
Ardi kembali dari peserta pernikahan Ara dan androw ia benar-benar malas untuk datang. kalau bukan karena androw dan Ara yg langsung menghubungi nya. ia sudah pasti memilih untuk tidak datang. tentu bukan lah hal yang mudah untuk dirinya.
saat melihat Arum dan Habibi di depan nya, hatinya begitu sakit serasa di cabik-cabik.
begitu perih. ia berada di dalam mobil. mesin mobil sudah di nyalakan nya. AC juga sudah di hidup kan, namun ia belum menjalankan mobil tersebut. ia masih membenamkan kepalanya di atas setir kemudi nya. entah memang kondisi nya sangat capek. atau ia memang ia membutuhkan istirahat, guna untuk menenangkan pikiran nya. kepala nya terasa Amat berat.
tidak tau sudah berapa lama ia tertidur dengan posisi seperti itu.
ia kembali mengangkat kepalanya. yang ternyata hari sudah malam.
ia tertidur di dalam mobil. sekujur tubuhnya terasa begitu pegal. efek tertidur dengan posisi duduk seperti itu. ia .mulai menstabilkan pikiran nya. ia juga menggerak-gerakkan tangannya yang begitu pegal. setelah di rasanya kondisinya yang sudah stabil. Ardi Mulai mengendarai mobil miliknya. dengan kecepatan sedang. bayangan Arum dan Habibi masih melintas di pikirkan nya. ia selalu menyembunyikan sakit yang di rasakan nya. ia selalu bersikap, bahwa ia baik-baik saja aku iklas. seperti itu ia meyakinkan orang lain. namun faktanya, ia tidak mampu membohongi dirinya.
ia menghentikan mobilnya di depan mesjid. walaupun terlambat, namun waktu sholat Maghrib masih ada. ia turun dari mobil. dan kemudian menuju ke tempat wudhu. setelah selesai berwudhu, Ardi Menuju mobil nya di parkiran. ia mengambil Al-Qur'an saku dari dalam mobilnya. dan memasukkan Al-Qur'an yang berukuran saku tersebut ke dalam saku baju kemeja nya.
Ardi melepaskan sandal nya di batas alas kaki. yang tertulis alas kaki sampai sini. ia masuk ke dalam mesjid tersebut. dan memulai shalat Maghrib nya.
setelah selesai sholat Maghrib, ia zikir dan doa. setelah itu, ia membuka Al-Quran yang di keluarkan nya dari saku baju nya.
ia mulai melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an yang di baca nya. cukup lama ia mengaji. hingga mesjid tersebut kembali ramai oleh-oleh jamaah yang akan melaksanakan shalat isya.
ia menutup Al-Quran Tersebut.
dan kembali mengikuti sholat isya
.
**************
Ardi kembali ke kosannya.
kosan elit yang di tempati nya, sangat sepi. hanya ada penja kos dan security saja. kondisi mahasiswa yang masih libur. membuat kosan Tersebut sangat sunyi.
Ardi menganti baju kemeja yang di pakai nya. dengan baju kaos dan celana training.
ia sudah berencana untuk langsung tidur saja. namun dering ponsel nya membuat ia kembali duduk dan mengambil benda pipih tersebut dari atas meja.
Arumi memamingil.
Ardi menatap layar ponsel tersebut dan kemudian mengangkat nya.
hallo ucap nya.
hallo di.
ada Apa tanya nya. saat mendengar suara sahabat nya. di seberang sana.
di kamu lagi ngapain?
apa di kos?
tanya Arum
iya ini baru sampai kos.
kamu lagi ngapain?
udah makan?
__ADS_1
tanya pemuda tersebut, Ardi memang selalu perhatian terhadap sahabat nya sejak kecil tersebut.
belum. Arum mau Makan nasi Padang. yang biasa kamu beli. ucap perempuan itu dari seberang sana.
ya udah, ntar aku kasih tau mas habibi tempat jual nya.
ucap pria tersebut.
Arum diam dan kemudian dia menggeleng. seakan sahabat nya itu melihat nya. saat ini ia merasa air liur nya benar-benar sudah meneresa saat melihat nasi Padang.
suami nya sudah menyuruh Rio untuk membelikan nya. namun sebelum ia membuka bungkus nasi tersebut. ia sudah mual di buatnya. dan ia tidak jadi untuk memakannya. saat suaminya tanya kenapa. ia menjawab makan aja sama mas. dan masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu.
Arum mau kamu yang beliin.
ucap nya kemudian.
Ardi tersenyum. ya udah, tunggu ya. bentar lagi aku antar nasi Padang nya.
kamu gak marah tanya nya. beneran mau nganterin?
iya dong. orang ponakan aku mau om nya yang wajib belikan. ucap pria itu yang seakan ia lupa akan rasa perihnya saat di pesta tadi.
mau berapa bungkus. tanya nya kemudian.
dua bungkus. aku mau Kalio daging dan juga dendeng batokok. terus pangek ikan emas juga. jawab nya penuh semangat.
oke. tunggu ya.aku langsung berangkat.
di makasi ya.
iya, mas habibi di mana?
tanya nya
ada di ruang kerja.
ya udah aku langsung berangkat.
assalamualaikum.
waalaikum salam.
Ardi menghubungi habibi. telpon nya langsung di angkat saat dering pertama..
hallo Ardi. suara yang menyahut di seberang sana.
hallo mas, mas di mana?
tanya Ardi.
di rumah di.
ada apa?
tanya nya. ia tidak sampai hati memberi tau keinginan istri nya.
tadi Arum nelpon aku mas.
__ADS_1
habibi diam dan kemudian memijat pelipis kening nya.
Arum minta di beli kan nasi Padang.
Ardi melanjutkan kata-katanya.
mas tadi udah beli. tapi gitu lihat nasi bungkus nya, Arum malah marah. terus kunci pintu kamar. di buka nya juga enggak ucapnya.
Ardi tertawa mendengar nya.
ya udah, aku kesana mas. ngantarin nasi Padang untuk ponakan. ucap pemuda itu.
mas gak enak ngerepotin kamu.
sesal pria tersebut.
gak lah mas. aku juga gak mau ponakan aku entar ngences. mas macam aku orang lain aja. ucapnya..
da ya mas aku mau langsung berangkat.
kasihan Arum dah lapar.
iya di.
assalamualaikum.
waalaikum salam
ardi mengambil kunci mobilnya yang tadi di sangkutkan nya di dinding.
ia kemudian mengunci pintu kamar nya kembali.
ia mengemudi mobil nya menuju restoran Padang yang biasa di belinya. setelah peristiwa perencanaan pembunuhan yang terjadi beberapa bulan yang lalu. ini untuk pertama kalinya ia kembali masuk ke restoran tersebut. walaupun ada rasa ngeri saat mengingat peristiwa tersebut.
Ardi duduk di meja menunggu nasi bungkus yang di pesan nya. ia juga belum makan. ia
juga membeli nasi untuk nya.
setelah pesanan nya selesai. ia kembali mengemudi kan mobil nya menuju rumah sahabat nya.
ia mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang. sambil memutar musik slow.
ia sampai di rumah mewah tersebut.
security yang melihat mobil Ardi datang. dengan segera membuka pintu pagar dan mempersiapkan pemuda itu untuk masuk.
*************
like dan komen nya ya reader. vote juga.
😊😊
author akan lanjutkan cerita Ardi di sini aja. soalnya banyak yang gak sabar untuk mengetahui kisah calon dokter tersebut.
tapi Please jangan marah sama author dong.
segini dulu ya. tapi jangan marah. karena author akan up lagi beberapa episode
__ADS_1