Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 189


__ADS_3

Anita ingin melihat kondisi minantu nya secara langsung. ia masuk ke dalam kamar utama di mana minantu nya sedang tidur.


ia membuka pintu kamar itu dengan sangat pelan. dan kemudian ia berjalan menuju tempat tidur minantunya. tampak minantu nya tidur dengan memakai daster. iya mencium kening minantu nya. sambil mengusap rambut hitam Arumi.


kalau sempat terjadi apa-apa sama kamu, mami gak pernah bisa bayangkan begitu menyesal nya mami. ucapnya hingga air matanya keluar.


berulang-ulang kali ia melihat minantunya dalam bahaya. bagaimana mungkin orang itu bisa berniat untuk mencelakai minantu nya.


cukup lama Anita melihat minantunya yang tertidur lelap dan kemudian ia pergi secara diam-diam meninggal kan minantu nya tersebut.


setelah ia mendapatkan telpon dari kampus nya. ia benar-benar tidak bisa untuk tenang.


bahkan ia berencana untuk kembali langsung ke Indonesia. namun telpon dari putra nya yang mengatakan bahwa minantu nya baik-baik saja membuat Anita merasa sangat lega.


******


Heri yang ada di dalam ruangan perawatan may Sarah. gadis itu sudah bisa duduk walaupun ia belum bisa duduk dengan posisi yang tegap. rasa sakit dan nyeri terasa begitu reaksi obat bius habis.


sakit tanya heri yang memandang ke arah may.


may Sarah memandang ke arah nya dengan tatapan yang sulit di baca.


sini. panggil nya.


Heri mendekati tempat tidur may Sarah.


apa tanya nya saat ia sudah dekat dengan gadis itu.


tangan may Sarah yg meminta nya untuk semakin mendekat dan pemuda itu semakin maju beberapa langkah. sehingga saat ini ia sudah semakin dekat dengan ngadis itu.


may Sarah mencubit pinggang nya. hingga ia mengeluarkan suara yang cukup keras.


kenapa cubit aku. ucapnya sambil memegang tangan gadis tersebut agar tidak mencubit nya lagi.


sakit gak?


tanya may dengan mata yang melotot.


Kamu kirain kulit aku kulit biawak yang ngak sakit kalau di cubit . ya sakit lah di cubit gitu siap untuk gak sakit coba. ucapnya yang tampak kesal.


dicubit aja udah sakit kan mas?


ini aku yang terkena tembakan dan selesai operasi. kamu tanya sakit?


ucapnya kesal. membuat Heri tertawa.


jadi mas harus nanya gimana?


ucapnya lagi.


tidak ada jawaban dari may Sarah. gadis itu hanya memajukan bibirnya.


jadi orang yang ketangkap kemarin Gimana mas kabarnya?


tanya may.


sekarang sedang di rawat. orang itu gak mau buka mulut. istri si bos minta agar orang itu di antara ke kantor polisi setelah kondisi nya membaik.


may Sarah menggeleng-gelengkan kepalanya.


aku juga dengar seperti itu mas. jadi orang yang memerintahKan ya sulit untuk kita temukan. ucap may.


kita memakai jasa ditektif. untuk mengumpulkan bukti. ucap Heri.


yang mendapat kan anggukan dari may Sarah

__ADS_1


orang yang sudah baik seperti mereka aja, masih juga ada orang yang berniat jahat ya mas. ucap may.


nama nya juga saingan bisnis jawab pemuda itu.


perawat rumah sakit tersebut mengantar kan makan siang untuk may sarah. setelah meletakkan makanan tersebut. may berusaha untuk memegang sendok dengan tangan kiri nya. dan ia memangku piring yang berisi nasi tersebut.


Heri yang duduk tidak jauh dari nya. memperlihatkan gadis itu yang kesulitan untuk makan.


di ambil nya piring dan sendok Tersebut dari tangan may. sehingga may memandang nya


kenapa, tanya may yang merasa kesal.


aku akan menyuapi mu. ucap heri sambil mengarahkan sendok Tersebut ke mulut may .


aku bisa makan sendiri. protes gadis tersebut.


Heri tidak menjawab. ia tetap menyuapi gadis itu makan. setelah nasi itu habis.


