Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 175


__ADS_3

ara memandang wajah suaminya. tangan nya masih menggenggam kartu ATM serta buku tabungan tersebut.


ia tidak tau apa yang akan di lakukan nya dengan uang yang banyak di dalam buku tabungan.


ini untuk Ara?


tanya nya kemudian.


androw tersenyum. kemudian mengangguk kan kepalanya.


uang sebanyak ini, untuk apa tanya nya lagi. sehingga pria yang berstatus suami nya tersebut tertawa mendengar pertanyaan tersebut.


kamu boleh melakukan apa pun dengan uang itu sayang. ucap nya lagi.


ara diam. ia tidak tau untuk apa uang itu. yang terlintas di benak pikiran nya adalah kedua orang tua nya. ia bisa menaik haji kan kedua orang tuanya. dan juga merenovasi rumah yang saat ini di tempati kedua orang tua nya. ia dulu pernah bercita-cita, akan merenovasi rumah orang tua nya bila ia sudah menjadi dokter dan memiliki uang yang banyak.


sayang.


ara kemudian mendongakkan kepalanya melihat suaminya nya yang berdiri di depan nya.


kamu memikirkan apa?


tanya pria bule tersebut.


ara diam. dan kemudian menggeleng kan kepala nya.


untuk sementara waktu, umi dan Abi akan tinggal di sini sayang, ucap pria tersebut.


kenapa?


tanya Ara kemudian.


iya, aku sudah mencari seorang arsitek untuk merenovasi rumah Abi. pria tersebut menjelaskan kepada istrinya, sambil menunduk kan Kepala nya kebawah.


terimakasih mas. mas udah ingat sama umi dan Abi. ara tidak menyangka kalau suaminya begitu perduli dengan kedua orang tua nya.


androw menangkup kan telapak tangannya di pipi istrinya.


saat ini, aku sudah menjadi suami mu


sayang. dan aku memiliki kewajiban serta tanggung jawab terhadap mu. Abi dan ummi juga sudah menjadi orang tua ku. maka mereka juga sudah menjadi tanggung jawab ku. bukan begitu sayang.


seharusnya. mendengar ucapan pria tersebut. ara tersenyum dan kemudian mengangguk kan kepalanya.


bimbing aku sayang. agar aku bisa menjadi jodoh mu di dunia dan akhirat.


ucap nya kemudian.


mata Ara mulai berkaca-kaca. ia begitu terharu melihat pria di depannya. betapa beruntung diri nya. memiliki suami seperti androw. dan kemudian ia mengangguk kan kepalanya. sambil memeluk tubuh tinggi dan kekar tersebut. kepala nya berada di bawah dada suaminya.


terimakasih mas ucap nya kemudian.


sayang, besok kita akan ke Bali.


keluarga ku menginginkan kita untuk ikut. ummi dan Abi juga akan ikut bersama kita.


kita 3 hari di Bali dan langsung ke Amerika.


mendengar ucapan suaminya. membuat mata Ara terbuka dengan sempurna.


ke Bali mas?


tanya nya lagi.


iya sayang.


kalau gitu, Ara yg harus siap-siap, ucap nya penuh semangat.


androw berjalan menuju tempat tidur. ia kemudian merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur tersebut.


aku ingin mencoba tempat tidur ini. apa kah ini sudah sangat nyaman. ucap nya kemudian. ternyata tempat tidur ini sangat nyaman sayang. sesuai dengan harga nya.


apa kamu ingin mencoba nya sayang. kalau kamu tidak puas. aku akan mengembalikan tempat tidur ini ke toko nya kembali.

__ADS_1


ara yang masih berdiri di tempatnya. memandang suaminya. berapa harga nya?


tanya kemudian.


pria yang sedang berbaring dengan melebarkan tangan nya itu mengangkat tiga jari nya.


ara kemudian mengangguk. tiga juta. ucap nya, yang membuat androw tertawa.


30.000.000 sayang. jawab nya.


apa termasuk lemari dan sebagainya?


tanya Ara lagi.


tidak sayang. hanya ini saja. ucap nya sambil menepuk tempat tidur tersebut.


ara menelan air ludahnya. ia ingat ummy nya membeli spring bed hanya 2 juta.


dari awal ia masuk ke dalam rumah tersebut, ia sudah merasa bahwa furniture dalam rumah tersebut. sangat lah mahal


ayo sayang, coba lah.


ucap nya lagi.


ara kemudian berjalan menuju tempat tidur yang teramat besar menurut nya. ia juga penasaran dengan rasa tidur di atas tempat tidur yang berharga tiga puluh juta tersebut.


ara merangkak naik ke atas tempat tidur, dan tidur di sebelah androw. matanya memandang langit-langit kamarnya.


blafon yang berwarna putih tersebut.


