
setelah semua orang pergi, yang tersisa hanya iya dan juga suaminya.
pria itu masuk ke kamar. entah kenapa, Arum melihat, suaminya terlihat amat ganteng. walaupun hanya memakai kaus oblong putih dan celana jeans selutut. iya kemudian menelan air ludah nya.
habibi naik ke atas tempat tidur. iya mengambil posisi di sebelah istri nya. melihat istrinya yang tidak memakai jelbab,. sehingga melihatkan leher yang putih dan jenjang tersebut. sungguh membuat ia tak mampu untuk tidak menyentuh leher indah tersebut.
untung aja adek pakai jelbab.
ucap pria tersebut.
yang membuat istrinya memutarkan lehernya untuk melihat suaminya.
kenapa mas, kalau gak pakai jelbab, kenapa mas?
mas gak rela lihat orang lihat leher adek.
ucap nya kemudian.
terdengar nafas nya yang semakin berat.
iya mulai menempel kan bibirnya di bibir istrinya. iya Mulai menguasai bibir istrinya tersebut. sedangkan istri nya hanya menerima apa yang di berikan suaminya. tanpa bisa membalas nya. namun pria tersebut sangat suka akan sikap istri nya yang amatiran..
iya mulai menjelajahi tubah istri nya.
entah berapa lama ia melakukan penyatuan tersebut. entah berapa kali istri nya menegang dan terdengar desahan panjang dari bibir istri nya. hingga tubuh istri nya tampak lemas. iya baru menyelesaikan permainan nya setelah menyemburkan benih di dalam rahim tersebut.
mas, Arum capek. ucap istri nya yang tampak sangat kelelahan tersebut.
pria itu hanya diam tampa tau harus berkata apa. istri nya kelelahan, sudah pasti karena ulahnya.
kemudian ia melingkarkan tangannya di pinggang istri nya. di cium nya rambut hitam nan panjang tersebut.
istirahat ya sayang.
ucap nya sambil mengusap wajah cantik istri nya.
tampak anggukkan dari sang istri dan kemudian mata bening tersebut tertutup.
**********
iya mengendong tubuh istri nya ke kamar mandi. Arum melingkarkan tangannya di leher suami nya tersebut.
mas gak capek, gendong Arum terus seperti ini, sambil menatap wajah suaminya.
pria itu mengecup bibir istri nya dengan sangat lembut.
gak sayang. bahkan kalau adek mau kita melakukan nya sambil mas gendong.
mas bisa kok. mau coba ucap nya kemudian. yang mendapakan pukulan pelan di dadanya.
mereka mandi berdua ketika akan sholat Zuhur. setelah sholat terdengar suara ketukan pintu. Arum membuka pintu kamar tersebut.
Anita sudah berdiri di depan pintu.
mami, udah pulang.
tanya nya kemudian.
iya, kita mau lihat rumah baru kalian. mengingat kan minantu nya kembali. akan janji tadi pagi yang di ucapkan nya sebelum berangkat ke rumah sakit.
habibi yang baru melepaskan baju koko nya. berjalan ke pintu. kami siap-siap dulu ya mi.
ucap pemuda tersebut yang mendapat kan anggukkan dari sang mami.
__ADS_1
mami sama papi nunggu di meja makan.
ucap Anita sebelum beranjak dari posisi berdiri nya.
setelah bersiap dan keluar dari dalam kamar, mereka berjalan sambil berpegangan tangan.
seperti yang sudah di katakan Anita.
saat ini dunia milik mereka berdua. sedangkan yang lain di anggap ngontrak.
Arum melepaskan pautan tangan suaminya di saat iya sudah berada di depan meja makan.
Anita dan Jhoni sudah duduk di sana.
Mereka makan siang sambil mengobrol ringan dan bercanda.
setelah makan siang, Anita memberikan botol obat yang tampak di dalam nya kapsul.
ini sayang untuk kamu.
ucap wanita tersebut sambil memberikan botol obat tersebut ke tangan minantu nya.
ini obat apa mi, tanya minantu nya tersebut.
ini vitamin sayang. untuk jaga stamina kamu. biar gak gampang sakit. mami lihat sepertinya Arum kecapean. 1x sehari ya sayang.
ucap Anita sambil melihat wajah minantu nya yang tampak lelah.
gadis tersebut menerima vitamin yang katanya untuk menjaga daya tahan tubuh.
habibi memandang wajah wanita yang sudah melahirkan nya tersebut. iya menyatukan aliasnya dan mengerutkan dahinya.
tampak senyum tipis terukir di wajah cantik wanita paruh baya tersebut.
tadi ibu kamu bilang ke mami, kalau ia gak ikut. karena ingin beristirahat.
iya mi gak apa. nanti kalau sudah pindah ke sana aja ibu di bawak ke rumah.
