Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 204


__ADS_3

Danil berjalan mendekat ke arah androw. Ia langsung menangkap keberadaan bos nya yang sudah jelas begitu mudah di di cari nya. pria tampan berkulit putih dengan tubuh yang tinggi, mengenakan kacamata hitam dan memakai baju kemeja berwarna abu-abu pekat


" pak" ucapnya saat ia sudah berdiri di depan androw.


" Terimakasih sudah datang menjemput ku. Aku akan sholat sebentar, aku sudah terlambat 15 menit ." ucap nya sambil berjalan bersama dengan Danil.


" saya juga belum sholat pak." ucap Danil. mereka berjalan menuju masjid yang ada di bandara tersebut.


setelah selesai melakukan shalat magrib mereka langsung menuju mobil yang ada di parkiran Daniel langsung mengantarkan androw pulang ke rumahnya karena pria itu tidak ingin berhenti di mana-mana. Ia hanya ingin secepatnya bisa sampai di rumah nya.


Bik Mina membukakan pintu saat bel berbunyi . Ia terkejut saat di lihat nya Andow datang . ia tidak mendengar kabar bahwa majikan akan pulang "tuan." ucapnya saat Androw sudah berdiri di depan pintu rumah.


"Iya bik, dimana istri ku?" tanya pria tersebut.


"Ada di kamar tuan sedang sholat isya." jawab bik Mina.


" Baik lah aku akan langsung ke kamar. barang-barang ku nanti saja di antara. ." ucapnya sebelum melangkah pergi.


Androw membuka pintu kamar nya dengan sangat pelan. Ia melihat istrinya yang sedang sholat. Ia duduk di belakang Ara.


saat Ara mengucap salam, ia terkejut saat tangan besar dan kekar memeluk nya dari belakang. tangan pria itu begitu lembut memeluk nya. ia merasa hembusan nafas pria itu di wajah nya. aroma farfum nya. semuanya begitu ara kenali.


apakah Ia sedang bermimpi pikirnya.


"Mas." ucapnya kemudian


"Iya sayang." jawab androw dengan suara yang terdengar sedikit serak.


" Ara tidak sedang bermimpikan Mas." tanya ara yang masih belum percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.


" tidak sayang." jawaban androw.


arah memutar kepalanya dan melihat wajah suaminya. ia merasa ini seperti benar-benar nyata. memutar badannya hingga berhadapan dengan suaminya tersebut, Ia memegang pipi suaminya, Ia menatap manik coklat milik suaminya. tatapan mata itu begitu sangat dirindukannya.


" Massa." ucapnya dengan suara yang begitu keras. tangannya tak henti-hentinya memukul dada pria itu. "Mas jahat." ucapnya kemudian.


" sayang Apa kau tidak merindukan ku." tanya pria tersebut sambil memegang tangan istrinya yang kecil.


arah kemudiaan memeluknya " Rindu." ucapnya kemudian sambil memeluk erat tubuh pria yang sangat dirindukannya tersebut.


Androw kemudian memeluk istrinya ia mulai menciumi bibir istri nya. seakan ia mencurahkan kerinduan nya dari ciuman yang semakin memanas tersebut. Ara membalas ciuman tersebut tidak kalah pantas nya androw kemudian melepaskan mukena istrinya yang belum sempat di buka istrinya. mereka melepas bibirnya setelah beberapa menit. ketika mereka mulai kehabisan oksigen. mereka sama-sama berebut oksigen.

__ADS_1


" Aku sangat merindukan kalian sayang. selama 15 hari ini aku hanya tidur 4 jam agar bisa cepat menyelesaikan pekerjaan agar aku bisa cepat kembali ke Indonesia memeluk mu dan anak kita". ucapnya sambil mengusap perut istrinya dan mencium perut istrinya.


androw kemudian mengusap perut istrinya yang sudah semakin besar. " 15 hari tidak menyentuhnya sekarang iya sudah semakin gendut ucapnya sambil mengusap perut istrinya dan mencium. " Hai boy aku sangat merindukan mu." ucapnya.


" Si adek sudah pandai ninju-ninju dan tendang-tendang." ucapnya melaporkan.


" apakah tangan mungil dan kaki kecilnya sudah terasa saat ia menendang dan meninju?' tanya androw.


Ara menganggukkan kepalanya " Geraknya masih belum terlalu kuat tapi sudah terasa." ucapnya. dimana usia kandungan nya sudah masuk bulan ke 6.


androw Tampak takjub saat mendengar nya.


" Apakah seperti itu? " tanya nya yang di jawab angukan oleh Ara.


"Kapan dia mulai menendang atau meninju." tanya androw yang tampak begitu penasaran.


Ara tersenyum. "Gak tentu kapan dia mau. " ucap Ara.


