
kelima pria itu kembali ke kamar pasien dengan membawa kantong plastik berisi pesanan untuk orang sepesial mereka.
Ardi memberikan pesanan Aisah. Aisah kemudian membuka bungkusan tersebut
" Abang mau makan lagi gak?" tanya nya.
" Abang udah kenyang," jawab Ardi.
" Ica kok cuman bang Ardi yang ditawari," ucap Ari.
" Bang Ari kan sudah makan," ucap Aisah.
mereka yang ada di kamar tersebut, tidak mampu menahan tawa mereka.
Ari hanya menelan air ludahnya. Ia tau, melawan gadis tersebut gak akan berakhir dengan kemenangan.
" Sabar," ucap Doni sambil menepuk punggung sahabnya itu.
Ari hanya nyegir.
Ardi duduk di sofa. sedangkan Aisah, Sarah dan juga Ara, mereka duduk di meja makan. menikmati makan siang mereka.
Habibi tampak sibuk mengurus istrinya, menganar ke kamar mandi, memberikan obat. mengupas kan buah. menyuapi istrinya makan sayur pucuk katu yang istrinya tidak mau memakannya, namun wajib di makan demi memperlihatkan asi.
" Mas Arum gak mau sayur ini, Arum gak suka baunya," ucapnya saat sendok yang berisi sayur tersebut mengarah ke mulutnya.
" Gak usah di cium baunya," ucap habibi
" gimana gak dicium, baunya nyengat,"jawab Arum.
"Hidung nya di tutup dek," usul pria tersebut
dengan wajah yang cemberut, bibir yang maju ke depan. Arum memasukan sayur tersebut kedalam mulutnya dengan menutup hidungnya. tampak ia kesulitan untuk menelan sayur tersebut hingga matany berair-air menahan rasa ingin muntah.
namun ia tetap menelan sayur tersebut.
pria itu mengambil kan minum untuk istri nya.
Ia menghentikan memberi sayur itu ke mulut istri nya.
ia kemudian meletakkan mangkok yang berisi sayur ke atas nakas.
" Nanti mas minta obat pelancar asi aja," ucap nya.
Arum mengangukan kepalanya.
Habibi juga belajar mengambil putri nya.
mereka terlihat begini bahagia.
Ardi mengamati dari sofa tempat ia duduk.
Aisah memakan soto daging dengan cukup cepat. setelah ia selesai memakan soto tersebut, Ia duduk di sofa tempat Ardi. seakan ia ingin mengalahkan pandangan pria tersebut.
Gadis yang baru akan tumbuh Remaja
itu duduk di sebelah nya. Aisah tersenyum begitu manisnya, deretan gigi putih nan rapi
terlihat begitu jelas.
" Sudah siap makan soto nya? tanya Ardi.
Aisah mengangukan kepanya.
__ADS_1
Ardi tersenyum melihat nya dan kemudian mengusap puncak kepala gadis tersebut.
" Ica kelas berapa?" tanya Ardi.
Aisah mengangkat jari nya 6. " Tahun ini Ica masuk SMP. ucapnya.
" Belajar yang benar," ucap Ardi sambil mengusap kepala gadis tersebut.
Bang,Ica mau duduk di taman. Abang temani Ica ya ? " ucapnya.
Boleh," Jawab Ardi.
Setelah berpamitan, mereka pergi ke taman rumah sakit. di sini Ardi tidak akan sulit bernafas. Ia merasakan bahwa Ia Sudah bebas bernafas dengan baik. Mungkin hanya gadis kecil di sebelah nya yang tidak ada henti-hentinya berbica tersebut yang memahami perasaan nya.
Di taman rumah sakit ini Ia duduk dengan Aisah, gadis itu tetap manja kepadanya.
Ardi terkadang ikut tertawa saat mendengar gadis itu bercerita.
" Sekolah Ais gimana?" tanya nya
" Baik bang , di sekolah teman-teman sudah ramai yang bawa motor ke sekolah," jawab Aisah.
" Cowok?" tanya Ardi.
" Cewek dan cowok bang, padahal kakinya aja belum sampai bang. terus udah bonceng-bonceng pacar juga," ucap Aisah. gadis itu berbicara dengan bibir yang kecil dan runcing.
" Ardi membulat kan mulutnya," apa iya seperti itu?" tanyanya yang terlihat tidak percaya.
" Iya bang, mereka tu kadang pacaran nya udah seperti film Korea," ucap Aisah.
" Seperti filem Korea gimana?" tanya Ardi.
" ya romantis-romantis gitu, kasih kejutan pacarnya ulang tahun. terus juga di cium di depan umum," jawab aisah.
" Mereka tuh kadang melakukan nya di depan kelas. Ica juga nampak," ucap Aisah.
