
Bellamy terlihat semakin mengebut mengendarai mobilnya, dari kaca spion mobil, Dia melihat mobil Gavlin di belakang masih saja mengejarnya.
"Siaall !! Ada yang mengikutiku ternyata !!" Ujar Bellamy kesal.
Bellamy menambah kecepatan mobilnya, agar semakin menjauh dari kejaran mobil Gavlin.
Gavlin melihat mobil Bellamy semakin melaju kencang di depannya, Gavlin juga menambah kecepatan mobilnya, Dia berusaha agar bisa menyusul mobil Bellamy dan menghadangnya.
Sementara itu, di halaman rumah, tempat persembunyian Bellamy selama ini, masih terlihat pertarungan antara anak buah Bellamy dan juga anak buah Aamauri serta anak buahnya Pablo.
Aamauri dan Pablo juga turun tangan, mereka ikut berduel melawan anak buah Bellamy.
Bebarapa saat kemudian, Anak buah Aamauri dan juga Pablo berhasil merobohkan para anak buah Bellamy.
Tak ada yang tersisa satu pun dari anak buah Bellamy, semuanya tersungkur jatuh ke tanah, dengan luka luka memar dan berdarah yang cukup parah, akibat terkena hujaman senjata senjata tajam anak buah gank mafia Aamauri dan juga Pablo.
"Ikat mereka, dan jadikan satu semuanya !!" Perintah Aamauri pada Malik.
"Siap Bos !!" Ujar Malik, memberi hormat.
Salah seorang anggota gank mafia Aamauri berlari ke mobil dan mengambil gulungan besar tali tambang. Lalu, Dia segera berlari mendekati Malik.
Sementara anggota gank mafia Aamauri lainnya mengumpulkan para anak buah Bellamy yang terkapar di tanah, dengan bantuan anggota gank mafia Pablo, mereka mengumpulkan anak buah Bellamy menjadi satu.
Sebagian diantara mereka juga memberikan pertolongan pada teman temannya yang mendapatkan luka parah di tubuhnya.
Malik mengambil gulungan tali dari rekan ganknya yang mengambil tali tersebut. Lalu, Malik cepat mengikat seluruh anak buah Bellamy menjadi satu.
Pablo lalu berjalan ke arah bagasi mobilnya, lalu, dari dalam bagasi, Dia mengambil jerigen besar berisi bensin. Pablo memang telah mempersiapkan bensin itu sebelumnya dan membawanya.
Pablo berdiri di hadapan para anak buah Bellamy yang sudah terikat menjadi satu, tubuh mereka terlihat lemas dan sudah tak berdaya.
Pablo dengan wajah bengisnya membuka penutup jerigen besar itu, kemudian Dia mengangkat jerigen besar yang di pegangnya, lalu, Dia menyiramkan bensin yang ada di dalam jerigen besar ke tubuh para anak buah Bellamy.
Aamauri dan Malik hanya berdiri diam mengamati Pablo yang menyiramkan bensin pada anak buah Bellamy yang telah berhasil mereka ringkus itu.
__ADS_1
Para anggota gank mafia Aamauri dan juga Pablo juga berdiri diam mengamati perbuatan Pablo tersebut, wajah wajah mereka terlihat tegang melihat Pablo menyiramkan bensin ke tubuh para anak buah Bellamy yang terikat menjadi satu dengan lainnya itu.
Pablo lalu memberikan jerigen besar di tangannya pada salah seorang anak buahnya yang berdiri di dekatnya.
"Siram rumah itu, lalu bakar, jangan sampai ada yang tersisa." Ujar Pablo, memberi perintah pada anak buahnya.
"Siap, Bos !!" Ujar anak buah Pablo.
Anak buah Pablo mengambil jerigen besar berisi bensin dari tangan Pablo, lalu, Dia segera berlari ke arah rumah, dan langsung menyiramkan bensin ke sekitar rumah tempat persembunyian Bellamy selama ini.
"Sadis juga ternyata pak Pablo ya, Bos." Bisik Malik, berdiri disamping Aamauri.
"Begitulah Pablo, Sejak muda, Dia senang membakar hidup hidup musuh musuhnya. Pablo terkenal dengan sebutan si raja tega dan bertangan besi. Gak akan ada satu pun yang lolos darinya." Ujar Aamauri, menjelaskan pada Malik.
"Pablo tersinggung, karena Bellamy dan anak buahnya sudah menyerang Dia dan kita semua saat di gedung pesta pernikahan Gavlin, karena itu, Pablo sekarang bertindak kejam dan sadis." Jelas Aamauri.
Malik diam mengangguk angguk mengerti dan paham dengan karakter Pablo sebagai pimpinan gank mafia yang juga terkenal dan di takuti seperti Aamauri, bosnya tersebut.
Pablo mengambil korek gas dari kantong celananya, lalu, Dia menyalakan korek gas tersebut, Api mulai menyala.
Pablo lalu melemparkan korek gas ditangannya itu ke arah para anak buah Bellamy yang terikat dan ketakutan.
Dengan seketika, Api dari korek gas menyambar tubuh tubuh mereka yang sudah terguyur bensin, tubuh para anak buah Bellamy langsung terbakar. Mereka berteriak teriak kesakitan meminta pertolongan agar di lepaskan. Pablo membakar mereka semua hidup hidup.
