AKU YANG DI SIMPAN

AKU YANG DI SIMPAN
BAB 50


__ADS_3

Kini Rena dan Roy sudah di dalam mobil dalam perjalanan pulang


"Sayang tadi kamu ingin puding strawberrykan, kita beli aja ya di toko sebelah sana"


Rena menganggukkan kepalanya dengan semangat. Mereka singgah sebentar di salah satu toko kue dan juga aneka makanan lainnya.


Hanya Roy yang turun dari mobil sedangkan Rena menunggunya di dalam mobil. Setelah selesai membeli apa yang ingin Ia belikan untuk pena kembali lagi ke dalam mobil dan kembali Roy mendapati Rena termenung seperti sangat banyak pikiran yang kini ia pikirkan. "Renaku sayang kamu tuh mikirin apa? Aku lihat dari tadi kayaknya banyak betul pikiranmu bagilah dengan aku Aku kan suamimu, apa?"


Rena pun hendak berbicara dan mengatakan yang sebenarnya kepada Roy


"Roy sebenarnya..." Ponsel Roy langsung berbunyi rupanya Heri menelpon Roy untuk masalah pekerjaan dan ucapan Rena pun terhenti.


Hery menelpon di saat yang tidak tepat sekali ya. Roy mengangkat telepon dari Hery lalu mengatakan jika Ia dan Rena sedang dalam perjalanan pulang


"Ya Halo Her bisa nanti saja kita bicaranya Aku dan Rena sedang dalam perjalanan pulang kami berdua baru saja memeriksakan kandungan"


Mendengarkan Roy dan Rena baru saja selesai melakukan pemeriksaan kandungan Heri kepo dengan hasil pemeriksaan Rena


"Oh ya Apa kalian memeriksanya kepada Dokter Lina?"


Roy tertawa kecil" Kau pikir aku sebodoh itu, Her aku tidak sebodoh itu ya... "


"Oke oke baguslah kalau begitu kalau tidak habislah rencanamu..."


Roy dan Rena perjalanan pulangnya masih terdiam dan tidak tahu harus berkata apa tentang Debora tadi pagi.


Sebenarnya Rena ingin mengatakan yang sebenarnya. Tapi jujur saja, Rena takut jika dirinya malah di salah sangka oleh Roy. Karena Rena pikir bagaimanapun juga Debora adalah istri Roy dan pernah mengisi relung hati Roy.

__ADS_1


Apa mungkin dirinya yang hanya seorang istri simpanan bisa menyaingi istri sah dari Roy. Ini sangat dirasakan Rena, Ia Hanya wanita simpanan Roy itulah pikirnya, mungkin karna bawaan di bayi makanya Rena tidak dapat berpikir dengan benar.


Tapi tanpa Rena ketahui Roy sudah benar benar mencintainya lebih daripada mencintai istri sahnya sendiri yaitu Debora. Roy sudah sangat matang persiapannya untuk menceraikan Debora hanya demi Rena seorang. Mungkin kepercayaan Rena terhadap Roy belum sepenuhnya oleh karena itu karena masih merasa dirinya bukanlah apa-apa, hanyalah butiran debu di hadapan Roy dan juga Debora.


Sudah sampai di parkiran apartemen karena tadi Heri ingin menelpon Roy Tapi saat itu Roy sedang dalam perjalanan pulang Mau tak mau kini Roy kembali menghubungi Heri


"Rena sayang kamu masuk lah duluan aku akan menghubungi Hery dulu disini... Bagaimana mau kan?" Rena menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju lift yang ada di dekat parkiran itu pun masuk dan menekan tombol lift tersebut tertutup dan mulai naik ke lantai unitnya titik pun memperhatikan sampai lift tersebut tertutup kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi Heri belum.


Sempat Roy menghubungi Hery mobil datang dan parkir tepat di samping mobil Roy. Keluarlah seorang pria dari mobil tersebut rupanya pria itu adalah pemilik apartemen tersebut


"Halo Tuan Roy..."


Roy tersenyum "Hei apa kabar Rio... Jangan terlalu formal di depan ku ingat kita hanya beda satu kelas..."


Rio tertawa kecil mendengar ucapan Roy karena benar yang dikatakan Roy dan Rio hanya beda satu kelas saat masih SMA. Hendak pergi dari tempat itu setelah berbincang-bincang sebentar dengan Roy tapi tiba-tiba ada sesuatu yang kau ingat dan ingin disampaikan kepada Roy.


