AKU YANG DI SIMPAN

AKU YANG DI SIMPAN
BAB 181


__ADS_3

Pagi Roy bangun dengan bersemangat. Ia baru saja ganti oli rutin jadi mungkin karna itu rasanya lebih baik.


"Debora aku jalan dulu ya sayang.. Kamu nanti di antar sama pak Yadi. Aku bawa mobil sendiri.." Pamit Roy pada Debora.


"Ya sayang.." Debora saat ini sedang menikmati susu kehamilannya.


Nur pura pura tak mendengarnya. Padahal ia sangat kepo kenapa Debora tidak ikut Roy ke kantor. Setelah pikir pikir barulah Nur mencoba menghubungi Roy walaupun hanya lewat pesan.


"Roy kenapa Debora gak ikut kamu ke kantor..?" isi pesan Nur pada Roy.


Mungkin berlalu sekitar 30 menit, barulah pesan itu di balas Roy.


"Dia hari ini mau kumpul kumpul sama Rena dan Adel di rumah Hery." Balas Pesan dari Roy.


"Wah.. Kesempatan aku nih..." Nur kegirangan.


"Nanti kamu Roy.. Aku buat jadi raja lagi pasti ketagihan.." Nur sudah menyusun rencana bagus untuknya dan Roy siang ini.


Sampai waktunya Debora berangkat ke rumah Rena dengan semangat. Nur mengintip Debora dari jauh.


"Ayo pak.." Ajak Debora pada sopirnya.


"Yahh cepat pergilah.. Cepat aku juga ke kantor Roy untuk bersenang senang.


Mobil Debora dan Sopirnya sudah menjauh, barulah Nur keluar dari tempatnya.


"Haaahh saatnya beraksi..." Nur menyemprotkan minyak parfum yang baru ia beli.


"Katanya ini bisa buat keinginan seorang laki laki meninggkat.. Hari ini aku coba deh.." Gumamnya dan setelah puas menggunakan minyak parfum itu Nur juga berangkat.

__ADS_1


***


"Hari ini gak ada istri ya.." Ledek Hery pada Roy.


"Heh diam kamu.. Istri istri kalian itu yang ajak ajak istri aku.." Ledek balik Roy pada Hery dan Bisma.


"Tapi gak apa kita kan pulang tinggal makan deh masakan mereka." Sahut Bisma juga.


"Eeemm yang sudah terbiasa ada punya istri.." Hery dan raja ledeknya menganggu Bisma.


"Cihhhh.."


Ketiganya sedang makan siang bersama di ruangan Hery.


"Tuan Roy.. Ada yang cari tuan.." Salah satu pekerja menemui Roy.


"Siapa..?" Roy tak merasa memiliki tamu hari ini.


"Oke.." Roy bangkit dan mengikuti pekerjanya itu


"Itu dia tuan.." Tunjuknya.


"Hai.." Sapa Nur pada Roy.


"Kamu.. Kamu ngapain di sini..?" Roy melirik sekitarnya.


"Aku mau ketemu sama kamu lah.." Nur belagak manja pada Roy.


"Ya udah sana pergi ke ruangan aku.. Tunggu aku di sana jangan ke mana mana lagi dan hati hati takut ada yang liat kamu masuk kantor aku..!" Roy lirik kiri dan kanan takut ada yang mendengar pembicaraan mereka.

__ADS_1


"Oke.." Nur langsung berlalu pergi ke ruangan Roy.


"Astaga dia mau apa lagi siang siang gini..?" Roy bergumam sendiri. Ia kembali menuju ruangan Hery.


"Siapa..?" Hery kepo.


"Aahh bukan siapa siapa. Dia salah orang.. Yang di cari itu Roy bagian ekspedisi.." Bohong Roy pada Hery karna di kantor ini ada tiga yang bernama Roy. Roy Filip ini dan Roy bagian ekspedisi dan juga Roy bagian HRD.


"Ooohhh" Hery langsung percaya saja.


Ceklek..


"Nur..?" Panggil Roy saat memasuki ruangannya.


"Eeemm.." Nur sedang duduk di sofa dengan santainya.


"Apa tadi ada yang masuk ke ruangan aku?" Roy sangat takut ketahuan.


"Gak ada cuma aku kok.." Ucap Nur dan memperbaiki duduknya.


"Oke.. Sekarang kamu mau apa..?" Tanya Roy dan sudah tak sabar.


"Aku cuma mau coba habiskan siang aku sama kamu.. Debora pernah curang juga, atau eeemm bukan Debora. Tapi kamu.. Kamu curang pas Debora pulang malam itu. Kamu habiskan malam sama dia padahal kan harusnya sama aku.. Jadi gantinya.." Nur mengelus dada Roy.


"Apa kamu gak mau lagi..?" Nur sangat pandai menggoda.


"Nur.. Malam tadi itu.."


"Sssttt itu tadi malam.. Ini sudah siang.. Kan betul aku bilang, Debora hamil semakin besar dan semakin jarang juga kamu bersenang senang. Apa salahnya pergunakan istri yang satunya lagi kan.." Bisik Nur di telinga Roy.

__ADS_1


Roy membuang wajahnya menjauh. Siapa yang tak tergoda, Nur sangat cantik di depannya ia sudah melepas jaket yang ia kenakan tadi dan berpakaian yang memerlihatkan bagian tubuhnya.


Roy..


__ADS_2