AKU YANG DI SIMPAN

AKU YANG DI SIMPAN
BAB 221


__ADS_3

Sedangkan itu Nur sedang mengecek kamarnya sendiri. Mendengar Debora bisa merekam semua kegiatannya dan Roy, membuat rasa ingin tahunya meronta.


"Dimana ya?" Nur mencari kamere yang di sembunyikan Debora.


"Satu di Vas Bunga.. Yang lainnya lagi di mana ya..?" Nur Membongkar seisi kamarnya.


"Aku coba liat di Google aja Deh.. Mungkin ada contoh kamera tersembunyi di sana.." Nur menyalakan ponselnya mencari contoh yang ia harapkan bisa membantunya.


"Di dinding.." Gumam Nur. Dia pun bangkit dan meneliti dinding.


"Kayaknya gak ada.." Nur yakin.


Ia lanjut menbaca yang selanjutnya. "Bingkai foto..?" Nur memperhatikan seluruh isi kamarnya, tak ada bingkai foto atau pun pajangan.


"Eeemmm vaa bunga tadi sudah.. Eem nomer selanjutnya.. Dipan tempat tidur..?" Nur baru tahu itu bisa di letakkan kamera tersembunyi.

__ADS_1


"Eeeh ini apa..?" Nur menemukan yang berbeda di dipan tempat tidurnya.


"Ya ampun Debora benar benar hebat ya.." Nurk malah kagum melihat kemera yang di sembunyikan di salah satu baut yang lebih besar dari yang lainnya.


"Iihh iya ini kameranya.." Nur menemukan kamera yang di sembunyikan Debora.


"Ck ck ck.. Di mana lagi ya..?" Nur kembali membuka Googlenya.


"Bawah laci...?" Nur mencari meja yang memiliki laci seperti di gambar.


Berkat bantuan dari googlenya Nur berhasil menemukan total 4 kamera yang sepertinya Debora sembunyikan. Jika di ingat lagi Debora membeli 5 kamera, berarti kini tinggal satu kamera yang tersisa, tapi di mana..


Tanpa sepengetahuan Roy juga, Debora menyembunyikan satu kameranya di ruangan Roy. Tepat di kamar rahasianya.


Debora juga sudah mengabari Hery kalau kalau Hery membutuhkan kegunaan kamera itu, mengingat masih ada Sarah yang menjadi Korban pemer**saan Roy.

__ADS_1


"Aku gak nyangka.. Kamera itu akan sangat berguna.. Sarah sudah terpuruk dengan semua ini. Roy juga ancam dia untuk diam. Tapi berkat kamu, Debora.. Sarah pasti dapat keadilan.." Hery memengangi kamera kecil itu.


"Tentu.. Aku cuma iseng aja kemarin.. Taunya.. Malah ada guna yang lebih besar dari pada ungkap semua kebejatan Roy sama aku, ada yang lebih perlu kamera itu rupanya, aku harap kasus Sarah juga cepat selesai, Roy juga harus pertanggung jawabkan apa yang dia sudah perbuat pada Sarah." Debora semakin dewasa dengan semua yang telah ia lalui ini.


Ini mungkin kisah yang sepele, penyelesaian yang sepele juga tapi penuh dengan drama panjang. Roy yang dulu tak pernah sekalipun melakukan kejahatana pada lawan jenisnya kini menjadi laki laki tanpa moral.


Selama ini Debora bersusah payah untuk berpura pura baik baik saja. Meski ia melihat apa yang Roy lakukan dengan Nur di malamnya atau di kamar rahasia Roy saat Debora tidak ikut ke kantor. Debora berhasil, berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan. Bebas dari cinta palsu Roy yang dulu ia kira adalah yang terbaik.


Mungkin banyak yang kecewa pada Roy dan tindakan menjijikkannya tapi itu salah satu pembelajaran untuk Debora agar bisa mencari laki laki yang lebih baik nantinya dan bisa menjaganya, agar tak ada lagi orang ketiga di antara mereka.


Semoga kisah hidup Debora selanjutnya akan lebih baik dan penuh warna warni lagi. Bukan hanya memberikannya warna terang tapi setelah itu warna gelap yang menenggelamkan Debora dalam rasa sakit dan lara.


Untunglah selama ini ada Rena yang selalu menguatkan Debora. Rena menemani Debora membangi kisah bahagianya dengan Hery, agar nantinya Debora bisa bertekad untuk mendapatkan pria yang lebih tepat.


Off dulu.. Sesuai ya sama yang Readers minta.. Aman ya.. I love you all readers..

__ADS_1


__ADS_2