"Apa kamu mengenal mereka atau siapa mereka apa ada rekamannya?" benar benar penasaran Siapa yang datang dan bertemu karena setahu Roy hanya Hery dan Roy yang tahu keberadaan lain Rena. Maafkan aku aku tidak mengenal mereka kau tahu kan aku hanya jarang berada di Indonesia, hari ini hanya tak sengaja melihat dari rekaman CCTV." Benar yang dikatakan Rio, dia tidak mengenal Siapa istri dari Roy yang asli yaitu Debora karena Rio sendiri sangat jarang berada di Indonesia dan tahu berita terkini. Bahkan yang Roi tau Roy belum berkeluarga dan tinggal di apartemen elitnya bersama seorang wanita yang Rio kira pasti itu adalah kekasihnya.


"Oh baiklah Ayo kita lihat dulu rekamannya Aku sangat ingin tahu siapa yang menemui Rena..." Roi menganggukan kepalanya setuju. Mereka berdua pun menuju ruang CCTV di apartemen tersebut dan memutar video yang ia lihat dari pagi.


"Ini dia Roy Apa kau mengenalnya?" mata Roy seakan tak percaya Debora Dan John menemui Rena di apartemennya nya ucapannya.


Roymenggenggam erat tangannya karena tak terima.


"Pantas saja Rena bersikap aneh malam ini pasti ia kepikiran dengan Deborah yang berhasil menemukannya dan kata-kata yang seharusnya untuk Debora sendiri..."


Bingung apa yang sedang terjadi dengan kawannya ini, ingin dirinya bertanya tapi merasa ini adalah urusan pribadi dari Roy.

__ADS_1


"Rio terima kasih atas informasi yang kau berikan... Ini sangat berguna untuk ku terima kasih banyak"


Roy dengan segera berlari keluar dari ruangan tersebut dan menuju unit Vena dan kan mencari keberadaan Rena.


"Rena... Rena.. kamu di mana?" Rena datang dari arah kamar dan menatap suaminya yang baru masuk dalam ruangan


"Ya Roy ada apa?" pria menatap lekat-lekat Rena


"kenapa kamu tidak memberitahuku kalau Debora dan John tadi kesini?" Rena tak menyangka jika Roy mengetahui apa yang sejak tadi Rena pikirkan


"Dari mana kamu tahu Roy?"


Roy berdecak kesal


"Aku tadi bertemu dengan pemilik apartemen dia bilang dia baru saja melihat video kalau ada seorang laki-laki dan seorang wanita datang ke Unit kita ini dan memarahi kamu, aku meminta Rio untuk menunjukkan video tersebut dan rupanya itu itu John dan Debora. Kamu tidak memberitahu aku...?"


Rena menundukkan kepalanya


"Maaf aku hanya tidak ingin kamu memikirkan aku sebagai wanita yang benar benar ingin menghancurkan rumah tanggamu, aku juga sadar aku hanya wanita simpananmu Aku tidak ingin kau berburuk sangka padaku dengan aku terus mengadu domba kamu dan Debora aku takut kamu memikirkan aku seperti itu Roy..."


Roy mengusap wajahnyanya, "Rena aku dan Deborah benar-benar akan bercerai bahkan persiapanku sudah 75% sekarang, ini semua bukan kamu penyebabnya melainkan Debora sendiri apa kamu tidak paham itu? Kamu lihat sendirikan tadi laki-laki yang datang bersama Debora itu adalah selingkuhan Debora, Dengar Rena... Aku hanya untukmu sekarang dan sebentar lagi kamu akan menjadi Nyonya Filip dan untuk ucapan-ucapan dari Debora kamu tidak perlu memasukkannya dalam hati apalagi pikiranmu ucapannya itu tiada gunanya nya, dia kebanyakan menonton drama makanya jadi seperti itu. Berhentilah untuk menganggap dirimu hanya wanita simpanan ku karena sekarang Kamu adalah istriku..."


**off dulu kawan, ingat ya like dan jangan lupa komentar walaupun komenternya cuma ucan untuk meminta lanjut karna itu sangat menghibur Author dan bisa membantu karya ini untuk terus berkembang.


Di baca please...


Jangan lupa untuk mampir juga ke karya karya author lainnya, diantaranya Budak Cinta Sang Mafia dan Dendam 100 Kilogram. Kedua novel author itu juga update tiap hari dan tidak akan mengecewakan pembacanya dengan menunggu lama. Terimakasih**..

__ADS_1


__ADS_2