Kisah Dokter Arumi

Kisah Dokter Arumi
episode 187


__ADS_3

setelah melihat kondisi may Sarah Rio pergi menuju gudang yang di gunakan untuk menahan Gery dan dori.


ia membuka pintu tersebut. mata Geri yang tertutup dan kini terbuka saat ia menangkap cahaya. ia mengangkat wajah nya dan melihat rio berdiri di depan nya.


ia menelan air ludahnya yang begitu kering.


selama ia di tawan di dalam ruangan sempit tersebut, ia tidak di beri makan atau pun air minum. ia benar-benar merasa sangat haus.


siapa yang bayar lu. ucap Rio. yang sudah mengepalkan tangannya.


Geri hanya diam.


satu pukulan mendarat dirahangnya darah segar keluar dari mulutnya.


yang di harapkan nya saat ini, ia bisa mati.


lu dengar gue, tanya Rio dengan suara yg begitu kuat sehingga memekakkan telinga.


ia memukul bagian mata Geri.


namun pria berambut sebahu itu tetap tidak membuka mulutnya.


gua harap lu mau berbaik hati untuk membunuh gua Yo. hanya kalimat itu yang keluar dari mulutnya. suara yang sudah begitu lemah.


lu kira seenak itu untuk lu bisa mati.


Rio mendekati Geri. ia memegang jari-jari tangan Geri. ia mengangkat jari telunjuk pria tersebut. gua lihat berapa lama lu bisa bertahan.


prak.


suara jari Geri yang di patahkan nya. bersamaan dengan suara teriakan kesakitan keluar dari mulut Geri. ia kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.


rekannya yang menjaga ruangan itu kembali mengunci ruangan itu.


rio masuk ke ruang yang di sebelahnya setelah membuka gembok yang tersangkut di pintu.


ia melihat kondisi pria yang duduk kursi tersebut. begitu sangat memprihatinkan.


kondisi dori tidak jauh berbeda dengan Gery.


pria berambut cepak tersebut duduk di kursi dengan tangan dan kakinya terikat.


tubuhnya nya yang tinggi dan tegap kini duduk dengan sangat lemah.


ia mengangkat kepalanya saat ia . melihat Rio. siapa yang memerintahkan lu.


tanyanya.


dori tidak menjawab nya. ia diam dengan wajah yang menunduk


Rio menendang dadanya namun tidak membuat pria itu bersuara.


saat ia mengambil pekerjaan ini. maka adik perempuan nya yang masih duduk di kelas 1 SMA dan juga ibu kandung nya. di jadi kan jaminan tutup mulut nya apa bila misi ini gagal. sebagai balasan dari tutup mulutnya, keluarganya akan di beri Ken kehidupan yang layak. baik saat ia di penjara atau kalau dia mati.


lu, bisa ngomong gak. bentak Rio yang menendang pria tersebut.


gua akan lihat seperti apa kalian akan bertahan tanpa berbicara ucapnya meninggalkan ruangan tersebut. setelah beberapa memberikan pukulan di wajah dori.


ia kemudian Kembali ke rumah sakit.


melihat kondisi may Sarah.


*******


bagaimana, apa sudah tau siapa pelakunya?


tanya habibi. saat ia sudah berada di depan kamar rawat istrinya.


belum pak. ucapnya, namun kami masih berusaha untuk mencongkel informasi nya.


ucapnya Rio.


aku akan menemui mereka besok. ucapnya.


Rio mengangukan kepalanya.

__ADS_1


ia kembali masuk ke ruang rawat istrinya.


mas, Arum mau pulang.


Arum gak apa-apa. kenapa harus di rawat gini sih. omel istrinya.


kita lihat sampi besok ya sayang. kalau memang gak ada apa-apa. besok


adek pulang. bujuknya


mas, Arum mau lihat kondisi kak may.


tunggu ya mas pangil perawat. ucapnya mengingat ruangan may Sarah yg ada di lantai 3.


Kenapa pangil perawat sih mas, tanya istrinya.


biar bawak kursi roda ke sini. jawab habibi


mas, Arum bisa jalan. rengek istrinya yang tidak di hiraukan nya.


kalau gak mau pakai kursi roda. gak usah lihat may sarah. mendengar ucapan suaminya. membuat Arum memilih untuk pasrah.


kursi roda yang di dorong oleh seorang perawat tersebut berhenti di depan ruangan kelas 1. ruangan yang di isi satu pasien tersebut. begitu ia sampai di ruangan may sarah. ia melihat Heri yang berada di sana.


kak may, ucapnya.


may Sarah melihat Arum yang sedang duduk di kursi roda tersebut, tampak begitu panik. bagaimana kondisi ibuk tanya nya.


Arum baik-baik aja kak. jawab nya.


may seakan tidak percaya mendengar ucapan Arum.


Arum memajukan bibirnya. Arum baik kak


Arum bisa jalan dan kalau seandainya di seluruh lari aja Arum sangup


ucapnya. sambil memandang kesal ke arah suami nya.


heri yang melihat nya Tampak menahan ketawanya. ia menangkup rapat bibir atas dan bibir bawahnya agar ia tidak tertawa.


kemudian ia menjawab nyeri.


ucapnya.


setelah mengobrol dan melihat kondisi may Sarah. habibi meminta istrinya untuk kembali ke kamar. untuk beristirahat.


