan banyak tanda cinta di leher dan dada istrinya itu. Joana bisa melihat Abizard begitu bernafsu saat ini. Itu bisa Joana lihat dari Abizard yang dengan rakus me**mat puncak dadanya dan juga me**mas dadanya yang lain.
"Emmmppttt ahhhh...A-Abi..."
Joana kembali melengguh, saat Abizard sudah bermain di pusat intinya yang sudah basah. Abizard dengan lihai mengobrak abrik pusat intinya dengan lidahnya. Tubuh Joana bergelinjang hebat, dengan suara yang sudah memecah keheningan kamar itu. Dire**snya rambut Abizard untuk menyalurkan rasa nikmat yang dia rasakan saat ini. Dan saat pelepasannya datang, Joana menekankan kepala Abizard semakin dalam.
"Ahhhh...sayang...."
Tubuh Joana bergetar, saat tiba-tiba mendapatkan pelepasannya yang pertama.
"Enak?" tanya Abizard saat melihat nafas Joana yang naik turun.
__ADS_1
Joana hanya bisa mengangguk malu.
"Itu belum seberapa. Malam ini aku akan membawamu kedalam surga yang sebenarnya. Dan kamu bisa mendapatkannya berkali-kali," ucap Abizard.
Abizard memposisikan dirinya diantara kedua kaki Joana. Jantung Joana sangat berdegup saat ini. Dia sampai menggigit bibirnya sendiri karena ketakutan.
"A-Abi. Apa itu akan sakit? aku sangat takut. Milikmu sangat besar, apa itu akan muat?" tanya Joana.
"Kamu pikir kenapa wanita tadi ingin mengajakku bercinta lagi? itu karena dia ketagihan dengan apa yang aku miliki. Tubuhnya tadi sangat kecil, dan dia saja bisa aku masukki. Kamu akan tahu setelah merasakkannya nanti. Aku jamin akan membuatmu melayang malam ini," ujar Abizard.
Abizard mulai menggesek-gesekkan miliknya kedepan liang basah milik Joana. Perlahan dia sedikit menekankan miliknya dan reaksi Joana tentu saja meringis kesakitan.
"Rileks," bisik Abizard yang merasakan Joana sangat tegang saat ini.
"A-Aku takut," ucap Joana lirih.
"Tatap mataku. Rasakan, kalau aku sangat mencintaimu. Saat kamu merasakan sakit, kamu boleh menggigitku atau mencakar punggungku," ujar Abizard.
Cup
Abizard mencium Joana dengan dalam sebelum akhirnya melepaskannya. Abizard kembali mendorong miliknya agar semakin melesak masuk. Joana hanya meremas sprey saat dia merasakan muara miliknya terasa terbelah oleh benda tumpul.
"A-Abi sakit," Joana meringis kembali.
Abizard berhenti sejenak. Miliknya baru masuk bagian ujungnya saja. Abizard sedikit demi sedikit mendorong miliknya, hingga dia menemukan hambatan yang dia yakin itu adalah mahkota berharga milik istrinya.
"Emm." Joana mengangguk.
Cup
Abizard kembali mencium bibir Joana dengan lembut. Diapun mengentakkan miliknya sebanyak dua kali, agar pertahanan istrinya itu jebol. Joanapun menjerit kesakitan, saat miliknya berhasil ditembus oleh Abizard.
"Akkkhhhh...sakittt....hikz...." Air mata Joana meleleh. Tidak hanya sakit saja yang dia rasakan saat ini. Dia juga merasakan penuh dan sesak dibawah sana.
Abizard menghentikan gerakkannya, kemudian menghapus air mata istrinya itu. Tapi sebenarnya bukan hanya Joana saja yang merasakan sakit, miliknyapun juga terasa sakit karena cengkraman milik Joana yang begitu ketat.
"Maaf ya sayang? dan terima kasih sudah memberikan mahkota indahmu untukku. Aku benar-benar sangat beruntung memilikimu," ujar Abizard.
"Emm." Joana mengangguk.
"Kamu sudah mendapatkannya. Aku mohon kedepannya jangan kecewakan aku. Jangan kamu campakkan aku. Kalau kamu melakukannya, maka aku tidak akan percaya dengan yang namanya cinta lagi," ucap Joana.
"Tidak akan. Kamu adalah hidup dan nafasku. Kamu satu-satunya milikku yang berharga. Aku sangat mencintaimu sayang," ujar Abizsrd.
__ADS_1
Abizard dan Joana kembali berpagut mesra. Perlahan Abizard menggerakkan pinggulnya. Dan rasa sakit Joana digantikan dengan rasa nikmat yang tiada tara.
"Ah...ah...Abi...."
"Enak?" tanya Abi sembari terus memompa miliknya.
"Emmmppptt...ya...ah..."
Abizard tak mampu lagi bertanya. karena diapun merasakan nikmat yang sama. Suara mereka bersahutan memenuhi kamar itu. Suara derit ranjang yang semula terdengar santai, lambat laun berguncang hebat seiring Abizard yang bergerak dengan lebih cepat dari sebelumnya. Dan tak butuh waktu lama bagi Joana, wanita itu kembali mendapatkan pelepasan keduanya.
"Ah...ah...ah...Abiiiii...." Joana mengerang panjang, dengan kepala jauh terdorong kebelakang.
Abizard merubah posisinya kesamping tubuh Joana. Abizard memberi pengalaman pada Joana dengan mengenalkan berbagai posisi yang nikmat saat bercinta. Hingga tiap kali berganti posisi, Joana selalu mendapatkan pelepasannya.
"Sa-Sayang...aku mau keluar lagi," ujar Joana terengah.
"Bersama," ucap Abizard.
"Ahhh....sayanggg...aku mencintaimu,"
"Ah..ahh..ahh...."
Joana dan Abizard mengerang bersamaan.
Hosh
Hosh
Hosh
Nafas keduanya saling memburu satu sama lain. Abizard mengedipkan mata kearah Joana. Dia tahu istrinya itu sangat puas dengan pelayanannya. Joana yang mendapat kedipan mata itu jadi merona.
"Tunggu 10 menit lagi. Kita akan menggulanginya lagi," ujar Abizard.
"Lagi?" mata Joana melotot.
Tentu saja Joana terbelalak, karena rasanya belum hilang lelahnya saat ini, dan Abizard ingin meminta bercinta lagi. Tapi dasarnya Abizard sang mantan Casanova. Pengalamannya diatas ranjang, tidak bisa membuatnya puas, jika hanya bermain satu ronde saja. Dan malam itu mereka menghabiskan malam hingga fajar hampir menjelang.
Yuk mampir ke karya author yang lain. Dijamin tidak kalah seru dan bikin baperðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
__ADS_1