VINDICTA ( BALAS DENDAM )

VINDICTA ( BALAS DENDAM )
Penyerangan terhadap Gavlin


__ADS_3

Mobil Malik berhenti di halaman rumah pak Sarono, Mesin mobil dimatikan, Malik lalu turun dan keluar dari dalam mobilnya. Sesaat kemudian, datang satu mobil dan berhenti persis di belakang mobil Malik.


Dari mobil, keluar enam orang yang berbadan kekar dan berjalan mendekati Malik yang berdiri disamping mobilnya.


"Sekarang, Kalian mulai berjaga jaga di sini, bagi tugas saja, untuk menjaga sekitar rumah ini." Ujar Malik, kepada teman teman anggota gank mafianya.


"Okay." Jawab salah seorang anggota gank.


Lalu, orang tersebut membagi tugas , dua orang berdiri di depan teras rumah pak Sarono, Dua lagi menjaga di samping kanan rumah pak Sarono, lalu, satu orang berjaga di samping kiri rumah. Sementara orang yang membagi tugas menjaga di bagian belakang rumah tersebut.


Malik lantas berjalan masuk ke dalam rumah, sebelum masuk, dia memencet bel pintu terlebih dulu, Asisten rumah tangga pak Sarono membukakan pintu.


"Saya mau nemui Gavlin dan Indri." ujar Malik.


"Silahkan masuk, mereka ada di kamar." Ujar Asisten rumah tangga pada Malik.


Dia membiarkan Malik masuk, karena sudah mengenal dan pernah melihat Malik sebelumnya, karena itu Dia tak curiga pada Malik.


Malik lalu berjalan masuk ke dalam rumah, Asisten rumah tangga lantas segera menutup pintu rumah kembali. lalu, Dia bergegas jalan ke dapur, sementara Malik, berjalan menuju kamar Indri.


Malik berdiri di depan pintu kamar, Dia mengetuk pintu, dan menunggu. Beberapa saat kemudian, Gavlin membukakan pintu kamar.


"Kamu, Lik." Ujar Gavlin.


"Ya, Vlin." Ujar Malik.


Gavlin lantas keluar dari dalam kamar dan menutup pintunya, Dia menatap wajah Malik yang berdiri dihadapannya.


"Ada kabar apa, Lik? Apa kamu udah menemukan Bellamy?" ujar Gavlin, bertanya pada Malik.


"Belum, Vlin. Aku dan teman teman sedang melacak keberadaan si Bellamy itu." ujar Malik.


"Oh, Aku kira mau ngasih tau, kalo kamu udah menemukannya, Aku sudah gak sabar ingin bertemu dan menghajar Bellamy, karena telah membuat Indri terluka dan tak sadarkan diri." ujar Gavlin, menahan geram dan marahnya.


"Aku ke sini karena ditugaskan Bos untuk membawa beberapa anggota gank kita, buat berjaga jaga di sini." Ujar Malik.


"Bos berfikir, kamu dan Indri serta Bapaknya harus di lindungi, Si Bos yakin, Bellamy pasti menyuruh anak buahnya datang ke sini untuk menyerang kamu." Ujar Malik, menjelaskan pada Gavlin.


"Jika gak ada yang menjaga, kamu pastinya akan kerepotan melindungi Indri dan juga Pak Sarono, jika anak buah Bellamy datang menyerangmu ke sini." Ungkap Malik, memberi penjelasan dengan wajahnya yang serius pada Gavlin.

__ADS_1


"Ya, Pak Aamauri benar, Lik." ujar Gavlin.


"Kita sebaiknya ngobrol di ruang tamu saja Vlin, biar lebih santai." ujar Malik.


"Ya, Ayo." Ujar Gavlin.


Lalu, mereka berdua pun berjalan menuju ke ruang tamu rumah pak Sarono. Meninggalkan Indri sendirian di dalam kamarnya.


Di halaman rumah, Dua rekan Malik tampak sudah berjaga jaga di depan rumah pak Sarono. Tiba tiba saja, datang dua unit mobil masuk ke halaman rumah pak Sarono.


Kedua rekan Malik melihat 12 orang keluar dari dalam mobil, dengan Andrei yang memimpinnya.


Kedua rekan Malik bersiap siaga, melihat 12 orang itu memegang senjata tajam ditangannya masing masing.


"Kita di seraaang!!" Teriak seorang rekan Malik.


Mendengar teriakan itu, ke empat rekannya yang berjaga di samping kiri dan kanan rumah serta belakang rumah segera berlari ke halaman rumah pak Sarono, Mereka berkumpul di depan rumah, bersiap siaga untuk menghadang serangan dari Andrei dan kelompoknya.


"Serang mereka !!" Teriak Andrei, memberi perintah.


Ke sebelas orang itu pun langsung berlari menyerang ke enam rekan Malik, Rekan rekan Malik pun melawan, mereka cepat mengambil pisau masing masing dari balik bajunya, dan juga menyerang. Perkelahian terjadi antara rekan gank mafia Malik dan juga anggota Andrei yang menjadi anak buahnya Bellamy.


Pertarungan yang terlihat kurang seimbang, enam melawan sebelas orang, namun, ke enam rekan Malik tak gentar, mereka dengan tangguh dan gagah berani memberi perlawanan dari serangan anggota gank Bellamy. Sementara Andrei berdiri diam saja mengamati perkelahian anggota anggota ganknya melawan gank mafia Aamauri.



