
ia sampai di rumah mewah tersebut.
security yang melihat mobil Ardi datang. dengan segera membuka pintu pagar dan mempersiapkan pemuda itu untuk masuk.
Habibi sudah menunggu nya di teras depan. melihat mobil Ardi yang sudah masuk ke dalam halaman rumah nya. membuat pria itu tersenyum.
Ardi turun dari dalam mobil. kedatangan nya di sambut habibi.
terimakasih di kamu udah mau nganterin pesan Arum . mas jadi gak enak.
ucap nya.
Ardi tersenyum, santai aja mas.
jawab nya lagi.
tunggu ya, mas pangil Arum dulu. ntar dia gak percaya kalau gak ketemu langsung sama kamu.
oh iya mas.
jawab nya sambil duduk di sofa ruang tamu
tangan nya masih memegang kantong pelastik yang berisi nasi bungkus.
************
di, ucap nya saat di lihat nya sahabat nya itu sedang duduk di sofa ruang tamu sambil melihat layar di ponselnya.
Ardi yang melihat Arum sudah berada di dekatnya membuat pria itu langsung berdiri.
buk mil banyak maunya ya.
ucap nya sambil tersenyum. ia memberikan bungkusan yang berisi nasi yang di bawak nya.
Arum tersenyu. makasih ya di.
tadi mas bibi udah minta Rio untuk beli. tapi bau nasi bungkus nya buat aku mual.
kalau yang ini mual gak?
tanya Ardi.
Arum mencium bungkus nasi Tersebut.
kemudian ia menggeleng kan Kepala nya.
ya udah, langsung di makan. tapi katanya udah lapar. ucap pemuda tersebut.
siiiipp
jawab Arum sambil mengangkat jempol nya.
aku makan dulu ya.
Ardi mengangguk. Arum begitu bersemangat menenteng bungkus tersebut.
Ardi kembali duduk.
yang di beli tadi, tempat nya sama dengan tempat yang kamu beli. tapi kenapa nasi yang kamu bawak gak buat mual.
ucap pria tersebut dengan wajah yang tampak bingung.
Ardi tertawa. namanya juga orang hamil mas.
Habibi mengerutkan keningnya.
apa emang seperti itu, tanya habibi.
gak semua nya seperti itu mas. bawaan nya berbeda-beda. itu semua tergantung hormon nya mas.
Habibi mengangguk kan Kepala nya.
__ADS_1
iya, mami sudah banyak memberikan penjelasan. tapi kalau udah ngadain seperti ini. tetap aja binggung. curhat pria tersebut.
Ardi senyum.
iya mas harus sabar.
mas, maaf ya. aku gak bisa lama udah malam. ucap nya.
O iya di. apa besok langsung ke Semarang.
tanya nya.
iya mas masih bantuin papa ngurusin perkebunan.
pemuda itu berdiri dari tempat duduknya.
hati-hati di di jalan di. ucap Habibi saat ia menjabat tangan pemuda tersebut.
iya mas. aku lagi pamitn salam untuk Arum.
iya nanti masih kasih tau.
Habibi masih berdiri di tempat nya saat ia mengantar Ardi. ia melihat mobil yg keluar dari rumah nya itu. hingga mobil itu sudah tidak terlihat oleh mata nya. ada rasa bersalah, saat ia melihat raut wajah pemuda tersebut. namun melihat Ardi yg terlihat sudah ikhlas melepas arum. membuat ia lega.
**************
Habibi duduk di kursi yang berada di depan istrinya. ia memperhatikan istnya yang makan sangat lahap.
mas mau, tanya nya saat suaminya sudah berada di depan nya .
enak, tanya nya kemudian
enak banget mas. sambil mengunyah nasi di dalam mulutnya.
Habibi melihat nasi bungkus yang di makan istrinya. yang terlihat begitu enak.
coba mas.
ucap nya lagi ke pada suami nya.
tanya Arum.
habibi memegang sendok, dan berencana untuk mencoba nasi bungkus yang di makan istrinya.
gak. apa keunikan nya. tanya Habibi.
Arum tertawa.
kalau makan di tempat nasi nya sedikit. tapi kalau di bungkus. nasi nya nya banyak.
jawab nya.
Habibi tertawa. oh gitu ya.
ia memasukkan nasi Tersebut ke dalam mulutnya.
enak kan mas?
tanya istrinya.
ia enak. sambil menyeok nasi Tersebut.
setelah menghabiskan nasi tersebut ia kembali ke dalam kamar nya.
***********
Ardi sudah berada di dalam kamar nya.
suasana kamar yang sepi. dan mata yg tidak bisa terpejam. membuat pemuda tersebut memutuskan untuk nyanyi.
ia mengambil gitarnya Yang di simpan nya di dalam lemari. ia membuka sarung gitar tersebut. melihat gitar itu. mengingatkan nya dengan Arumi. dimana dulu ia mengajari Arum untuk bermain gitar. mereka sering nyani bersama.
__ADS_1
Ardi meletakkan ponselnya sedikit jauh. hingga terlihat ia yang sedang memegang gitar duduk di atas tempat tidur.
ia kemudian menyentuh tombol merah dari ponsel nya tersebut. ia mulai merekam.
ia memeti gitar.
pupus (dewa 19)
Aku tak mengerti apa yang kurasa
Rindu yang tak pernah begitu hebatnya
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu
Meski kau takkan pernah tahu
Aku persembahkan hidupku untukmu
Telah kurelakan hatiku padamu
Namun kau masih bisu diam seribu bahasa
Dan hati kecilku bicara
Baru kusadari
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku
Semoga waktu akan mengilhami
Sisi hatimu yang beku
Semoga akan datang keajaiban
Hingga akhirnya kau pun mau
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu
Meski kau takkan pernah tahu
Baru kusadari
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku
Baru kusadari
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku
Baru kusadari (uuh baru ku sadari)
Cintaku bertepuk sebelah tangan (bertepuk sebelah tangan)
Kau buat remuk seluruh hatiku
Seluruh hatiku
iya menyanyi kan lagu tersebut dengan begitu sempurna. suara nya yang berat dan terdegar serak-serak basah. sungguh sangat cocok dengan lagu tersebut. namun itu lah ungkap hatinya.
Ardi melihat rekaman video tersebut.
ia kemudian memasukkan video tersebut ke Instagram miliknya.
********
like komen nya ya reader.
__ADS_1
dan jangan lupa vole juga ya
terimakasih. 😊😊😊