Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 202


__ADS_3

" Bagaimana hubungan mu dengan Maya?" tanya habibi ketika Rio duduk di sofa yang ada di ruangan nya.


" Baik pak." jawab Rio


" Apakah sudah melamarnya?" tanya habibi sambil menyerumput coffe yang ada di dalam cangkir.


" Belum pak." jawab nya sambil menyeruput kopinya yang ada di dalam cangkir nya.


" Apa masalah mu, jika keluarga mu jauh. aku bersedia untuk mewakili Mereka. " ucap Habibi yang memandang Rio.


Rio tampak ragu untuk mengatakan nya. namun pada akhirnya ia mengatakannya juga.


" Saya masi mencari rumah pak.setelah saya mendapat rumah tersebut." saya akan melamar Maya kekeluarga nya ucap pria tersebut


" seperti apa rumah yang sedang kamu cari?" tanya Habibi


" rumah yang biasa saja pak hanya saja Maya meminta lokasinya dekat dengan rumah bapak. " jawab Rio.


Habibi mengangukan kepalanya. "Baiklah siang nanti selepas makan siang, kita akan melihat rumah yang ada di lokasi tidak jauh dari rumah saya."


"Baik pak." jawab Rio.


pria itu kemudian pergi meninggalkan ruangan bosnya setelah berpamitan.


******


"Bagaimana mana menurut mu? "


tanya pria tersebut ketika mereka berada di sebuah rumah yang tipe 40/90


Rio memandang rumah tersebut,. rumah yang bermodel minimalis. dengan halaman yang cukup luas. halaman belakang dan memiliki 3 kamar tidur.


"Saya suka pak." jawab nya.


" Aku akan memberi diskon 50% dan sisanya kamu bisa melunasi nya cara kredit. ucap Habibi.


Habibi menyerahkan kunci rumah tersebut.


" kamu boleh mendapati nya hari ini. ucap Habibi.


Terimakasih pak. "


Rio Tampak begitu senang melihat rumah yang saat ini di lihatnya. berulang kali ia menjabat tangan bosnya itu dan mengucapkan terima kasih.

__ADS_1


****


Habibi pulang ke rumah nya. ia mendengar suara wanita yang tertawa. ia mendengar suara tertawa istrinya. ia melihat ke taman samping. ternyata istrinya sedang duduk bersama 2 temannya yang sedang bersantai di taman samping. ia mendekati istrinya.


" Enak ya ngumpul nya, sampai gak tau mas pulang". sindir pria tersebut saat ia sudah berdiri di dekat istri nya.


Arum Tersenyum mengangkat kepalanya dan melihat suaminya. " suara mobil nya gak kedengaran" Jawab Arum.


" ya udah mas mau ke kamar dulu ganti baju." ucap nya sambil mengusap kepala istrinya dan kemudian mencium kening istrinya.


" Mas sudah di bilang, jangan cium-cium kalau dekat orang." omel istrinya


" Gak apa mas, angap aja kami di sini bunga." sindiran Ara.


Habibi hanya tersenyum dan kemudian pergi meninggalkan taman tersebut.


" udah sana ikutin. nanti kami gak boleh kesini lagi kalau pak Habibi di cuekin. " ucap Maya.


Arum akhirnya mengikuti suaminya.


" Arum, Ara pulang aja." ucapnya sedikit teriak saat melihat Rio berjalan ke arah mereka.


" Iya hati-hati, nanti kalau kak may sudah pulang. Arum antarin oleh-olehnya. " jawab Arum yang menghentikan langkahnya dan melihat sahabnya itu.


oke jawab Arum.


"Arum kakak juga langsung pulang." ucap Maya. ketika Rio mengajak nya pulang.