bagaimana sayang.


tanya nya.


ara memutar kepalanya. melihat ke wajah pria tersebut, begitu dekat dengan wajah nya. sangat nyaman jawab nya kemudian.


tubuh pria itu sudah berada di atas tubunya.


setelah apa yang aku berikan untuk mu. tentu saja aku menginginkan balasannya sayang.


dan saat ini aku meminta hadiah ku.


sambil membuka hijab yang menempel menutupi rambut istri nya.


androw sudah melepas kan hijab istri. ia merapikan rambut istri nya yang tampak sedikit kusut.


ara melihat tatapan sayu pria tersebut . tatapan mata di saat ia sedang bernafsu.


mas, belum selesai ia melanjutkan kalimat yang hendak keluar dari mulut nya.


pria tersebut sudah membungkam mulutnya. dengan bibir nya .


ia mulai ******* bibir mungil itu dengan sangat lembut. ara memejamkan mata. saat suaminya Mulai mencumbu nya.


ara bahkan membuka sedikit bibirnya agar pria tersebut bisa menyelipkan lidah nya ke dalam ruang mulut nya.


ciuman tersebut berubah semakin panas. dan kini semakin turun ke leher putih Ara. wangi farfum non alkohol yang di pakai nya, begitu sangat wangi sekali. aroma yang begitu lembut membuat androw tidak ingin mengangkat hidung nya dari leher tersebut. ia juga meninggalkan cap-cap mereka di leher yang putih istrinya.


ia kini turun ke bagian yang sangat di senangi istri nya. desahan desahan halus memenuhi setiap sudut kamar tersebut.


tidak usah di tahan sayang. kamar ini kedap suara. aku sangat menyukai desahan mu.


mendengar apa yang di katakan suaminya. membuat wajah nya memerah.


jari-jari nya tidak berhenti bermain di bagian sensitif itu.


ia juga menenggelamkan wajahnya di bagian sensitif istri nya. sehingga membuat istrinya tidak henti-hentinya mendesah sambil menarik lembut rambut suaminya.


mereka saling bertatapan dengan nafisa yang tersengal sengal. tubuh Ara sudah terasa lunglai. namun tidak untuk suaminya. pria itu tidak tampak lelah sama sekali.


androw ******* bibir istrinya dengan sangat lembut. terimakasih sayang. ucap nya. yang mendapat kan anggukan dari istri nya.


***********

__ADS_1


Arum berdiri di balkon kamarnya. pagi ini ia membuka pintu balkon kamarnya. berniat untuk berjemur. berjemur pagi hari sangat di butuhkan wanita hamil. dan sangat baik untuk janin.


mata nya tertuju ke arah rumah yang ada di depan nya. ia melihat mobil terparkir di halaman rumah mewah tersebut.


Habibi masuk ke dalam kamar nya. ia melihat istrinya yang masih berjemur. tampak butiran keringat di dahi istri nya.


ia kemudian mengelap keringat dengan telapak tangannya.


ini sayang susunya.


kalau sudah capek, kita masuk.


ucap nya kemudian.


Arum tersenyum kemudian duduk di kursi teras Tersebut. Arum meminum susu yang di buat langsung oleh suaminya.


ia menghabiskan susu rasa vanila yang ada di gelas tersebut.


mas, seperti nya yang beli rumah depan sedang ngecek rumah nya.


ucap nya yang memandang ke arah rumah tersebut.


Habibi melihat arah mata istrinya. dan kemudian mengangguk kan Kepala nya.


iya jawab nya.


mas androw ya yang beli?


tanya nya lagi. yang membuat mata suaminya terbuka sempurna.


tau dari mana?


tanya nya kepada istrinya.


ia itu mobil mas androw jawab arum.


Habibi memandang mobil yang terparkir di halaman rumah tersebut. tidak terlihat jelas sebenarnya. namun bagaimana istrinya bisa tau.


belum tentu itu mobil androw.


jawab nya lagi.


Arum diam.


itu mobil mas androw.


ucap Nya kembali.


yang punya mobil seperti itu bukan cuman androw kan?


Arum memajukan bibirnya.


di Indonesia hanya ada 5 unit mobil tersebut.


di Jakarta 2 unit. namun yang satu berwarna merah. di Bandung satu unit. yang makai aak Yuda. Semarang satu. dan di Medan satu unit.


mendengar penjelasan istrinya, membuat matanya terbuk lebar. dan mulut yang terbuka. istri nya bisa mengetahui sedetail itu.


mas androw yang beli rumah itu kan?


tanya nya lagi.


Habibi mengangguk kan Kepala nya.


Arum bakal tetangga sama Ara.


ucap nya dengan penuh semangat.


**********


jangan lupa ya like,komen dan vole nya.


makasih.

__ADS_1


__ADS_2