********
rumah yang akan di tempati mereka tidak jauh dari rumah Jhoni dan juga Siti. Anita memilih lokasi yang memang sangat dekat dengan rumah nya serta rumah besan nya. agar nanti, saat cucu nya sudah lahir. iya tidak jauh-jauh untuk mengantar jemput cucu nya.
serta Arum tidak perlu jauh-jauh mengantar jemput anak nya. segala sesuatu di persiapkan sedetail mungkin orang wanita tersebut. untuk putra kesayangannya serta minantu nya yang sudah sangat di sayanginya.
Arum berdiri di halaman rumah mewah tersebut. rumah yang memiliki ukuran 2x lipat dari rumah yang di tempati ibu nya.
iya kemudian memandang wajah suaminya.
mas, kenapa rumah nya besar sekali.
sambil berbisik ke telinga suami nya.
pria itu tertawa mendengar pertanyaan istri nya. iya menggenggam tangan istrinya nya. dan mencium punggung tangan tersebut.
kenapa sayang, tanya nya kemudian.
kalau sebesar ini, mas bukan cuman gendong Arum ke kamar mandi. tapi juga kedapur.
oke bos qu.
ucap pria tersebut. nanti mas kasih pembantu yang banyak. dan juga mas bakalan letakkan telpon di setiap ruangan. biar adek gak perlu jalan ke dapur untuk cari art. cukup di telpon aja. ucap pria tersebut.
yang membuat istrinya tersenyum.
__ADS_1
trus entar Arum jadi gendut dong. ucap nya kemudian. yang membuat sang suami sulit untuk memberikan jawaban.
rumah tersebut sudah di lengkapi dengan prabotnya. dan mereka cukup mengangkat baju saja untuk pindah ke rumah mewah tersebut. setelah mengelilingi rumah tersebut, dan melihat seluruh isi nya. rumah yang memiliki lif. untuk naik ke lantai 1, 2, dan 3.
Arum melihat lif tersebut, yang sudah di fungsi kan saat mereka naik turun dari lantai 1, 2, dan 3.
kenapa pakai lif mi, tanya nya kemudian ke pada mertuanya yang berjalan di sebelah nya.
biar kamu gak kecapean sayang. ucap Anita.
yg membuat kening minantu nya berkerut.
apa gak terlalu berlebihan mertuanya tersebut.
rumah tersebut sudah di lengkapi dengan taman bermain serta ruangan bermain anak.
Arum melihat satu ruangan yang kosong dan cukup besar.
mas, ruangan ini mau Arum buat untuk ruangan berlatih. ucap nya kemudian.
taekwondo tanyanya suaminya.
gak, latihan tembak, panah dan lempar pisau takur. ucap nya kemudian.
boleh jawab pria tersebut.
Arum bakal jadi pelatih untuk mas.
yang membuat suaminya tersenyum.
baik guru,. sambil membungkuk kan badan nya.
papi harap kalian betah tinggal di rumah ini ucap Jhoni
kalau rumah nya seperti ini, sepertinya nya sangat betah Pi.
mungkin kami gak keluar-keluar rumah lagi.
udah ada semua. balas minantu nya .
tampak senyum mengembang di wajahnya.
kalian harus sering kunjungi kami.
ucap pria paruh baya tersebut.
yang mendapat kan anggukan dari minantu dan anak nya .
lusa, para pekerja baru mulai masuk. art,. pembersih kebun, dan security.
jadi kalian baru bisa menepati rumah ini lusa. nanti kita juga akan berdoa naik rumah
ucap Anita.
***************
like dan komen nya ya reader.
untuk Request Kisa ara dan androw.
boleh-boleh saja. akan author buat dan satu Sekmen sampai pernikahan mereka.
hanya saja, author akan selesai kan satu persatu. jadi harap sabar ya reader.
__ADS_1
😊😊😊