
Tadi katanya ada yang mau di bahas. Arum mengingatkan tujuan awal mereka yang terlupakan setelah mereka menghabiskan makanannya.
“Oh iya. Abang lupa. Jadi gini. Kita dapat tawaran main film dari seorang produser. Filmnya film layar lebar. Kita mau dijadikan pemeran utama. Kita semua ikut serta dalam film tersebut. Juga ada beberapa artis papan atas juga.
Mata Naura melotot mendengar penjelasan Doni. Arum Tampak terkejut.
“Apa kita setenar itu.” Tanya Arum.
“Sepertinya lebih tenar dari artis yang lagi naik daun.” Balas Ari.
“Kemarin produsernya udah nelpon aku. Dia minta waktu untuk ketemu,” jelas Sarah.
“Kalau untuk film FTV Arum mau tapi ini filem layar lebar sedangkan kita gak ada yang pernah jadi bintang film.”
“Ya bagus dong kalau film layar lebar. Artis yang udah tenar aja belum tentu dapat main di film layar lebar.” Doni tampak sangat antusias.
“Honornya gede,” kata Ari.
Arum diam begitu juga dengan Ardi.
“Masalahnya kalau akting kita jelek, produser film tersebut pasti rugi. Bisa aja mereka nuntut kita." Kata Arum.
__ADS_1
“Produsernya sudah mengirimkan skanario film tersebut untuk kita pelajari. Ini film laga, romantis dan lucu juga. Dalam film tersebut, kita yang berstatus mahasiswa yang sedang berlibur ke salah satu pulau yang ada di Bali. Di pulau tersebut ada vila milik orang tua Ardi. Sedang asyik-asiknya berlibur di pulau tersebut, kita malah nyasar di gudang sabu milik bandar narkoba. Kita kejebak di pulau tersebut dan diburu para mafia. Teman- teman kita beberapa orang tertangkap, kita lebih memilih menyelamatkan teman-teman kita dari pada keluar dari pulau tersebut disaat kita dapat kesempatan untuk meninggalkan pulau. Disaat kita sudah berhasil keluar dari pulau tersebut, kita tetap di kejar-kejar mafia saat kita sudah ada di Jakarta. Diantara kita yang jago bela diri Arum, Ardi dan ada satu orang lagi artis muda yang jago bela diri. Arum anak seorang tentara dan sang ayah mendidik Arum secara militer Arum memang mahir bela diri dan menembak bahkan ia penembakan jitu. Arum juga memiliki senjata api yang sudah legal.” Jelas Ari.
“Ardi anak pengusaha kaya sedangkan kami teman-teman dekat kalian di kampus. Dalam film itu, gua pacarnya Sarah,” kata Ari sambil melirik ke Sarah dengan senyum mengembang diwajah dan menaik-naikkan alisnya. “Ara pribadi yang pendiam gak banyak ngomong dan paling alim. Tapi kalau sekali ngomong, gak ada yang berani membantahnya. Ari yang diam-diam suka sama Ara. Namun Ara malah suka sama artis yang bakalan jadi teman main kita. Ardi, yang tipe cowok yang cool dan menyukai Arumi. Namun ia gak pernah mengatakan perasaannya karena takut akan merusak persahabatannya yang sudah terjalin sejak SMP. Ia salah satu atlet taekwondo. Arum cewek yang pintar, yang memiliki analisa yang tajam dan mantap menyusun strategi yang sebenarnya juga suka dengan Ardi. Namun gak berani ke PD an mengingat Ardi sahabat nya.” Sambung Ari menjelaskan.
“Terus letak romantis nya di mana?” Tanya Ardi.
“Romantisnya ya di mana elu ngejar-ngejar Arumi.”
“Gak bisa, di situ aku gak usah ngejar Arum. Tapi jadi suami Arum.”
“Umur kita muda semua woy. Mana mungkin lu udah nikah sama Arum.” Doni mulai kesal dengan pertanyaan Ardi.
“Kalau seandainya aku dan Ardi gak ikut, apa kalian tetap di pakai dalam pembuatan film tersebut?” Tanya Arum.
“Aku dah menghayal main di film tersebut, walaupun jadi pacar Doni.” Kata Sarah.
“Ara gimana? tanya Ari.
“Kalau semuanya ikut main. Ara juga main.”
“Abang dah bayangin honornya. Bisa untuk biaya sekolah Adek-adek dan kuliah Abang.” Kata Ari penuh semangat.
__ADS_1
“Apa gak ganggu kuliah kita?” Tanya Arum.
“Kita syuting di Bali hanya 3 hari dan selebihnya di Jakarta. Jadwal syuting mereka menyesuaikan dengan jadwal kuliah kita.” Jelas Doni.
Doni, walaupun gak ganteng namun wajah cowok tersebut sangat manis dan dia tipe humoris. Tubuhnya juga tinggi dan Tampak berisi. Ari cukup ganteng, pria kurus tinggi tersebut memiliki kulit yang putih. Hanya saja ditolak cewek karena gak punya motor.
“Kita pikir-pikir dulu ya.” Arum gak tega saat melihat wajah yang tampak berharap tersebut.
Setelah makan mereka kembali ke kampus.
**********
setelah menyelesaikan kuliah Arum keluar dari kelas jam 4 sore. Arum berjalan dengan Naura.
“Ra, bentar ya aku mau nelpon.”
“Iya Rum.”
********
untuk pertama kalinya author galau nih reader. kira - kira author ambil atau gak ya. tawaran syuting nya.
__ADS_1
kasih komen ya reader.