*****


Arum mendengar pembicaraan suaminya bersama dengan Rio dan juga Heri. ia mendengar, bahwa suaminya meminta untuk bertemu dengan kedua orang tersebut. setelah mengantar kan istrinya pulang.


Arum ikut ya mas. ucap nya sambil berdiri di samping suaminya.


mereka terkejut saat melihat Arum yang sudah berdiri di sebelah suaminya.


dan mendengarkan pembicaraan mereka.


gak usah ikut, adek di rumah aja. bujuk habibi.


Rio dan Heri berhap Arum tidak ikut.


pokonya Arum mau ikut. ucapnya sambil memegang lengan suaminya. ya mas Arum ikut.


gak usah ya sayang. adek tunggu mas di rumah aja. mas cuman sebentar.


ucapnya.


gak mau. Arum mau ikut ya sayang.


dengan senyum yang begitu manis dan begitu imutnya.


ini pertama kali ia mendengar istrinya memanggil nya sayang.


ia begitu senang. dengan cepat ia mengizinkan istrinya untuk ikut.


Rio dan Heri saling memandang satu sama lain. dasar si bos bucin guman Rio dalam hati.

__ADS_1


**


mereka sudah sampai di gudang tersebut.


Rio membuka pintu kamar yang di gembok.


bau aroma yang busuk, begitu tercium di Indra penciuman mereka ketika pintu itu terbuka. habibi langsung menutup mata istrinya Ketika ia melihat dua pria yang duduk di kursi. yang tampak begitu menyedihkan. rambut Gery yang panjang menutupi wajahnya.


ia ingin membawa istrinya dari sana, ia tidak menyangka kalau kondisi kedua orang itu seperti apa yang di lihatnya sekarang.


namun istrinya menolak, Arum melepaskan tangan suaminya yang menutupi matanya. saat ia melihat kedua orang itu. ia sungguh tidak tega melihat nya.


mas, bawak mereka ke rumah sakit ucap Arum. Geri dan juga dori yang mendengar kan apa yang di katakan wanita yang ada di depan nya.


Gery berusaha untuk membuka matanya yang sudah bengkak. matanya hanya bisa terbuka sedikit. wajah yang tampan, kini sudah tidak terlihat lagi. wajah nya penuh memar.


dori membuka matanya dan berusaha melihat sosok cantik yang ada di depan nya.


Arum berjalan mendekat ke arah Gery saat dilihatnya jari tangan Geri yang membengkak dan membiru.


Arum memandang Rio.


mas patahin ya jarinya.


Rio hanya diam tanpa menjawab.


bawak mereka ke rumah sakit, beri perawatan yang semestinya. dan kemudian serahkan ke polisi.


air mata Geri menetes saat ini.


penjara adalah surga baginya. tidak ada tempat yang paling baik dari pada penjara.


dan orang yang akan di bunuhnya ternyata, ia lah yang dengan iklas membantu nya.


habibi hanya diam saat melihat kedua orang tersebut. ia sudah tidak mampu mengatakan apa-apa. ia ingin sekali membawa istrinya untuk meninggalkan ruangan tersebut. bau amis dari ruangan itu membuat perut nya merasa mual.


arum dan habibi, berjalan hendak meninggalkan ruangan tersebut. namun suara Gery menghentikan langkah kaki mereka.


terimakasih, saat saya sudah keluar dari penjara. saya janji akan membalas jasa kamu.


ucap Gery.


Arum Memandang Gery.


ia tersenyum kepada pria tersebut. mas gak perlu membalas apa-apa. ucapnya.


mas cukup bertobat aja. itu sudah sangat cukup. air mata Gery menetes begitu saja.


terimakasih suara itu terdengar dari dori. pria itu tidak pernah mengeluarkan suaranya bahkan saat ia di pukul berulang kali. namun ia tetap tidak mengeluarkan suara. namun ini merupakan kalimat pertama yang di keluarkan nya.


Arum mengangukan kepalanya. iya mas


jawab nya kemudian meninggalkan ruangan tersebut.


Rio dan Heri mengikuti mereka dari belakang.


bagaimana mungkin kita melepaskan mereka. ucap Rio.


Arum memandang pria bertubuh tinggi tersebut. mereka tidak akan berbicara mas, Sampai mereka mati. mereka hanya orang suruhan. mereka memiliki perjanjian dengan orang yang membayar nya. sehingga mereka lebih baik mati dari pada orang yang di sayanginya harus di habisi, saat ini keluarga mereka sudah menjadi jaminan nya.


mendengar apa yang di katakan Arum. mata Heri dan Rio terbuka lebar. bagaimana Arum bisa mengetahui hal tersebut.


kita akan mencari tau sendiri.


arum akan kenalkan mas Rio dengan teman Arum. ia seorang ditektif


ucapnya.


*********


like komen nya ya.


jangan lupa vole nya


di Aisah jodoh ku author akan up malam . untuk takdir dan cinta nafisa Mohon tunggu up nya.

__ADS_1


terimakasih.


__ADS_2