Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 286


__ADS_3

Androw Duduk di kursinya. Ia mulai sibuk dengan data-data yang ada di layar komputernya. Ia di bantu oleh beberapa pegawai keuangannya. Kepalanya mulai pusing saat ia memandang data-data tersebut dan mengingat istrinya. Ia menghentikan pekerjaannya saat ia mengingat permintaan istrinya pagi tadi.


Istrinya meminta agar ia mengganti parfum mobilnya dengan aroma strawberry dan juga minta Ia memakai parfum yang beraroma strawberry. "Ya Allah sayang kenapa kamu memperlakukan suamimu semenah-menahan seperti ini," ucapnya yang mengingat permintaan istrinya tadi pagi. Ia tidak bisa membayangkan bila ia memakai parfum yang beraroma strawberry. Ia mengusap wajahnya berulang-ulang kali dan menarik-narik hidungnya.


"Daniel," ucapnya yang memanggil asisten pribadinya tersebut.


"Iya Pak?" jawabnya.


"Tolong carikan saya parfum yang beraroma strawberry dan juga parfum mobil yang aroma strawberry," ucapnya.


"Untuk dokter Ara?" tanya Daniel.


Androw diam, ia menarik nafas panjang dan kemudian melepaskannya. "Tidak usah banyak tanya cepat carikan," ucapnya.


Daniel mulai mengerti apa yang terjadi, saat ia melihat wajah frustasi bosnya. Ia tersenyum memandang bosnya tersebut.


" Jadi feminim Bos," ucapnya.


"Sekali lagi berbicara gajimu aku potong," ucapnya yang mengancam asisten pribadinya tersebut.


Daniel tersenyum. " Pak bos pakai parfum strawberry bila dekat dokter Ara saja, sampai di mall ganti baju. Pakai lagi parfum yang biasa," ucapnya mengajarkan.


Androw tersenyum saat mendengar ucapan asistennya tersebut. "Idemu sangat bagus," ucapnya yang mengangkat jempolnya.


"Perempuan Bos," ucapnya.


"Iya aku tahu strawberry itu perempuan," ucapnya begitu sangat kesal.


Daniel tertawa saat mendengar ucapan bosnya tersebut. Ia tau bahwa bosnya tidak mengerti dengan kode-kode yang diberikan nya.

__ADS_1


"Cepat cari," ucapnya kemudian yang tanpa mengerti apa maksud dari asisten pribadinya itu.


"Oke bos," jawab nya yang kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.


***


Ara sampai di rumah sakit Ia melihat Rangga yang duduk di taman sendirian. Ia kemudian duduk di samping anak tersebut


"Hai Rangga," ucapnya menyapa. ia kemudian duduk di sebelah Rangga.


Rangga tersenyum memandangnya. Dokter Ara apa kabar?" ucapnya.


"Sangat baik jawabnya," ucap Ara sambil tersenyum memandang anak laki-laki itu.


" Alhamdulillah kalau seperti itu, tapi Dokter Ara tidak sedang berbohong kan?


" Iya Dokter Ara sehat-sehat aja, mungkin ini pengaruh makeup. Apa Rangga sudah sarapan?" tanya Ara.


Rangga menganggukkan kepalanya. "Sudah," jawabnya.


"Bagaimana kabar Vino Dokter Ara?" tanyanya.


"Vino baik , tadi berangkat sekolah," ucapnya.


Rangga menganggukkan kepalanya. "Alhamdulillah kalau seperti itu," ucapnya.


Ara tersenyum memandangnya. Dikap anak kecil itu begitu sangat dewasa, membuatnya sangat gemas.


"Tolong sampaikan salamku untuk Vino ya Dokter Ara," ucapnya.

__ADS_1


"Nanti disampaikan," ucap Ara.


"Jangan lupa sekalian pesanku untuk pak Androw," ucapnya.


Ara tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Kamu sangat pintar sekali," ucapnya yang mengusap kepala Rangga.


"Terima kasih Dokter Ara," jawabnya dengan tersenyum dan merapikan rambutnya kembali.


Ia selalu berpenampilan rapi dengan memakai baju kemeja, celana jeans dan pakai sepatu. Terkadang ia memakai baju kaos didalam dengan baju kemeja yang dikeluarkan dan tanpa dipancing. penampilannya begitu sangat cool.


"Apa Rangga mau ikut ke dalam?" ucap Ara.


Rangga menggelengkan kepalanya. " Saya lagi pengen duduk di sini dokter Ara. Dokter Ara mau masuk ke dalam ya?


ucapnya.


" Iya," jawab Ara.


" Silahkan Dokter Ara," ucapnya dengan tangan yang mempersilahkan.


Ara senyum dan menganggukkan kepalanya.


" kalau gitu dokter Ara masuk dulu ya," ucapnya.


Rangga tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Apa perlu saya antarkan?" ucap nya.


Ara tertawa melihat nya. "Tidak usah terimakasi," ucapnya yang kemudian berdiri. Ia tersenyum memandang Rangga dan melambai-lambaikan tangannya.


***

__ADS_1


__ADS_2