Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 228


__ADS_3

"Arum," ucap Ara yang baru saja datang.


pagi-pagi Ara sudah datang ke rumah sahabnya, yang berada di seberang rumah nya. Ia tampak sudah sulit berjalan, dengan perut yang sudah semakin besar.


" Bumil pagi-pagi sudah jalan-jalan," ucap Arum sambil tersenyum memandang sahabat nya tersebut.


" kangen Vira," jawabnya sambil memegang perutnya.


Arum tersenyum memandang nya.


" Sekarang tuh ya, Ara kalau enggak ketemu sama Vira sehari itu rasanya kangen banget," ucap Ara yang selalu menghabiskan waktunya di rumah sahabnya itu, Ia akan pulang bila suaminya ataupun suami sahabatnya itu sudah pulang. Ia juga sering datang bersama suami nya saat malam atau sore. hanya untuk bermain dengan Vira. bayi mungil tersebut sudah pandai tersenyum.


" Ara mengambil Vira yang sedang berjemur, di atas baby stroller yang berwarna pink tersebut. bayi itu hanya memakai Pamper, matanya terbuka lebar.


" Lagi berjemur ya sayang, mami jadiin minantu mau gak?" ucapnya Sambil mencium pipi gembul bayi tersebut.


Arum tertawa mendengar ucapan Sahabatnya. Nanti judulnya jodohku lima langkah dari rumah," ucap Arum.


" Pasti lucu dan seru ya," ucap Arum yang sudah mulai membayangkan bila nanti putri nya dewasa.


Ara tertawa mendengarnya " Iya cuman jagain nya yang susah," ucap Ara.


" Sekarang aja di dalam perut udah tahu sama cewek. kalau di rumah jarang sekali dia mau gerak, lemas dia kalau gak ketemu vira. Tapi pas gitu ketemu Vira, langsung gerak. Apa lagi kalau Ara udah gendong Vira gini, Geraknya langsung kuat. ucapnya sambil memegang perutnya yang terasa menonjol di tendang bayi nya dari dalam.


"Jagain gimana?" tanya Arum.


" Pasti saling berusaha untuk curi-curi ketemu ucap Ara sambil tersenyum memandang Vira. Ia kan, Adek genit selalu intip-intip anak mami Ara. ucap Ara yang berbicara dengan bayi yang sedang di gendong nya.


"Vino itu yang curi-curi pandang ngintip anak Mimi Arum ," ucap Arum.


" Kalau nanti sifatnya seperti Ara dia nggak bakalan mau mandang cewek, kalau sifatnya sama seperti Mas Androw matanya jelalatan lihat cewek," ucap Arum mentertawakan suami sahabatnya yang berlebal mantan pleyboy.


Ara tertawa mendengar ucapan sahabatnya " Sekarang nggak lagi, Mas Androw sudah nggak jelalatan ya kalau jumpa Cewek. Ketemu sama cewek sudah nunduk kepalanya sekarang," ucap Ara yang memuji sikap suaminya yang sangat jauh berbeda.


" Itu karena di depan Ara, kalau di belakang Ara pasti buka mata besar-besar Arum yang sengaja menggoda dan memprovokasi sahabatnya.


Tiba-tiba saja wajah sahabatnya itu langsung merengut, senyum nya hilang seketika.


" Iya juga ya," ucapnya.


Arum hanya tersenyum sambil sambil memandang sahabnya itu.


" Ara mau Telpon mas Androw," Ucapnya yang mengeluarkan ponsel Dari dalam dompet tangan yang di pegang nya. Ia langsung menghubungi suaminya melalui sambungan video call.


"Assalamu'alaikum sayang apa kamu merindukan ku," ucap pria bule itu ketika melihat wajah istrinya yang memenuhi layar ponsel miliknya.

__ADS_1


Ia melihat istrinya yang tampak sedang marah dengan bibir maju beberapa centi ke depan.


" waalaikumsalam," jawab Ara.


"Ada apa sayang?" tanyaan Androw


" Ara lupa ngasih tahu kalau Mas jangan pandangi cewek-cewek saat sudah sampai di mall," ucap istrinya yang penuh penekanan


Androw tersenyum memandang wajah istrinya tersebut. " Bukankah aku sudah tidak pernah lagi memandang wanita lain selain dirimu sayang," ucapnya dengan senyum menggoda istrinya.


" Siapa tahu aja Kalau Ara nggak lihat Mas, Mas lihat cewek-cewek lain," ucap istrinya yang tidak begitu saja percaya.


"Aku begitu fokus denganmu sayang sehingga aku tidak mampu lagi melihat yang lain ," ucapan Androw yang merayu istrinya tersebut.


" Pokoknya Ara gak mau mas lihatin cewek-cewek apa lagi SPG yang ada di mall," ucap istri nya.


