
“Dalam kantor mas, ada yang berhiyanat.” Kalimat tersebut keluar dari mulut gadis cantik tersebut.
“Maksud nya dek?”
“Siapa yang atur janji ketemu dengan klien?”
“Sasa.”
“Yang mencari tempat restoran?”
“Rasid. Apa Rasid?” Habibi Tampak mulai menebak sendiri.
“Kemungkinan ada. Tapi itu kemungkinan kecil. Apa bila mas Rasid yang melakukannya, dia pasti akan memilih aman. Dia tidak akan mau ikut ke restoran tersebut. Pasti ia akan memberikan banyak alasan agar tidak ikut.” Jelas Arumi. “Telpon seluler mas gak bisa di retas oleh siapa pun. Arum sudah membayar seorang (IT) Information technology khusus yang mengunci segala informasi berbentuk apa pun, sehingga tidak bisa di sadap atau di lacak siapapun. Begitu juga dengan nomor ponsel Arum serta mbak Sasa.”
Anita dan Jhoni yang berada di dalam ruangan tersebut sangat terkejut saat mereka tahu ternyata Arum melakukan pengamanan yang yang tinggi terhadap keselamatan Habibi.
“Jadi siapa,” tanya Anita yang sangat penasaran.
“Mereka sudah meretas telpon seluler milik mas Rasid yang baru beberapa hari menjadi asisten mas Bibi. Sudah pasti mereka memiliki kerja sama dengan salah seorang karyawan di kantor yang mengetahui hal yang terkecil sekalipun dalam perusahaan. Arum sudah meminta seorang intelejen swasta untuk mengumpulkan informasi tentang orang yg berada di belakang pembunuhan berencana tersebut dan menyelidiki kasus ini.”
__ADS_1
“Apa kamu sudah tahu?” Tanya Jhoni.
“Belum. Intelejen yang Arum pakai sedang dalam perjalanan ke sini. Nanti kita akan mendengarkan ia menyampaikan.”
Tak lama kemudian, intelejen yang ditunggu mereka datang. Ternyata seorang wanita muda yang cantik dengan memakai baju yang sangat biasa. Baju kaos pendek lengan, celana jeans, sepatu sport dan rambut diikat ekor kuda. Dari mata serta tatapan gadis tersebut sangat jelas bahwa gadis tersebut begitu pintar.
Maya menyerahkan map coklat tebal yang berisi seluruh laporan yang ia punya. Setelah Arum mengecek isi dari map tersebut. Satu nama terseret dari perusahaan Habibi. Satu nama perusahaan yang bergerak di bidang properti .
Maya pulang setelah menjelaskan seluruh penyelidikan yang dilakukannya. Jhoni mengepalkan tangannya menahan emosi.
“Darmanto property grup.”
“Hallo pak.”
“Iya hallo.”
“Ada apa pak?”
“Aku ingin kau hancurkan PT Darmanto property grup, sehancur-hancurnya. Pastikan si Darmanto tidak akan pernah keluar dari penjara.”
__ADS_1
“Baik pak.” Jawab singkat tersebut memberikan isyarat bahwa Herman tahu apa yang akan di lakukan.
“PT Darmanto property group yang mana perusahaan tersebut kalah tender dengan central grup yang dipimpin Habibie. Tender pembangunan apartemen senilai 400 miliar dimenangkan perusahaan central grup. Karyawan yang bernama Indra yang berada ada di bagian pemasaran. Dia memiliki banyak hutang terhadap perusahaan karena dia selalu meminjam dengan jumlah yang besar dengan berbagai alasan untuk berobat anak, kemudian untuk operasi mertua, istri sakit dan masih banyak lagi alasan-alasan lainnya. Pada saat dia meminjam bulan lalu mas enggak mau memberikan pinjaman karena hutangnya yang sudah terlalu banyak selain itu dia juga sangat malas dalam bekerja, tidak bertanggung jawab dan tidak konsisten. Prihal hutang yang sudah terlalu banyak, salah seorang dari bagian keuangan datang ke rumahnya mengecek tentang pinjaman yang selama ini dilakukannya namun ternyata istrinya tidak tahu apa-apa dan setelah diselidiki dia memiliki istri baru, uang pinjaman tersebut digunakan untuk membeli mobil, mengambil rumah dan juga liburan ke luar negeri karena alasan itu mas langsung menutup semua pinjamannya dan memotong hutang dari gaji bulanan.” Jelas Arumi.
“Adek kok kenapa bisa kenal sama Maya?” Tanya Habibi.
“Iya. Video kitakan viral jadi banyak yang komen dan juga chat Arum termasuk yang vote IG Arum dan salah satunya Maya. Arum awalnya nggak tahu kalau Maya itu seorang intelijen swasta namun dari arah pembicaraannya dia sangat tertarik memecahkan kasus tersebut. Sebenarnya ada beberapa intelijen yang menawarkan jasa sama Arum. Namun Arum menolak dan ketika Maya menjelaskan tentang permasalahan kita Arum sangat tertarik dan meminta dia untuk menyelesaikan penyelidikan kasus ini. Karena walau bagaimanapun, kita pasti tidak akan tenang sebelum pelaku tertangkap. Dari gaya penyerangan tersebut pelaku sangat dendam terhadap mas Habibi jadi karena itu Arum mau kasus ini cepat selesai. Setelah dia mendengarkan penjelasan Arum, Arum tanya apakah dia bisa membantu menyelesaikan kasus tersebut dengan cepat dan dia menyanggupi. Kemudian Arum meminta dia menyelesaikan kasus tersebut dan ternyata benar ia bisa menyelesaikan dalam waktu yang sangat cepat.”
********
Setelah laporan penyelidikan di berikan ke polisi. Polisi dengan cepat menangkap Darmanto sebelum dia melarikan diri ke luar negeri.
Perusahaan Darmanto bangkrut total dan bahkan seluruh aset perusahaan di tarik bank. Darmanto yang stres kalah tender besar bangunan apertemen. Ia sudah memperjuangkan tender tersebut dengan berbagai cara. Dia sangat berharap perusahaan tersebut mau bekerja sama dengan perusahaannya agar dapat menunjang perusahaan yang sudah hampir bangkrut tersebut. Tender yang sangat fantastis tersebut bisa untuk membayar hutang bank. Namun perusahaan tersebut lebih memilih bekerja sama dengan central grup yang membuat Darmanto mengamuk dan berencana membunuh direktur utama central grup. Ia bekerja sama dengan Indra dan memberikan uang 20 juta agar Indra mau memberikan informasi tentang Habibi.
Darmanto sudah beberapa kali mencoba merentas telpon seluler Habibi serta sekretarisnya bahkan asisten pribadi Habibi. Namun gagal. IT bayarannya tidak mampu membobol pengamanan seluler pribadi Habibi dan orang-orang yang berada didekatnya.
Pada saat Indra melaporkan, Habibi mengangkat asisten pribadi satu orang lagi, Darmanto dengan cepat meminta IT sewaannya untuk meretas seluler Rasid secepatnya sehingga dia langsung menyusun rencana penyerangan Habibi di restoran tersebut. Rencana yang sudah di susun serapi mungkin dengan tingkat kegagalan yg hanya 15 %. Ia telah membayar orang-orang terlatih dan profesional.
Namun saat dia tahu bahwa rencananya gagal. Darmanto berencana melarikan diri ke luar negeri. Namun polisi sudah dulu menangkapnya dan kemudian menangkap Indra yang sedang di rumah istri barunya.
__ADS_1