Wajah Ardi tampak tidak percaya mendengar keterangan gadis tersebut. tapi dia tau gadis itu tidak mungkin berbohong.
" Udah banyak juga yang merokok bang, mereka tuh bilang nya gini.
Ayam berkokok di atas genteng,
kalau lu gak merokok, gak keren. ucap Aisah.
Ardi menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Padahal kalau cewek udah haid itu, Sudah bisa hamil kan bang?" tanya Aisah yang di jawab anggukan dari Ardi.
" Gak takut tuh mereka pacaran?" ucap Aisah.
"Iya bahaya sekali, Ica gak boleh dekat-dekat sama cowok," ucap Ardi penuh penekanan.
" Ica gak ada kok dekat-dekat sama cowok, anak-anak cowok yang ada di sekolah Ica pada gak berani dekatin Ica, soalnya Ica atlet taekwondo," jawab nya
" Pokoknya adek tuh gak boleh dekat-dekat sama cowok," ucap Ardi.
Aisah mengangukan kepalanya.
" Gak boleh dekat-dekat cowok, gak boleh di pegang-pegang cowok," ucapnya yang membuat Aisah mengangukan kepalanya.
" Janji," ucap Ardi.
Aisah mengangkat kelingking nya.
__ADS_1
" Janji, Abang juga harus janji gak bakal dekat sama cewek-cewek," ucap Aisah yang masih mengangkat jari kelingking nya.
Ardi kemudian mengangkat jari kelingking nya. " Iya Abang Jani," ucapnya yang mengaitkan keliling nya.
Aisah tersenyum memandang jawaban pria tersebut.
Ardi mengeluarkan ponsel Dari dalam sakunya. ia membaca pesan masuk dari Doni yang mengajarkan pulang.
Dek, bang Doni udah chat ngajak pulang. ucap Ardi
Aisah kemudian berdiri udah ayo ke kamar.
jawab Aisah.
mereka masuk ke dalam kamar tersebut, Doni, Sarah dan Ari sudah menunggu Ardi.
Ardi berpamitan dengan Habibie dan juga Arumi Iya juga berpamitan dengan Androw.
dan juga Ara.
Aisyah kemudian menyalami tangan arti Abang harus berhati-hati ucapnya.
Ardi tersenyum memandangnya Iya Icha teteh juga belajar yang benar terus ingat nggak boleh dekat-dekat sama cowok ucapnya kepada Aisyah yang Aisyah menjawab dengan anggotanya sip bos ucapnya kemudian..
***
sudah 2 hari Arum di rumah sakit. Besok Ia sudah di perbolehkan untuk pulang. rasanya Ia sudah sangat bosan berada di rumah sakit Anita dan siti selalu menjaga nya.
Ia juga harus menikmati ramuan tradisional yang setiap hari di persiapkan sang ibu. air perasan daun pepaya yang di yakini bisa untuk mengembalikan kebugaran tubuh dan tidak menjaga daya tahan tubuh lepas melahirkan. Kemudian jamu kunyit asam, yang di percaya mampu menyembuhkan luka-luka di dalam selepas melahirkan, kunyit asam juga sangat bagus untuk mengembalikan bentuk tubuh ke semua. kemudian jamu beras kencur, dan rebusan temukuci dan daun sirih.
selama Ia di rumah sakit, begitu banyak yang datang ke rumah sakit tersebut untuk melihatnya. dan pada umumnya orang-orang terdekat saja di beri izin.
Anita berjalan ke pintu untuk membuka pintu. ketika Ia mendengar suara ketukan dari luar. Ia melihat seorang wanita cantik yang berdiri di depan pintu.
" Lely ," ucap Anita.
Lely menyalami tangan Anita dan kemudian mencium punggung tangan wanita tersebut.
"maaf Tante Ly baru bisa datang," ucapnya.
" Iya lagi nggak apa, Ly sama siapa ke sini," ucap Anita sambil memandang ke arah belakang.
" Ly sendiri tante," jawab Lely.
Anita kemudian menyuruh Lely untuk masuk.
"Wahyudi mana,? tanya Anita saat ia melihat pengantin baru itu datang sendiri.
" Leli tersenyum Mas Wahyudi lagi sibuk tante dia ada praktek," ucap Lely.
Anita membulatkan bibirnya oh ucapnya.
" Nanti mas Wahyudi akan datang ke sini Jadwal praktek kami gak sama," ucap Lely yang berusaha menjelaskan saat di lihatnya, Anita seperti sedang membaca kondisi.
Anita kemudian mengangukan kepalanya.
*****
like komen dan votenya ya.
Aisah dan Ardi ada novel nya.
" Aisah jodoh ku"
__ADS_1
sudah up 47 episode.