AKU YANG DI SIMPAN

AKU YANG DI SIMPAN
BAB 222


__ADS_3

Sarah menjadi korban pelecehan oleh Roy, Meski Hery dan Rena membawa Sarah untuk menuntut Roy tapi rasa takut yang di miliki Sarah tak bisa membuatnya bergerak.


Sarah meninta resain dari perusahaan Hery. Dengan semua yang ia alami kemarin membuatnya takut untuk kembali ke tempat itu, meski Hery sudah memberhentikan Roy bekerja bersamanya. Tapi Sarah teta tak ingin kembali ke tempat itu.


Hery mengerti keadaan Sarah, Rena juga meninta Hery untuk menjamim hidup Sarah beberapa waktu ini. Sampai Sarah benar benar membaik dalam kondisi keadaan mau pun kepercayaa.


Hery mengambil tugas baru, karna semakin terbongkarnya kebejatan Roy, membuatnya harus putar otak untuk mempertahankan perusahaan dalam bidang jasa ini. Hery mengambil langkah besar. Ia mengakui pada publik siapa dirinya sebenarnya, dan siapa Roy, semua media terkejut.


Hari ini semuanya akan Hery ungkap. Ia tak sendiri, ada Rena yang menemaninya. Saat Hery merasa ragu Rena akan menggenggam tangan Hery dengan erat. Meyalurkan kekuatan dan seperti mengatakan kalau ia percaya Hery dapat mengatasi masalah ini.


Ketakutan masa kecilnya akam wartawan itu mengganggu Hery untuk berbicara. Bahkan Hery tak bisa mengingat apa yang harus ia katakan di hadapan media.


"Sayang.. Kamu bisa.. Selama ini kami memimpin dengan baik, Roy sosok yang menyampaikan keinginan kamu. Tapi semua itu dari kamu Sayang.. Jangan ingat masa kamu dan Papa kamu.. Ingat kini kamu seorang Papa dan punya 2 anak. Oohh bukan. Tiga. Akan tiga.." Rena mengelus perutnya yang masih rata.

__ADS_1


"Sayang.." Hery terharu mendengarnya.


"Ayo donk.. Papanya Alf dan Elf.. Tunjukkin dirimu yang sebenarnya.. Nanti antara Alf dan Elf atau yang ini.. Pasti niru keberanian kamu sayang.." Perlahan wajah pucat Hery menghilang.


Tadinya para awak media yang ada di sana memanggil Hery, bahkan meneriakinya. Tapi melihat keadaan Hery yang semakin pucat pasi, apalagi melihat wanita di samping Hery berbicara padanya membuat mereka diam sejenak dan memperkirakan apa yang terjadi pada Hery.


Hery memandang semua wartawan di depannya. Mereka yang membawa mic, kamera untuk mereka, merekam kamera, dan ada yang memotret beberap kali.


"Seperti yang kalian ketahui.. Belakangan ini ada desas desus yang kurang baik dan menbuat kalian kesal, takut, dan ragu pada kami. Saya selaki pemimpin utama Gunha Group meminta maaf sebesar besarnya."  


"Maaf tuan.. Tapi bukankah Tuan Roy adalah CEO dari perusahaan Gunha..?"


"Bukan.." Ucap Seseorang dari belalang para wartawan itu.

__ADS_1


"Tuan Roy.." Semua awak media menoleh ke belakang.


"Tolong berikan pendapat anda tentang ucapan Tuan Hery tadi.." Salah satu wartawan mendekati Roy.


"Aku bukan CEOnya. Hery adalah CEO yang sebenarnya. Aku di perintah oleh Hery agar menjadi dirinya, dia ada alasan sendiri kenapa berbohong sebesar ini." Roy melempar pandangan pada Hery.


"Tuan Hery tolong jelaskan.." Pinta semua awak media itu, semuanya menjadi smhat penasaran dengan masalah ini.


Hery menjelaskan semuanya dari awal dia memiliki ketakutan itu, apa yang menjadi penyebabnya, bagiamana ia meminta Roy untuk membantunya, tak hanya Hery yang mengklarifikasi, Roy juga mengatakan yang sebenarnya, hubunganya dengan Hery, dan ia juga meminta maaf sebesar besarnya atas kesalahan yang ia buat beberapa hari yang lalu.


Ini adalah berita terpanas, semua saluran televisi menyiarkannya dengan Live. Eyang, Nur di rumah Roy mendengarkan semuanya. Begitu pula dengan Debora di rumah Rena, ia menonton berita di televisi juga.


Bukan hanya ketiga orang itu, Bisma dan Adel juga menonton tontonan yang sama.

__ADS_1


"Hely benar benar berani.. Dulu dia nangis histeris kalau liat wartawan atau apa pun yang berhubungan sama kamera dan mic. Aku bangga punya adek kayak dia.." Ucap Bisma sambil memakan buah yang Adel kupaskan untuknya.


Adel..


__ADS_2