"Sepertinya teman teman di serang Vlin." Ujar Malik.


"Ayo kita liat!" Ujar Gavlin.


Gavlin cepat berdiri dari duduknya di sofa, dan Dia lalu berlari keluar dari dalam rumahnya, Malik ikut berlari menyusulnya di belakang.


Gavlin keluar dari dalam rumah, Dia berdiri diteras dan melihat perkelahian antara anggota ganknya dan anggota Bellamy, Gavlin geram, melihat salah seorang teman ganknya terluka karena kena sabetan senjata tajam milik anggota gank.


Malik juga keluar dari dalam rumah, Dia berdiri disamping Gavlin dan melihat pertarungan itu, wajah Malik terlihat marah.


"Keparaaat !! Benar kata si Bos, Bellamy menyuruh anak buahnya ke sini menyerangmu!!" Ujar Malik geram dan marah.


Gavlin diam, Dia melihat Andrei yang berdiri di dekat mobil sambil mengamati perkelahian tersebut, Gavlin mengepalkan tangannya dengan kuat, Dia geram melihat Andrei yang berdiri sombong itu.

__ADS_1


"Lik, kami bantu teman teman, Aku akan menghajar pimpinannya itu!!" Ujar Gavlin geram.


"Okay, Vlin!" Ujar Malik.


Malik lalu cepat berlari dan masuk ke dalam medan pertarungan, Malik membantu temannya yang sedang kesusahan karena harus melawan dua orang bersenjata tajam.


Dengan gagahnya Malik menerjang dan menghantam seorang dari anggota gank Bellamy hingga terjajar dan hampir terjatuh ke tanah.


Lalu, bersama temannya, Malik menyerang anggota Bellamy, sementara itu, Gavlin berjalan cepat menghampiri Andrei, wajahnya tampak dingin dan geram, menatap tajam pada Andrei yang tak menyadari kedatangan Gavlin.


Beberapa orang hendak menyerang Gavlin, Gavlin menghindar dan memukul balik orang tersebut hingga terjatuh ke tanah.


Gavlin mengabaikannya, Saat ini Dia lebih focus pada Andrei yang berdiri dengan gaya sombongnya mengamati perkelahian itu.


Gavlin tiba di hadapan Andrei, Andrei kaget melihat Gavlin yang tanpa di sadarinya sudah berdiri di hadapannya.


"Lawan Aku bajingaaan !!" Bentak Gavlin, geram penuh amarah pada Andrei.


"Jangan membentakku kutu busuk!! Kamu pasti Gavlin !! Bagus, Aku akan membunuhmu sekarang!!" Ujar Andrei, tersenyum sinis menatap wajah Gavlin.


Gavlin diam tak menjawab, sikapnya dingin, Dia tersenyum sinis menatap wajah Andrei yang terlihat meremehkan diri Gavlin.


Andrei langsung menyerang Gavlin, Gavlin berhasil menghindari pukulan Andrei, lalu, dengan jurus jurus ilmu bela diri yang dia kuasai, Gavlin memberikan perlawanan.


Perkelahian sengit terjadi antara Gavlin dan Andrei, juga diantara Malik dan teman temannya melawan anggota gank Bellamy.



Dengan tenang Gavlin memberikan perlawanan pada Andrei, Andrei tampak terlihat sangat bernafsu ingin menghabisi Gavlin.



Dia terus berusaha memukul dan menendang Gavlin, berusaha untuk mengalahkan Gavlin, namun, setiap kali Dia memukul, pukulannya selalu bisa di hindari Gavlin, malahan, Dia yang terus menerus terkena hantaman pukulan Gavlin.


Andrei terjajar jajar kebelakang terkena hantaman pukulan Gavlin yang keras dan kuat, Dia sempoyongan dan hampir terjatuh, namun, Andrei berusaha untuk tetap berdiri dan mencoba memberi perlawanan kepada Gavlin.


Tenaganya sudah mulai berkurang, Andrei terlihat sudah lemas, Dia kewalahan melawan Gavlin, yang tidak terlihat kelelahan, seperti Dia melawan dua orang yang kuat dan perkasa. Gavlin tak mudah di jatuhkan, bahkan di kalahkan, sebab, Gavlin mempunyai beberapa macam ilmu bela diri yang Dia pelajari dari beberapa negara.


Sementara itu, tampak Malik bersama rekan rekannya menguasai pertempuran, anggota gank Bellamy kalah, ke sebelas orang itu terkapar di tanah , tak sanggup melawan ke enam anggota gank mafia Aamauri dan juga Malik. Tujuh lawan sebelas, dimenangkan tujuh orang tersebut, anggota gank mafia Aamauri memang terkenal buas dan jago dalam berkelahi, karena itu gank mereka menjadi nomor satu dan paling ditakuti lawan lawannya.

__ADS_1



Sepertinya Bellamy tidak tahu dengan ketangguhan anggota gank mafia Aamauri, atau Dia sudah tahu, tapi meremehkannya dan tak perduli, karena dirinya dirasuki keinginan untuk membalaskan dendam atas kematian Acheel, abangnya yang mati terbunuh saat perkelahian antar gank mafia di restoran jepang kala itu.


__ADS_2