AKU YANG DI SIMPAN

AKU YANG DI SIMPAN
BAB 188


__ADS_3

Adel tetap tersenyum bahagia.


"Terus kamu gak ada kerjaan gitu.. Selain jalan jalan gini..?" Stuart semakin penasaran dengan Sosok Adel.


"Eeemmm, paling cuma di rumah, masak, duduk, beres beres, duduk lagi, baring, mandi, abis itu main ke tempat Rena dan Hery." Adel malah mencertikan aktivitasnya tiap hari.


"Hery.. Ooohhh adiknya Bisama.."Gumam Stuart, Adel mengangguk.


"Makanya aku tu rasanya bosan banget.. Haahh gak ada kerjaan. Ada sih, tapi cuma makan tidur aja.. Capek tahu.." Adel menjadikan Stuart tempat curhatnya.


"Ya kan enak... Tinggal tunggu uang masuk di akhir bulan.." Adel malah memicingkan mata.


"Ya.. Enak, tapi.. Ya beda aja rasanya.." Stuart mengangguk paham.


***


"Aahhh sudah jam pulang.." Bisma mereganggkan otot ototnya.


Sedikit bersiul Bisma membereskan peralatanya, ia juga merasa sangat lemas sore ini entah apa yang kurang padanya.


Bisma memasukan tasnya terlebih dahulu ke dalam mobilnya.


Seettt..


Ada sebuah tangan yang manariknya.


"Eeehh apa apaan ini..?" Bisma terkejut.

__ADS_1


"Bisma..?" Orang itu membuka penutup wajahnya dan topinya juga.


"Aahh...?" Bisma membulatkan matanya.


"Ikut aku.." Bisma langsung menariknya masuk mobilnya.


***


Debora merapikan kamarnya dan terkejut adanya tangan nakal yang memeluknya dari belakang.


"Roy..?" Rupanya Roy tersenyum manja di belakangnya.


"Ya sayang.. Siapa lagi yang peluk kamu selain aku..?" Roy langsung mengadahakan dagunya di bahu Debora.


"Sayang mandi dulu.." Debora juga mengelus tangan Roy yang melingkar di perutnya.


Debora menggelengkan kepalanya. Sejauh ini hubungannya baik baik saja semenja Debora ke Jerman. Tapi sayangnya kelakuan Roy dan Nur yang belum terbongkar. Entah bagiamana nanti Debora akan mengatasinya.


Roy sudah selesai mandi, ia menemani Debora di kamar ini seperti biasanya. Debora sangat senang Roy ada di sisinya sepertinya.


"Sayang.. Apa Yoga mu itu nanti bikin kamu kurus lagi..?" Pertanyaan aneh dari Roy.


"Ya gak lah.. Ini tu cuma untuk jaga kesehatan ibu dan anak dan juga bantu proses melahirkan nanti.." jelas Debora yang sedang berbaring di paha Roy.


"Apa aku terlihat gemuk..?" Debora menoleh pada Roy.


"Gak kok.. Biasa aja.." Nilai Roy pada Debora.

__ADS_1


"Kan kemarin kamu yang minta aku gemuk.. Kayak Beruang yang kamu nonton itu.." Protes Debora lagi.


"Ya sayang.. Makanya aku tanya apa Yoga itu bikin kamu gemuk atau sebaliknya.. Kalau gak berubah dari ini juga gak apa apa aku suka kok.." Kilah Roy lagi.


"Awas aja kalau protes aku gemuk, kamu yang minta kok.." Roy mengangguk setuju dengan Debora.


***


Sudah waktunya pindah kamar, Roy berjalan sambil memainkan ponselnya.


Ceklek.


Pintu kamar Nur di bukanya setelah ia masuk Roy langsung menguncinya lagi. Dan langsung saja lagu di kamar itu menyala.


Ini baru pertama kalinya dan membuat Roy terkejut juga. Nur juga keluar dari tempat mengganti bajunya dan berjalan manja ke arah Roy. Gerakan gerakkan yang menggugah selesai Roy ia tampilkan.


Beberapa menit berlalu Roy masih bisa bertahan, tapi setelah satu kain di lepas, pandangan Roy langsung tak bisa lepas dari Nur. Roy menelan salivanya dengan susah payah.


"Nur.." Panggilnya.


"Ayo Roy kalau mau gabung sama aku boleh kok.." Nur menirukan gerakan gerakan dari aplikasi kekinian.


Roy menggigit bibirnya dan setelah berpikir pikir akhinya ia ikut Nur juga. Tepat di belakang tubuh Nur ia ikut bergerak gerak menabrakkan miliknya.


"Yaaaahh Roy.. Lanjutkan..!" Bisik Nur.


Roy...

__ADS_1


__ADS_2