Namun, Pablo tak perduli, dengan sikap dinginnya, Dia berlalu pergi meninggalkan para anak buah Bellamy yang sudah terbakar itu.
Malik memalingkan wajahnya , begitu juga para anggota gank mafia mereka, tak ada yang berani melihat langsung, tubuh tubuh terbakar di lalap api itu.
Di sisi lain, seorang anak buah Pablo yang di tugaskan menyiramkan bensin ke rumah Bellamy sudah selesai menyiram bensinnya.
Lalu, Dengan korek gas di tangannya, Dia juga mulai membakar rumah tersebut, Setelah membakar rumah, Dia bergegas lari menjauh dari rumah yang mulai terbakar.
Api menjalar luas, membakar sekeliling rumah yang sudah di sirami bensin itu. Aamauri dan Malik juga Pablo serta anggota gank mafia mereka diam berdiri memandangi rumah yang terbakar itu.
"Apa yang kita lakukan sekarang, Bos?" tanya Malik pada Aamauri.
__ADS_1
"Sambil menunggu Gavlin balik ke sini, ajak teman temanmu untuk menyusuri sekitar area halaman rumah ini, cari bom bom yang masih tertanam di dalam tanah, agar kita pergi dengan aman nanti." Ujar Aamauri, memberi perintah pada Malik.
"Baik, Bos." Jawab Malik, mengangguk hormat pada Aamauri.
Malik segera berlari mendekati anggota anggota gank mafianya, Mereka berkumpul, Malik memberi tahu, agar mereka mencari bom yang ditanam di tanah, Dengan gerak cepat para anggota berpencar, mereka mulai mencari ranjau bom yang ada di tanah.
Pablo mendekati Aamauri, Dia berdiri di samping Aamauri yang mengamati para anak buahnya mencari bom ranjau di dalam tanah.
"Kira kira, Gavlin bisa mengejar Bellamy tidak ?" tanya Pablo pada Aamauri.
"Aku kenal watak Gavlin, Dia gak akan menyerah dan berhenti, Gavlin pasti terus mengejar dan mencari Bellamy. Dia gak akan berhenti sebelum berhasil menangkap dan menghabisi Bellamy, Kita lihat saja nanti." Ujar Aamauri, memberi penjelasan pada Pablo.
"Aku sebenarnya ingin, Bellamy di bawa ke hadapanku, Karena Aku juga ingin membuat perhitungan dengan Dia. Bellamy sudah lancang berani melawan kita berdua, Dia gak tau siapa kita!" Tegas Pablo geram.
"Aku rasa, Bellamy tau siapa kita, namun, karena dendam dan keinginan membalas atas kematian abangnya si Acheel, Dia di butakan oleh kenyataan, bahwa kita berdua ini jawara diantara semua gank mafia yang ada di negara ini." Jelas Aamauri, dengan wajahnya yang serius.
"Dia mungkin baru menyadarinya, setelah melihat kita datang ke sini mencarinya, karena itu mungkin Dia melarikan diri, takut di bunuh!" Ujar Aamauri, tersenyum sinis.
"Ya, sepertinya begitu. Mudah mudahan saja Gavlin cepat menangkap dan menghabisi si Bellamy itu!" Ujar Pablo, menegaskan pada Aamauri.
"Ya, Aku yakin, Gavlin pasti bisa menangkap Bellamy." Tegas Aamauri, menatap tajam wajah Pablo yang berdiri di sampingnya itu.
Sementara itu, Di jalan raya, Mobil bellamy terus melaju dengan sangat kencangnya, Di belakang, tak jauh dari mobilnya, Mobil Gavlin masih mengejarnya.
Bellamy mulai terlihat gugup dan cemas, karena, Dia melihat dari kaca spion mobilnya, bahwa mobil Gavlin semakin mendekati mobilnya.
Bellamy lantas dengan cepat membelokkan mobilnya di pertigaan jalan, namun naas baginya. Dia tak melihat, jika lampu lalu lintas sedang merah.
Mobil Bellamy melaju cepat, dan menghantam sebuah mobil dari arah lainnya, tabrakan keraspun terjadi. Mobil Bellamy terpental di jalanan , karena mengalami benturan yang sangat keras.
Dari dalam mobilnya, Gavlin melihat mobil Bellamy yang tabrakan itu, Gavlin terus menyetir mobilnya, semakin mendekat kearah mobil Bellamy.
Di dalam mobil, terlihat pelipis Bellamy berdarah, Dia terluka karena kepalanya membentur stir mobil, saat mengalami tabrakan hebat.
Dengan cepat Bellamy melepaskan sabuk pengaman mobilnya, lalu, Dia membuka pintu mobil dan berusaha keluar dari dalam mobilnya yang sudah rusak parah itu. Sementara itu, supir mobil yang menabrak mobil Bellamy terlihat tewas di dalam mobilnya yang mental dan terguling guling di aspal jalan raya tersebut.
__ADS_1
Gavlin menghentikan mobilnya, Dari dalam mobilnya, Gavlin melihat Bellamy keluar dari dalam mobil dengan berjalan merangkak di aspal jalanan, Gavlin tersenyum sinis melihatnya.