AKU YANG DI SIMPAN

AKU YANG DI SIMPAN
BAB 331


__ADS_3

"Aku.. Aku sudah pernah liat Olin datang ke rumah.. Tanpa sepengetahuan Mama tentunya. Mama hanya mengira dia penggantar susu, sepupu tetangga, dan masih banyak lagi lakon yang di lakukan Olin untuk sekedar melihat Mama seperti apa"


"Dab Olin.. Dia juga gak tahu Mama yang mana.. Aku kira, cuma kebetulan, tapi aku rasa.. Olin sengaja." Bisma mendongak ke arah Hery.


"Olin coba menemui Mama..?" Hery tidak pernah tahu tentang masalah itu.


"Iya.. Aku sendiri pernah mencoba bertemu Olin.. Tapi dia mahasiswi yang sibuk.. Jangan'kan bertemu, menyapa aku gakĀ  sempat. Tapi cukup melihat wajahnya, aku bisa mengenali kalau dia adalah Olin. Anak bayi yang pernah Mama lahirkan, dan di culik oleh saudara aku sendiri.." Bisma tersenyum nakal pada Hery.


"Eeemmmm" Hery melotot.


"Hahahaha.. Iya.. Makanya itu.. Aku.. Mau bantu adik kecilku itu.. Setidanya Mama tahu.. Itu Olin.. Anak yang pernah ia lahirkan. Tapi entah kenapa aku yakin.. Kalau Mama lihat Olin.. Mama pasti terpaku dan gak akan pikir Olin itu.. Yah.. Seburuk yang Mama Pikirkan.. Karena... Olin.. Marry kedua.." Bisma dan Hery seling melempar senyum.


Sepertinya Hery setuju dengan rencana Bisma yang satu ini. Hery menoleh oada Rena.


"Sayang semalam kamu VC sama Olin kan.. Katanya dia lagi apa..?"


"Aa.."


"Apa.. Rena juga sudah tahu Olin.. Bahkan VC..? Berarti aku aja donk yang belum yang belum liat Olin..!?" Adel sedikit kesal. Hanya dirinya yang belum melihat adik kecil Bisma dan Hery itu.


"Iya.. Sejak aku nikah sama Hery dulu, Hery sudah ceritakan semuanya.. Dan saat bulan madu, Hery VC sama Olin, saat itu Olin nangis nangis sambil marah sama Hery.. Karena gak bilang bilang kalau mau nikah.." Kisah Rena.


"Astaga.." Adel menggelengkan kepalanya.


"Ya udah sayang.. Kamu sama sama Mama aja nanti tahunya ya.." Ledek Bisma sambil merangkul istri tercinta.

__ADS_1


"Iiisshhh sebel.." Adel mencubit hidung mancul Bisma.


"Baiklah.. Aku ikut.. Aku juga mau, Olin bisa liat Mama.. Tapi kok bisa dia gak tahu yang mana Mama.. Aku sudah kasih tahu nama Mama sama dia..?" Hery merasa bingung.


"Gini Her.. Sekarang di perumahan Mama dan aku itu, ada 3 yang namanya sama sama Marry.. 4 dengan Mama.. Jadi kayaknya Olin bingung.. Marry yang mana.. Ketiga Merry itu sama sama punya anak laki laki. Ada yang seusia aku, ada yang lebih muda lagi dari aku.. Aku yakin itu yang buat dia bingun.. Jangankan Olin.. Tukang pos aja biasanya bingung.." Kekeh Bisma sambil menceritakan hal itu.


"Astaga.." Hery mengeleng gelengkan kepalanya, "Olin... Olin.."


"Baiklah.. Tapi sebelum itu.. Aku ada sesuatu yang ingin aku lakukan boleh..?" Tanya Hery terlebih dahulu.


"Apa lagi Her..?" Bisma sangat tidak sabaran untuk mempertemukan Marry dan Olin.


"Ada aja.. Lusa.." Bisma melemas.


"Secepatnya aku bantu cita cita kamu itu Bisma.. Tenang aja.. Tapi ada cita cita aku yang harus duluan tercapai.." Bisik Hati Hery.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


"Eeemmmm" Debora meleguh ketika ada yang mencubit pipinya lembut.


"Hehe.." Dion menganggunya yang tengah menikmati kelelahanya.


Debora membuka matanya menatap pria yang membawanya kembali menikmati surga dunia. Siapa lagi kalau bukan Dion.


Melihat sang pujaan hati menatapnya tentu tak di sia siakan Dion. Ia memangut lagi bibir manis Debora perlahan membawa Debora dalam kelembutannya lagi.


"Eeemmm.. Dion.." Debora memeluk, mengalungkan kedua tangannya di leher Dion.


"Apa sayang..? Kamu mau tiduran satu hari ini di ranjang ini kah..? Boleh.. Aku juga mau.. Apalagi kalau ada khilaf khilafnya." Oceh Dion


"Apa..? Khilaf khilafnya..?" Debora mengangkat wajahnya menatap Dion lagi.


"Kilat sayang kilat.. Mau ujan di luar itu.. Tuh mendung.." Elak Dion.


"Issshhh hujan di bawa bawa." Cicit Debora.


mulai besok up seperti biasa 4 bab tiap hari.. maaf ya author up malam malam gini... tapi besok pagi pagi author udah Up


Ohh ya Auhtor mau ajak pembaca ke salah satu novel kawan dan rekan sejawat Author nih.. novelnya baru netas kayak anak ayam.. Tapi isinya ayam rica rica tertarik silahkan coba..!!


__ADS_1


__ADS_2