
may Sarah mengendarai mobil dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi.
ia mendengar dua wanita muda yang duduk di kursi penumpang. kalau di lihat usia kedua wanita tersebut jauh dibawah nya . mereka sangat cantik-cantik dan juga pintar. bisa lulus di suatu universitas ternama Indonesia jurusan kedokteran. itu sungguh luar biasa. pikirnya. kedua wanita muda itu tampak begitu heboh saat bercerita berdua. mereka masih terlalu muda namun sudah menikah. ya kalau orang yang melamar seperti ia suami-suami mereka. sudah pasti tidak ada kata penolakan. pikir may kemudian. may tidak tau bagaimana perjuangan para pria-pria itu untuk dapat mempersunting para istri-istri mereka.
may mendengar kedua wanita itu berbicara. terdengar mereka begitu polos.
Sarah memarkirkan mobil yang di kemudi nya di parkiran kampus.
kak may, kakak mau nunggu di mana?
Arum udah sampai di kampus kok.
kalau kak may mau minum di coffe shop yang dekat kampus gak apa. ucap bosnya.
may sedikit berfikir, kalau dia menunggu di halaman kampus gini udah pasti sangat membosankan.
saya akan duduk di coffe shop aja buk. ucapnya saat mengingat ia bisa menikmati coffe dan juga berbagai macam cemilan di sana.
nanti kalau urusan Arum sudah selesai. Arum akan menghubungi kak may.
ucapnya lagi.
baik buk.
jawab may.
di dalam laci ada uang untuk kak may. selama bekerja. dipakai aja untuk makan, minum dan sebagainya. ucap nya yang membuat may diam tidak percaya.
Arum duluan ya kak.ucapnya kemudian.
ara juga duluan ya kak. terimakasih udah ngantarin. ucap gadis tersebut yang di jawab ia sama-sama oleh may.
saat Mey akan meninggalkan kampus tersebut, may memperhatikan sebuah mobil hitam yang terparkir di sana. kaca mobil tersebut cukup gelap, sehingga may tidak bisa memastikan bahwa di dalam mobil tersebut ada orang atau tidak.
namun dari celah kaca yang sengaja sedikit di turunkan. may yakin bahwa di dalam mobil tersebut ada orang. may turun dari mobil dan berlari ke arah Arumi. terdengar sebuah letusan senjata. sehingga may terjadi.
Arum yang sempat melihat hal tersebut menarik Ara dan mencari tempat untuk bersembunyi. ia melihat may yang tertembak di bagian pundak nya.
orang yang di dalam mobil tersebut turun, security kampus datang, namun tidak berani untuk bertinda. mengingat mereka memakai senjata api. mereka hanya bersembunyi. pria yang memakai jas hitam yang berjumlah 4 orang tersebut berjalan ke arah Arumi dan juga Ara. banyak mahasiswa yang ingin melihat apa yang terjadi. namun mereka tidak berani untuk mendekat.
mereka hanya bersembunyi.
ara menangis sambil menutup mulutnya. ia terlihat begitu ketakutan saat ini.
ia melihat sahabatnya nya yang terlihat begitu santai tanpa ada raut kecemasan di wajah nya. padahal Ara sangkat menghawatirkan nya.
__ADS_1
hubungi mas androw. ucapnya.
Arum mengeluarkan pistol dari sarungnya yang di letakkan nya di betis nya.
ia mulai menbak pria yang sedang berjalan ke arahnya tersebut. ia menembak di bagian dada pria tersebut. namun ternyata mereka sudah memakai rompi anti peluru.
Arum kemudian menembak bagian kaki dan satu orang sudah terjatuh. saat timah panas tersebut menembus betisnya.
ketiga orang yang lain, sudah mencari tempat untuk bersembunyi saat mereka mengetahui bahwa target sasaran nya ternya memiliki senjata api. mereka tidak menduga sebelumnya.
