
Arumi langsung mandi dan bersiap-siap menunggu Ardi. Arum memakai baju casual berwarna kuning kunyit dan celana hitam dan memakai fasminah hitam. Terlihat sangat cantik. Arum yang memakai makeup natural dengan lipstik berwarna pick. Arum memasak nasi goreng goreng 2 porsi. Tak lama terdengar suara mobil Ardi berhenti di depan kos Arum. Arum keluar melihat Ardi yang sudah menuju kamarnya.
“Udah siap?” Tanya Ardi saat di lihatnya Arum yang sudah tampak cantik.
“Sudah. Aku udah masak nasi goreng untuk kamu.” Ucap gadis tersebut.
“Oh ya.” Ardi membesarkan matanya.
“Iya, kita sarapan dulu ya.” Jalan sambil masuk ke kamar Arum. Arum membuat 2 cangkir capuccino.
“Ardi mulai makan nasi gorengnya. Ini enak sekali.” Puji Ardi
“Ini nasi goreng ala chef Arumi.” Arum memamerkan hasil masakannya. Sambil tersenyum lebar melihat kan gigi putih nya yang tersusun rapi.
“Aku bisa datang tiap hari.” Ucap Ardi yang mengunyah pelan nasi goreng di mulutnya.
“Kenapa tanya Arum.” Tanya gadis tersebut.
“Untuk sarapan.” Ardi menjawab dengan santainya.
“Boleh. Satu bulan 1 juta.” Sambil tertawa “Di dunia ini gak ada yang gratis kawan.” Balas Arum sambil tertawa
“Pintar kamu cari duit. Jangan kan 1 juta, 95 % dari penghasilan aku. Akan aku kasihkan semua nya untuk kamu. Asalkan?” Kalimat itu terputus
“Asalkan apa?” Tanya gadis itu pemasaran
“Asalkan kamu masak untuk aku mulai dari sarapan hingga makan malam dan kemudian kamu ngantar aku ke teras sebelum berangkat kerja. Buka aku pintu di saat aku pulang.” Sambil mengedipkan matanya dan senyum yang lebar
“Itu istri namanya.” Arum memanjangkan bibir mungilnya.
“Kalau kamu mau aku gak nolak,” balas Ardi.
“Gimana kabar pacar kamu,” tanya Ardi.
“Pacar?”
__ADS_1
“Iya pacar kamu yang gak pernah alpa mengunjungi kamu.” Sebenarnya Ardi merasa sangat kesal. Di saat dia tau Androw datang setiap hari. Tapi karena tugas kuliah yang teramat banyak dan di tambah laporan yang harus tulis tangan membuat Ardi harus mengurungi niat nya untuk datang ke kos Arumi.
“Udah pulang ke negaranya.” ucap Arum sambil mengunyah nasi goreng nya.
“Alhamdulillah. Syukurlah kalau begitu.” Terlihat kelegaan di wajah tampan Ardi saat Ia mendengar Androw yang sudah tidak lagi di Indonesia.
“Jangan senang dulu. Dia masih sering hubungi aku,” ucap Arum sambil tersenyum.
Ia tidak ada puasnya menjahili sahabnya nya itu.
“Apa??? Jangan kamu balas ? Jangan buat yang macam-macam.” ucap Ardi, tampak bahwa ia sedang marah.
" Udah ayo, Ucap Ardi saat Ia sudah selesai sarapan.
Arum duduk di sebelah kursi kemudi Ardi.
" Langsung ke dealer motor gak?" ucap Ardi ketika gadis itu memakai seatbelt didadanya.
" Iya Di, ini hari saptu kalau lambat takutnya dealer nya buka cuma sampai jam 1. Minggu libur," ucap Arum.
" Arum tau kos-kosan Arum itu tergolong bebas. Arum ada rencana untuk pindah. Arum berharap bisa pindah ke rumah sendiri, dan Arum bisa jemput adik-adik serta ibu," ucap nya kemudian.
" Aku berharap secepatnya kamu pindah dari sana, aku bakal bantu semuanya. ucap Ardi.
Mobil Ardi sampai ke dealer sepeda motor.
" Ayo pilih kamu suka yang mana," ucal Ardi Ketika mereka berkeliling melihat motor yang ada di dealer tersebut.
" Arum mau yang ini aja," Ucap nya sambil melihat motor tersebut.
Arum mau motor ini aja, ucapnya saat melihat motor matic Honda Scoopy berwarna biru.
Karena ini hari sabtu mereka gak bisa narik uang ATM dalam jumlah yang besar. Namun dealer tersebut menerima pembayaran langsung dari rekening. Ardi meminta kepada kasir deler motor tersebut untuk menarik 10 juta dari rekening Arumi, sisanya Ardi langsung bayar kes. Jelas aja Arum langsung kaget dengarnya.
“Di,. Uang Arum cukup kok. Kamu gak usah tambah.”
__ADS_1
“Gak usah protes.” Balas Ardi.
Akhirnya Arum diam. Arum memilih motor metik honda scoopy berwarna biru. Motor tersebut akan di antar sekitar jam 2.
“Kita makan dulu ya.” Pinta Ardi.
“Oke aku baru siap gajian dan kamu tau kalau gaji aku itu sangat besar. Jadi aku akan mentraktir kamu.” Ucap gadis tersebut penuh semangat.
“Gak ada doa nolak reski. Dengan berat hati aku terima teraktiran kamu.”😆
Mereka makan kali ini gak di rumah makan padang tapi di warung ikan bakar. Setelah selesai makan, Ardi ngajak Arum untuk beli helm yang cantik. Biasanya helm dari dealer itu gak ada yang bagus. Arum memilih helm yang modelnya sangat cantik untuk cewek. Mereka kembali pulang untuk menunggu motor Arum datang.
“Ardi makasih ya.”
“Untuk apa?”
“Untuk semua bantuan kamu. Dan tambahan dananya. Di sini cuman kamu satu-satunya orang yang bisa Arum repotkan.” Sambil tersenyum lebar. 😂
“Iya tau.” Balas Ardi 😭
*****
Arum dan Ardi menunggu pengantar motor Arum di kos. Sesuai janji, jam 2 motornya sudah sampai di kos Arum setelah supir menurunkan motor dari mobil pick up nya. Supir tersebut pergi.
Ardi mengambil helm yang disimpannya di dalam mobilnya dan memakainya. “Udah ayo, Aku mau coba motor baru kamu.” Ucapnya.
Arum tersenyum dengan lebarnya, sambil memakai helm. Ia duduk di atas motor tersebut dan menyalakan stater.
“Ayo, kita jalan,” Arum membonceng Ardi.
Mereka berkeliling-keling tidak jauh dari kos Arum sudah puas dengan jalan-jalan akhirnya mereka pulang.
Seperti ini lah gambaran penampilan Arumi dengan memakai baju casual.
__ADS_1