Androw menjatuhkan wajahnya di pundak istrinya. " AKU sangat merindukanmu sayang." ucap pria tersebut.


" Ara juga." jawab nya.


" Sayang aku akan mandi dulu sebentar setelah mandi , aku akan langsung sholat dan setelah itu aku ingin melepaskan rindu ku denganmu." ucap pria tersebut sambil menatap mata istri nya.


Pria itu tampak lemas mendengarkan ucapan istrinya sebenarnya la juga lapar. Namun memakan istrinya sepertinya lebih enak daripada harus memakan santapan malamnya.


" Apakah bayi kita lapar sayang? " tanyanya kemudian. saat ia mengingat bahwa istrinya begitu kuat makan semenjak hamil, dan istrinya tidak mampu menahan lapar.


Ara menganggukkan kepalanya.


" Baiklah aku mandi sebentar setelah itu aku sholat dan kita makan . setelah makan kita tidak keluar kamar sampai pagi. ucapnya dengan senyum mesumnya.


setelah setengah bulan suaminya pergi, Ara begitu merindukan senyum meseum Tersebut. Ara tersenyum dan kemudian menganggukkan kepalanya.


Ara duduk di tepi tempat tidur. Ia menyusun beberapa bantal di punggung nya, agar ia terasa lebih nyaman, kakinya di selenjorkan .


Ia menunggu androw selelai mandi.


seperti yang di katakan pria tersebut, Ia mandi tidak lama. Ia keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh yang masih basah. rambut basah nya di arahkan ke belakang. Ara menelan air ludahnya saat Ia melihat suaminya. perut nya yang berkotak-kotak terlihat begitu seksi di mata Ara. bulu dada yang tidak begitu lebat. membuat Ara harus menepis pikiran nya yang sudah tidak karuan.


" ini mas sarung, baju Coco dan sajadah. uacpnya sambil memberikan baju Tersebut.

__ADS_1


Ia juga memberikan bpakaian dalam suami nya berserta peci.


androw berdiri dan melepaskan peci nya serta melipat sajadah yang di pakai nya.


" Ayo makan. " ucapnya sambil memegang tangan istrinya.


Ara berdiri dari tempat tidur. mereka turun kebawah untuk makan bersama dengan umi dan abinya.


****


Berhubungan Sabtu dan Minggu. Habibi memberi nya waktu untuk off . ini hari bebas untuk nya. sehingga Ia bisa bebas untuk menemani calon istrinya berbelanja dan menata rumah baru mereka.


mereka tidak membeli untuk isi kamar, Karena Arum sudah memesan kan untuk mereka. rumah tersebut, sudah di bayar nya cash.


wajah pria itu sudah terlihat sangat lelah. tangan nya menenteng 6 kotak, yang berisi piring, gelas, ceret siul, wajan tutup kaca dan beberapa barang lain nya seperti sendok dan lain-lain. Tangan nya yang sebelah lagi memegang sapu dan juga kain pel. keningnya Sudah berkeringat. kakinya juga sudah mulai pegal. saat calon istrinya mengajak Ia berputar-putar untuk mencari barang. Maya membeli barang-barang tersebut di tempat yang berbeda-beda. di saat ia sudah melewati toko tersebut dan tidak jadi membeli. namun saat harga di tempat toko yang lain lebih mahal dengan barang yang sama dan merek yang sama, Maya mengajaknya untuk kembali lagi ketoko yang sebelumnya yang sudah mereka lewat. wajah tampan pria itu kembali terlihat kaku.


" udah ya yang kita pulang. "ucaprio mengajak calon istrinya untuk pulang, saat sudah meletakkan barang-barang ke mobil.


" Gak bisa mas Masih banyak yang mau di beli. " ucap Maya yang terlihat begitu semangat.


Rio memandang wajah calon istrinya yang tidak terlihat lelah sedikitpun.


" Apa gak capek yang?" tanyanya yang sudah amat lelah.


Maya menggelengkan kepalanya.


" Gak mas. " jawab Maya sambil menarik tangan nya.


dengan sangat terpaksa akhirnya pria itu mengikuti nya. Gadis itu menarik-narik Tangan nya agar langkah kaki nya lebih cepat. Ia sudah terlihat malas untuk berbelanja.


" Mau beli apa lagi yang?" tanya Rio saat ia memasuki leretan toko pakaian di tanah Abang.


" Kain gorden mas. " jawab Maya.


Maya mengajaknya untuk ke tanah Abang. yang mana di sana barangnya lengkap dan harga nya juga murah.


******


like, komen dan vote nya ya reader.


maaf baru bisa up.

__ADS_1


terimakasih atas dukungan nya.


😊😊😊🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2