*********


Ara memandang layar ponsel nya. matanya sudah berkaca-kaca saat. saat melihat wajah Suaminya yang memenuhi layar ponsel nya. terlihat androw tampak begitu lelah.


selama ia sampai di Hongkong, bisa di katakan waktu istirahatnya hanya 4 jam saja. ia sibuk memburu menyelesaikan permasalah di mall nya tersebut.


permasalah yang di timbulkan orang kepercayaan di Hongkong. pria yang bernama Liang cu itu ternyata mengelap hasil pendataan mall tersebut. pajak mall itu sudah tidak di bayar nya selama 3 tahun . uang asuransi Sudah tidak di bayar selama 5 tahun.


pemerintah Hongkong akan menutup mall tersebut bila tidak membayar pajak yang cukup besar. insiden di dalam mall tersebut harus di biayai pribadi oleh Androw. belum lagi permasalahan tersebut melibatkan polis dan hukum. di anggap mall yang dimilikinya tidak sesuai ketentuan sehingga menimbulkan korban. kuasa hukumnya masih sedang mengurus permasalahan tersebut.


" kenapa sayang?


apa ada yang sakit? tanya pria itu saat melihat wajah istrinya. ia baru sempat menghubungi istrinya.


Ara menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


" Ara rindu." ucapnya, tangisnya mulai pecah.


androw benar-benar tidak sanggup melihat istrinya yang terlihat begitu sedih. pria itu berusaha untuk membujuknya. ia melihat pipi istrinya yang semakin gembul. yang terlihat semaki menggemaskan.


" sayang aku mohon jangan menagis lagi. anak kita pasti berfikir bahwa aku sudah jahat kepada ibunya. " ucap pria tersebut membujuk istrinya.


Ara masih terus menagis.


" sayang, kasihan bayi kita. ia disana juga pasti sangat sedih." ucap androw kembali.


sat ini ucapannya mampu membuat istri manjanya Berhenti untuk menangis.


" Bagaimana, apa kah bayi kita nakal sayang." ucap pria tersebut.


Ara menggelengkan kepalanya. " si adek baik banget. mungkin karena maminya sendiri." ucapnya.


"wajah pria itu tampak begitu sendu. aku sangat merindukan mu juga anak kita. aku akan berusaha menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. agar aku bisa kembali ke Indonesia untuk memeluk mu dan mencium baby boy kita. Mana dia, aku ingin mendengar nya sayang." ucap androw.


Ara menempelkan benda tipis itu ke perutnya.


" Hallo sayang Deddy, terimakasih sudah menjadi yang anak yang baik selama Deddy tidak di Indonesia. terimakasih sayang sudah menjaga mami kamu. ucapnya sambil mencium perut Tersebut.


" bagaimana perkembangan nya sayang. tanya androw. saat ia sudah menatap wajah istrinya.


" sudah terasa geraknya mas ." Ucap Ara yang tampak begitu antusias.


Androw Tampak begitu senang saat mendengar ucapan istrinya. "Aku ingin sekali merasakan gerakannya." ucap androw


Ara Tersenyum. " Cepat pulang sayang." ucapnya


" mendengar kamu mengatakan sayang ke pada ku, aku sungguh tidak tahan menahan rindu di sini. " ucap pria itu dengan tatapan meseumnya. sehingga Ara tertawa di buatnya.


Ara tertawa melihat suaminya.


sayang, tidurlah lagi. tidak baik kalau kamu bergadang kasihan anak kita. aku akan menemani kamu tidak. ucap androw saat ia menyadari bahwa sudah cukup lama ia berbicara dengan istrinya.


Ara meletakkan ponsel di sebelah nya, dan diberi penyangga di belakang ponsel tersebut agar ponsel tersebut bisa berdiri. ia kemudian memilih tidur menyamping sehingga ia berhadapan dengan wajah ganteng suaminya. Ara memajukan bibirnya, androw juga melakukan hal yang sama. mereka saling bercumbu walaupun jarak jauh. androw melihat istrinya yang sudah terlelap. ia kemudian mengambil kembali laptop nya. dan melanjutkan menjelaskan pekerjaan nya.


******


like, komen dan vote nya ya reader.


terimakasih atas dukungan nya.

__ADS_1


😊😊😊🙏🙏🙏


__ADS_2