Misteri Jodoh (Janda Tapi Perawan )

Misteri Jodoh (Janda Tapi Perawan )
Mulai sensitif


__ADS_3

Budayakan menghargai karya orang lain dengan memberi like dan jadikan novel ini favorit.😊


"Tapi, wanita ini ngotot ingin berjumpa Bos." Ucap Jef tegas.


"Baiklah saya akan turun." Yasir mematikan panggilan telepon dari Asistennya itu. Dia keluar dari ruang kerjanya dengan sedikit penasaran. Siapa wanita yang ingin bertemu dengannya malam-malam begini.


Sementara di loby Hotel, air liur Jef hampir menetes memandangi cantiknya wanita yang sedang duduk di sofa yang berada di ruang tunggu tersebut. Penampilan wanita itu Dimata Jef sangat luar biasa. Pakaian yang dikenakan wanita itu sangat elegant dan terkesan sopan. Rambut model babydool tersisir rapi, make up yang minimalis menambah daya tarik wanita yang dipandanginya dari tadi. Wanita ini benar-benar seleranya.


Dia merasa tenggorokannya kering, karena pesona wanita yang dihadapannya, membuat cairan di dalam tubuhnya menguap ke udara. Dia berjalan menuju dispenser juice yang ada di dekat receptions. Dia menekan kran dispenser juice tersebut. Dia pun meneguk gelas yang berisi juice semangka itu sekali tegukan.


Yasir mendekati Rili yang masih tertidur lelap di ranjang. "Kamu pasti kecapekan ya sayang, sampai belum habis magrib sudah tertidur pulas." Ucap Yasir, Dia membelai puncak kepala Rili dan mencium keningnya.

__ADS_1


Saat Yasir mencium puncak kepalanya, Rili sebenarnya terbangun. Tapi, karena memang masih ada rasa ngantuk. Jadi Dia tidak membuka matanya. Dia berfikir Yasir tidak akan keluar kamar. Tapi, Rili mendengar suara pintu kamar dibuka. Dia melihat bayangan Yasir yang keluar kamar.


"Abang Yasir mau kemana ya? sampai meninggalkanku disini." Gumam Rili dalam hati. Dia bangkit dari tempat tidur, berjalan lemas menuju kamar mandi. Dia mencuci mukanya. Setelah mencuci muka, Rili mengganti pakaiannya, kemudian memoles wajahnya dengan make-up minimalis.


Rili keluar kamar dan memasuki lift khusus. Dia akan mencari keberadaan suaminya itu di lantai bawah.


Di ruang tunggu wanita yang sangat dikagumi Asisten Jef itu langsung berlari ke arah Yasir yang baru keluar dari lift. Kedua bola mata Jef mengikuti pergerakan wanita yang membuatnya terpesona itu.


Kedua bola matanya hampir keluar, disaat Dia melihat wanita itu langsung memeluk Yasir dengan sangat erat.


Rili diam mematung di tempat dengan mata berkaca-kaca, disaat Dia baru keluar dari lift. Melihat pinggang Yasir dipeluk erat seorang wanita. Rili tidak melihat wajah wanita itu, karena saat itu posisinya membelakangi Rili.

__ADS_1


Rili berjalan ke arah Jef, yang juga masih mematung di dekat dispenser yang terdapat di dekat receptionis.


"Abang Yasir sama siapa itu?" tanya Rili dengan sendunya. Jef tersadar setelah mendengar suara istri Bos nya itu.


"Eehh Kak Rili, sudah lama disini?" tanya Jef dengan sedikit linglung. Dia masih syok, wanita yang membuatnya terhipnotis, sikapnya begitu manja dengan Bos nya. Dia belum pernah melihat wanita itu sebelumnya.


"A..ku, tidak tahu Kak. Aku aja baru lihat itu cewek. Sungguh cantik sekali." Ucapnya dengan berdecak kagum.


"Dari penampilannya sih memang cantik, tidak seperti kakak mu ini udik." Ucap Rili dengan mata berkaca-kaca. Sungguh Dia sangat sedih melihat Yasir bersama dengan seorang wanita, duduk santai menikmati angin malam di tepi pantai. Dia tidak mengenali wanita itu dari jauh. Karena sekarangpun wanita itu duduk membelakangi Rili. Yasir dan wanita itu nampak serius, mereka sedang membicarakan sesuatu. Rili bisa melihat, wanita itu dengan manjanya memukul-mukul lengan Yasir.


Rili pun meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


TBC


Terimakasih saya ucapkan yang sudah memberi dukungannya kepada Novel ini dengan like, coment dan votenya.


__ADS_2