Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 271


__ADS_3

Mendengar ucapan pria itu Imam sangat emosi, Ia mendekati pria itu dan menumbuk mukanya. Namun pria itu menangkis pukulan nya dengan cepat, dan menyerang Imam kembali.


Heri menyerang bagian kepalanya. Adam tidak bisa mengelak saat serangan Heri begitu cepat menghantam kepalanya. Ia cukup pusing saat tendangan keras itu menghantam kepalanya.


Imam menyerang dadanya berulang kali. Ia mencoba untuk menghindar dan menyerang balik namun serangan yang dilakukan Imam mengenai dadanya dua kali. Ia merasakan dadanya yang terasa begitu amat sakit. Ia berdiri sambil memegang dadanya. Ia tidak menduga bahwa kedua pria itu ternyata sangat kuat.


Heri mendekati pria itu.


Adam mundur beberapa langkah ketika melihat Heri yang mendekati nya.


" Apa kamu tahu siapa kami?" tanyanya.


" Siapa?" tanyanya Adam yang sudah mulai gugup.


" Aku calon suami Eka . " Akulah yang bersamaan dengan nya 5 tahun terakhir sejak kau mencampakkannya. Aku yang selalu melihat air matanya yang menetes saat semua orang menghina nya. Ia hidup tersisih dari keluarga yang membenci nya. Bahkan Ia sudah tidak memiliki kepercayaan diri," ucap Heri yang menendang rahang pipi Adam.


Darah segar keluar dari dalam mulutnya.


Ia menggerak-gerakkan kepalanya ke kiri dan kanan saat Ia merasa kepalanya yang begitu amat pusing. Ia mengapa tidak curiga saat mantan kekasihnya itu menyuruh nya untuk masuk ke dalam ruangan ini. Ia masih terlalu berharap mantan kekasihnya itu masih begitu sangat mencintainya. Ia sudah berencana melakukan pendekatan terhadap Eka habis-habisan. sehingga Ia sabar menunggu di ruang ini saat Eka


menyuruh nya. mengingat ruangan ini sangat sepi. Ia sudah berencana untuk menikah Eka setelah berdiskusi dengan istrinya.


Ia kemudian tertawa. " Eka sangat mencintai ku, bahkan kami sudah memilih anak," ucapnya


mendegar ucapan Adam, Ia kembali menyerang kepalanya, dan kemudian perutnya.


Adam terduduk dengan posisi bersimpuh.


Imam mendekati nya, Ia meninju wajah pria itu berulang kali. Darah dari mulut nya sudah menetes di lantai. Darah sudah bercucuran dari hidung nya.

__ADS_1


" Aku adalah saudara kandung Eka, Aku satu-satunya anak laki-laki di keluarga kami.


Kau orang yang aku cari, kau yang sudah menghancurkan masa depan adik ku," ucap nya yang kemudian menendang kepala pria tersebut.


Harry tersenyum memandangnya. ' Aku rasa pria brengsek seperti mu layak mendapatkan nya," Ucapnya yang mengambil tangan pria itu dan mematahkannya.


Suara jeritan Adam terdengar saat tulangnya pergelangan tangannya patah patah dibuat Heri.


Ia berusaha untuk memandang kedua pria tersebut. " Aku tau aku salah, aku minta maaf," ucapnya dengan mata yang sudah bengkak. bahkan Ia sudah sulit untuk melihat kedua pria berwajah tampan dengan stelan jas dan berpenampilan rapi tersebut.


" Enak sekali kau mengatakan Maaf," ucap imam yang mematahkan kakinya.


Adam teriak kesakitan. Ia merasa begitu amat sakit, saat kakinya di patahkan Imam.


Aku akan pastikan, bahwa kau akan menyesal telah menyakiti Eka. Kau akan menyesal karena kembali menemui nya. Aku pastikan kau akan menjadi manusia yang tidak berguna. Saat kau keluar dari sini badanmu sudah kami patah-patah kan," ucap Heri yang berencana untuk mematahkan tangan yang sebelah kanan.


Eka menagis memeluknya, melihat kondisi pria itu dari cctv yang ada di ruangan nya, Ia takut pria itu akan mati di hajar oleh Abang serta calon suaminya. " Aku sudah menghubungi polisi, sebentar lagi polisi akan datang," ucap nya.


hari menghentikan niatnya untuk mematahkan tangan pria itu.


Namun imam yang di dekat pria itu menjongkok di sampingnya. Ia mengambil tangan Adam dan mematahkan jari-jari pria itu. Suara teriak kesakitan terdegar memenuhi ruangan itu.


Imam kemudian meninju mulutnya dan menendang dadanya.


Adam diam dan tidak berdaya. " Apa yang saat ini aku berikan untukmu tidak cukup untuk menghilangkan rasa sakit dan penderitaan adikku. Kau telah mencoreng nama baik keluarga kami. bertahun-tahun adikku hidup dalam penderitaan yang kau buat. Saat ini dengan enaknya kau datang ke sini ingin mengatakan menikahi adikku,"


ucap Imam.


Adam diam saat mendengar ucapan pria itu. Ia tidak menduga Eka yang lahir dari keluarga miskin memiliki abang yang terlihat begitu sangat kaya.

__ADS_1


" Maafkan Aku,. aku tau aku salah," ucapnya.


" Siapa namamu sebenarnya?" tanya Imam.


Adam memejamkan matanya, yang sudah bengkak karena pukulan yang diberikan oleh 2 pria itu. Darah segar masih menetes di pelipis kening dan juga matanya.


" Namaku Rahmat," ucapnya.


Eka memandang pria yang sudah bercucuran darah itu. Ia tidak mengatakan apa-apa hanya merasakan sakit di dadanya.


Polisi datang dan masuk ke dalam ruangan tersebut. Polisi itu melihat Adam yang sudah babak belur dihajar oleh kedua pria bertubuh tinggi yang berdiri tidak jauh dari Adam. Tiga orang pria yang berseragam coklat itu kemudian mengangkatnya. Kami akan memproses kejahatannya," ucapnya.


' Pria ini yang kami cari-cari, pria ini seorang penipu. Ia menipu wanita-wanita kaya. " ucap polisi tersebut.


" Eka maafin Mas," ucapnya kemudian sebelum Ia pergi dibawa oleh polisi itu. Ia memandang wajah wanita cantik yang dulu di campakkan nya itu.


Eka diam sambil menggelengkan kepalanya


" Aku tidak akan pernah memaafkan kamu hingga aku mati," ucapnya.


" Mas mohon jangan benci anak kita," ucapnya kemudian.


Aku sudah mengatakan kepadamu, bahwa Kau bukan bapaknya. Ia anak yang murni milik ibunya. Eka meminta polisi membawa orang itu melalui pintu belakang. Para karyawannya sudah berkumpul di lantai Dua mendegar kan keributan tersebut. namun mereka tidak berani untuk naik ke atas.


***


jangan lupa like komen dan votenya ya reader.


maaf bila ada teypo.

__ADS_1


__ADS_2