
Bibi pulang dengan perasaan yang campur aduk. Semua pikiran yang buruk, sudah mengumpul di dalam kepala nya. Besok hari di mana dia akan resmi menjadi direktur utama center abadi.
“Bi,” panggil maminya.
“Iya mi.”
“Kita makan dulu,” ajak maminya.
Mami dan papi sudah duduk di meja makan yang besar dengan menu yang sudah tertata dengan menariknya.
“Mami makan aja dulu,” kata Habibi menolak. “Bibi belum lapar.” Sambil menaiki anak tangga menuju ke kamar. Sambil masuk ke dalam kamar yang sangat luas. Kamar yang bernuansa background gold dan perpaduan merah. Iya langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur size super yang sangat nyaman. Harapan satu-satunya Arum pulang kampung mendadak. Hanyi itu hal yang positif yang bisa di pikirkannya saat ini.
*****
__ADS_1
Indra berkecimpung di dunia makeup. Namun dia seorang laki-laki yang normal.
Indra guru makeup yang sangat profesional. Seseorang pemakeup terkenal dengan makeup artis miliknya. Tidak sedikit artis yang memakai jasanya untuk hari pernikahan mereka. Wisuda dan berbagai acara-acara terpenting. Termasuk para pejabat dan istri pejabats serta pengusaha. Indra juga mempunyai sekolah makeup artis yang berada hampir di seluruh propinsi se-Indonesia. Siapa yang tidak mengenal namanya. Indra Prayudi.
Sebelum memulai pelajaran, Arum di perkenalkan dahulu dengan berbagai alat-alat makeup. Fungsi serta kegunaannya. Mulai dari aye sedow, blush on, maskara, kultur dan banyak lagi peralatan makeup yang membuat Arumi sedikit mengerutkan kening.
“Kamu itu gak pakai makeup saja sudah cantik luar biasa. Apa lagi kalau abang makeupkan.
Ini, abang sudah sediakan ciput jelbab untuk kamu.” Kata Indra sambil mengajari Arum.
“Ini mbak Anita benar-benar kebangetan. Aku di kasih 10 juta untuk ajari makeup. Oke aku tidak akan protes. Tapi ini di dalam kelas hanya berdua dengan cewek yang cantik banget. Dengan menatatap matanya udah buat indra junior protes. Ini benar-benar niat untuk nyiksa aku sepertinya.” Guman Indra dalam hati. “Ya allah cobaan apa ini?” Anita tidak mau kalau yang menjadi guru Arumi murid Indra. Anita meminta wajib Indra yang melatih Arumi.
Indra diminta Anita untuk jadi guru makeup Arumi. Yang mana dijadwalkan 4 kali pertemuan. Dengan durasi waktu 2,5 jam 1 kali tatap muka. Dengan biaya 2,5 juta 1 kali pertemuan.
__ADS_1
“Arum,” kata Indra.
“Iya bang,” jawab Arumi.
“Sepertinya mbak Anita sudah sangat suka sama kamu.”
“Ibuk memang sangat baik bang,” jawab Arumi.
“Ini bagian mata harus kamu blow ya pakai fondation. Ini bedak\, sebelum pakai bedak padat\, kamu pakai dulu bedak tabur.” Sambil menyodorkan bedak tabur yang mereka wa****h. “Dan setelah itu\, kamu baru memakai bedak padat. Dan cara memakainya\, jangan kamu gosokin. Harus kamu tepuk-tepuk secara lembut. Biar beda menempel dengan sempurna dan tahan lama.” Bg indra menjelaskan dengan sangat terperinci. “Ini makeup kamu kita buat yang natural. Dengan warna lipstik nut.”
Arum melihat hasil makeupnya di depan cermin yang besar. Ini perdana Arum melihat wajahnya di rias. Tampak sangat cantik sekali. Waktu 2,5 jam itu sangat cepat berlalu.
“Rum kita sambung lagi belajarnya minggu depan.” Kata Indra setelah habis jam pelajaran.
__ADS_1
Setelah selesai di kelas makeup. Arum bergegas ke kamar untuk menganti bajunya. Setelah ini Arum akan ada latihan bela diri. Dan wajib selalu siswa.