Heri mengambil air putih untuk may.


Mey menghabiskan air putih di dalam gelas bening tersebut.


*****


mas kenapa gak bangunin arum waktu mami datang.


kata mami gak usah di bangunin.


biar adek istirahat .


Arum memajukan bibirnya. nanti kita ke rumah mami ya. Arum kangen mami. ucapnya.


boleh, siap-siap ya dek. kalau sudah siap kita langsung berangkat ke rumah mami. ucap nya. yang mendapat kan balasan anggukan dari istri nya. ia kemudian meninggalkan kan kamar tersebut dan masuk ke ruang kerjanya. untuk memeriksa fael yang di kirim kan Sasa melalui email.


cukup lama ia menunggu istrinya untuk bersiap-siap. hingga ia masuk ke dalam kamar. ia melihat tumpukan kain yang sudah tinggi di atas tempat tidur. sedangkan istri nya masih memakai handuk.


tanya nya


mas, bajunya pada sempit. ucap istrinya membuat ia tertawa.


ia kemudian berjalan mendekati istri nya.


kemudian ia mengusap perut istrinya yang tampak sudah mulai membesar. di tambah badan istrinya yang sudah tampak gendut. namun terlihat semakin cantik dan jauh seksi.


anak pipi dah mulai besar ya ucapnya. sambil mencium perut Tersebut.


besok aja ya dek kerumah maminya.


seperti nya kita harus beli baju dulu. ucapnya.


baju Arum yang ukurannya lumayan besar udah pada habis Arum pakai. sekarang dah di kain kotor. ucapnya.


ia gak apa.besok kita beli. adek pakai ini aja. ucapnya sambil memberikan pakaian yang amat seksi seperti biasanya. melihat baju yg di berikan suaminya. mata Arum meloto.


mas, ini belum malam. belum magrib juga.


entar aja Arum pakai kalau sudah mau tidur. ucapnya dan kemudian mengambil daster di dalam lemari.


pria itu tertawa melihat istrinya yang semakin galak. ia kemudian memeluk tubuh istri nya dari belakang. dan mencium tekuk istrinya.


adek pengen makan apa?


tanya nya.


Arum pengen es rumput laut mas.

__ADS_1


makanan nya?


tanya pria tersebut. ia tau bahwa istri nya pasti banyak milihnya untuk makan.


Arum masih memikirkan apa yang ia inginkan saat ini.


mas, Arum mau makan di rumah Ara. arum pengen makan masakan umi.


pintanya.


yang lain ya sayang. malu dek datang ke rumah androw cuman numpang makan. ucapnya.


Arum cuman mau masak umi Linda.


habibi mengusap wajahnya dengan kasar.


minta nya kok yang aneh-aneh sih. ucapnya sambil mengusap perut istrinya.


cepat mas, telpon androw.


pintar istrinya.


adek yang telpon Ara gimana?


Arum menggeleng kan Kepala nya.


mau tidak mau. akhirnya ia harus mengalah. dan menghubungi tetangga baru nya tersebut.


hallo assalamualkum jawab pria bule dari seberang sana.


hallo wa'alaikum salam mas, jawab habibi yang cukup ragu untuk melanjutkan perkataannya.


ada apa tanya nya. pria bule tersebut


apa kamu tidak mau mengundang tetangga depan rumah mu. untuk makm malam di rumah kalian . ucap habibi.


androw tertawa mendengar nya.


apa ini permintaan ibu hamil ucap nya.


iya mas. jawab nya.


nanti aku juga seperti kamu. ucapnya.


yang di iringi ketawa.


ara hamil,?


tanya habibi.


iya. jawab androw.


selamat ya mas. mas keren. gak perlu menunggu lama.


ucapnya.


terimakasih. ucapnya. dan kemudian menutup pangil telpon.


*****


akhirnya bisa up author. setelah melewati anak-anak.


maaf ya lambat up nya.


di episode 190 author akan mengungkap pelaku yang berusaha untuk membunuh Arumi.

__ADS_1


Jajang lupa like, komen serta vole nya ya.


untuk kisah Ardi dan Aisah. singah di karya author. Aisah jodoh ku.


__ADS_2