Arum mulai memperhatikan tempat di mana orang-orang itu bersembunyi. ia yang bersembunyi di balik dinding bironya. meminta Ara segera pergi dari sana.
ia menjamin keselamatan sahabat nya itu. mengingat tempat mereka banyak ruang yang bisa untuk bersembunyi. seorang security yang berada di biro tersebut dengan cepat menutup pintu tersebut. namun pintu dari kaca itu begitu jelas. Arum melepaskan platuk pistot nya saat di lihatnya orang tersebut sudah berencana untuk menembak security kampus yang akan menutup pintu tersebut. tembakan nya pas di kening orang tersebut. Arum memberi isyarat kepada security Tersebut agar tiarap.
ara yang sudah berada di salah satu ruangan yang di dalamnya ada beberapa pegawai biro yang juga ketakutan.
ara kemudian menelepon androw ia menceritakan kondisi yang terjadi saat ini.
ia meminta suaminya untuk menelepon suami sahabat nya.
*******
Arum tidak tau kapan Ardi datang. yang pasti pria itu sudah ada di sebelah nya.
Arum menggelengkan kepalanya.
kedua orang tersebut sudah melai mendekati gedung tersebut. Ardi yang berdiri menyandarkan badannya dinding, melihat bayangan penjahat tersebut ia melihat orang itu sudah mendekat. saat orang itu sudah hampir melewati pintu. Ardi menendang tangan pria bertubuh besar dan tinggi tersebut, sehingga pistol yang di pegang nya terjatuh. mereka mulai melakukan pertarungan secara fisik.
satu orang di belakang pria itu sudah mulai mendekat dengan pistol di tangan nya.
yang mendapat kan serangan dari arum ia menendang tangan pria tersebut dan kemudian menendang bagian kaki nya .
namun tidak membuat orang itu terjatuh.
orang itu tampak begitu tanguh.
Ardi menghadapi pria yang berkepala plontos tersebut. berulang kali ia melindungi sahabat nya dari tendangan pria yang menyerang Arum. sehingga tidak sedikit ia mendapat kan tendangan yang mendarat di dada serta perutnya.
tendangan yg sempurna mendarat di kepala pria plontos tersebut. membuat pria itu berhenti dan menggeleng-gelengkan kepalanya. yang kembali mendapatkan serangan di wajah nya . sehingga mulutnya mengeluarkan darah.
pria itu terjatuh ketika dadanya berulang kali di tendang Ardi.
Ardi melawan pria yang masih bertarung dengan Arumi. mereka sudah berdua menghadapi nya. Ardi memberi isyarat agar Arum menjauh.
ia menghadapi pria tersebut. beberapa kali ia berhasil menyerang bagian kepala pria yang mengikat rambut nya ke belakang tersebut. sehingga pria itu terjatuh kebelakang.
__ADS_1
suara tertawa itu menghentikan nya. saat di lihatnya seorang pria yang berdiri dengan sebelah kaki sedang mengarah kan senjata ke Arah Arumi.
apa yang kalian inginkan?
tanya Ardi.
membuat pria itu tertawa.
kami hanya punya dua pilihan.
membawa wanita cantik ini ke tempat bos kami. atau membawa kabar kematian nya.
ucap pria tersebut.
Arum yang merasa perutnya begitu nyeri, membuat ia tidak bisa untuk bertindak.
tembakan yang menembus kepala pria tersebut membuat pria itu terjatuh ke depan.
Arum pingsan pada saat itu juga.
sebelum tubuhnya jatuh, Ardi sudah menangkap nya. sehingga ia tidak jadi terjatuh ke lantai.
may Sarah menjatuhkan tubuhnya nya kelantai. ia bersimpuh dengan lutut nya.
pundak nya yang mengeluarkan darah cukup banyak
************
like komen nya ya. vole nya juga.
maaf author baru bisa up.
untuk cinta dan takdirnya nafisa akan author up besok.
yang menyukai novel horor boleh singgah di karya teman author ya.
Ferry Tamaki. playboy indigo.
romantis horor.
ini teman author sejak SMP.
😊😊😊🙏🙏🙏
terimakasih atas dukungan nya.
__ADS_1