Androw mengerutkan keningnya. Saat tadi Ia pergi istrinya tampak biasa saja namun mengapa Sekarang istrinya mendadak seperti sedang cemburu


" Baiklah sayang, aku akan memandang karyawan wanita yang di hotel saja," ucapnya sambil tersenyum.


Ara semakin kesal mendengar jawaban suaminya." Pokoknya enggak boleh mau yang di hotel atau yang di mall nggak ada yang boleh Mas lihat," ucap Ara dengan nada suara yang cukup tinggi.


Androw tersenyum memandang wajah istrinya. Ia begitu senang saat melihat istrinya itu cemburu. Tidak sayang aku tidak memandang yang lain, Aku hanya memandangmu saja. Sekarang pandanganku hanya terfokus untukmu dan juga perut besar mu itu," ucapnya yang menggoda istrinya.


" Ara cuman ngasih tahu aja Biar mas jangan lihat yang lain," ucapnya.


selama ini istrinya tidak pernah merasa cemburu kepadanya.


Mendengar jawaban suaminya Ara semakin kesal ia tahu suaminya sangat tampan sehingga memang banyak wanita yang memandang suaminya dan itu membuat dia semakin cemburu.


" Ara nggak mau tahu, Mas sekarang pulang," ucapnya.


" Apakah kau sangat merindukan ku sayang?"


Ara Diam tanpa menjawab.


"Apakah yang semalam masih kurang?" tanya Androw yang tidak ada henti-hentinya menggoda istrinya tersebut sehingga wajah istrinya memerah saat mendengar ucapan suaminya yang begitu Barbara.


" Mas di sini ada Arum Ucap nya yang mengecilkan suaranya.


Androw hanya tersenyum memandang nya.


danil yang sedang mengemudi kan mobil tersebut, hanya senyum-senyum sendiri mendengar ucapan Bosnya tersebut.


" Percayalah sayang aku tidak memandang wanita lain, untuk apa aku memandang wanita lain bila aku sudah memiliki seorang bidadari yang menemaniku di dunia dan juga di surga nanti ," ucapkan Androw tersenyum memandang wajah istrinya. pria itu sangat jujur dengan Ucapnya.

__ADS_1


Ara tersenyum mendengar jawaban suaminya tersebut.


" Aku tidak lama di kantornya, nanti aku kembali saat makan siang sayang,"ucapnya sambil mengedipkan matanya.


Ara kemudian tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Apakah kamu sedang menggendong Vira," tanya Androw.


Ara tersenyum dan menganggukkan kepalanya. " Iya," jawabnya ia mengarahkan kamera tersebut ke wajah bayi yang berada di tangan nya.


Sayang Papi sedang apa?" tanya nya.


" Lagi berjemur papi, Vira nya lagi bangun Mas. mata nya terbuka lebar," ucap Ara yang menjawab suaminya.


" Kemu sangat cantik sekali," puji pria itu.


Bayi itu membulatkan bibirnya seakan ia menjawab pertanyaan dari orang yang berada di layar ponsel tersebut


"Papi jadi merindukan mu," ucapan Androw saat melihat bayi itu.


Ara tersenyum memandang wajah suaminya yang ada di layar ponsel nya. " Kita jadiin minantu Mas," ucapnya.


" Tentu saja boleh sayang. Bila nanti anakku memiliki jiwa seperti ku, yang sangat mengenali wanita cantik. Maka Ia tidak akan menolak," ucap Androw.


" Ara nggak mau kalau dia seperti Mas suka Lirik-lirik cewek. Ara mau nya dia jadi cowok yang setia dengan satu wanita saja," ucap istri nya yang memandang wajah suaminya.


Androw tertawa saat mendengar ucapan istrinya. Percayalah sayang itu dulu, sewaktu aku belum mengenalmu setelah aku mengenalmu sudah tidak pernah lagi melirik wanita lain ucapnya.


Arum yang berada di sana hanya tersenyum mendegarkan percakapan dua suami istri tersebut.


sayang aku sudah sampai mall, nanti ya kita sambung lagi. katakan kepada baby boy bawa papinya akan mencari duit dulu," ucap Androw sebelum Ia memutuskan sambungan telepon tersebut.


" Iya Papi cari duit yang banyak," jawab Ara


" Baiklah bidadariku aku akan mencarikan uang yang banyak untukmu dan juga untuk anak kita ucapkan Androw sambil tersenyum dan mengedipkan matanya.


" Assalamu'alaikum sayang," ucapnya.


"Wa'Alaikumsalam jawab Ara.


"Udah yuk masuk udah hampir 1 jam jam Vira nya dijemur," ucap Arum.


****


like komen dan votenya ya reader.

__ADS_1


terimakasih atas dukungan nya. author akan up satu episode lagi. yang masih sedang author rapikan.


__ADS_2