
Pertarungan antara empat orang yang berasal dari dua perkumpulan besar yang berbeda itu langsung menuju puncaknya. tanpa buang waktu mereka seketika beradu ilmu kesaktian.
Dalam waktu yang begitu singkatnya Respati mesti memutuskan dengan ilmu kesaktian apa yang mesti dia gunakan untuk menghadapi serangan jurus si 'Pengemis Penceng' yang di namai 'Kepala Guntur Akhirat' itu. kabarnya dengan ilmu ini kulit kepala dari ketua cabang perkumpulan pengemis 'Sembilan Tambalan' wilayah timur ini bisa sekeras lempengan besi panas yang baru keluar dari penempaan.
Akhirnya tubuh Respati melompat mudur dengan cepatnya ke belakang hingga empat tombak jauhnya. ini dia maksudkan selain untuk mengurangi daya luncur tubuh dari Pengemis Penceng karena jaraknya menjadi semakin jauh, Respati juga butuh waktu untuk mempersiapakan sebuah pukulan sakti yang selama malang- melintang di rimba persilatan hampir tidak pernah dia gunakan. bahkan saking lamanya tidak pernah di pergunakan, Respati sampai sering terlupa kalau dia memiliki ilmu pukulan ini.
Seiring tubuhnya yang melayang mundur menghindari tumbukan kepala Pengemis Penceng yang siap melebur raga si pemuda. kedua tangan murid si 'Maling Nyawa' itu terentang lebar ke kanan kiri. seakan dalam keadaan terancam maut pemuda itu malah membuka lebar pertahanan tubuhnya., apa Respati sudah gila.?' bahkan si Pengemis Penceng sampai di landa kemarahan karena merasa bekas pembunuh nomor tiga belas dari perkumpulan 13 Pembunuh itu sengaja meremehkannya.
Respati jelas tidak gila apalagi ketakutan hingga bertindak ngawur. bukan pula berniat meremehkan ilmu kesaktian lawannya. semua itu memang harus dia lakukan karena memang beginilah gerakan pembukaan dari sebuah ilmu pukulan sakti yang di namai 'Pertemuan Dua Arus Kutub Bumi.!'
Respati hanya punya satu orang guru saja yaitu si Maling Nyawa. tapi karena suatu alasan pencuri tua ini tidak mewariskan seluruh ilmu kepandaiannya pada pemuda itu. sebaliknya dia memberikan kitab pusaka 'Kobra Iblis' dan pedang 'Iblis Hitam' pada muridnya untuk di pelajari sendiri. dari kitab itulah Respati memiliki segala ilmu silat dan kesaktian hebat yang saat ini dia miliki.
Selain itu sebenarnya si Maling Nyawa juga pernah memberinya selembar gulungan kain putih yang sudah sangat kumal dan tua pada Respati. di dalam gulungan kain itu tertulis sebuah rangkaian ilmu silat. hanya saja saat di teliti, ternyata pelajaran silat yang tertulis di sana juga tidak begitu bagus. bahkan hampir semua pesilat kelas menengah bisa memainkannya.
Pada waktu itu Respati belum setahun menjadi murid si Maling Nyawa. suatu malam orang tua itu mendadak pulang ke goa rahasianya di bukit Lading stelah seminggu menghilang. dia muncul dengan membawa beberapa barang hasil curiannya.
Di antaranya adalah gulungan kain berisikan ilmu silat itu. tapi karena tidak begitu hebat, kain itupun di berikan pada Respati yang baru memperkuat dasar ilmu kanuragannya. sebelum berguru kepada Maling Nyawa dia sudah pernah belajar dasar ilmu bela diri melalui perguruan silat 'Damar Sakti' yang terletak tidak jauh dari kampung halamannya di lereng bukit Damaraja. tapi Respati bukan murid resmi, dia cuma ikut- ikutan saja.
__ADS_1
Dengan senang hati pemuda itu mempelajari ilmu silat dalam gulungan kain itu. hanya dua hari saja semuanya dapat dia kuasai. untuk merayakannya dia dan Maling Nyawa minum arak langka yang baru saja di curinya dari istana kerajaan.
Mungkin karena sudah mulai mabuk sebagian arak itu tertumpah dan membasahi baju Respati. sewaktu hendak mengganti bajunya, terlihat ada noda- noda hitam di gulungan kain putih yang tersimpan di balik bajunya yang turut basah. saat di lihat dalam gulungan kain itu terjadi keanehan. pelajaran ilmu silat yang lama menjadi luntur oleh cairan arak, sebagai gantinya muncul tulisan dan gambar dari sebuah ilmu pukulan sakti bernama 'Pertemuan Dua Arus Kutub Bumi.!'
Saat Respati mengatakan pada gurunya, orang tua itu hanya membacanya sekejap saja, lantas membiarkan muridnya untuk mempelajari ilmu kesaktian itu. ''Kau yang telah menemukannya., berarti ilmu pukulan itu berjodoh dengan dirimu. pelajari dengan sungguh- sungguh, kelak pasti berguna..'' pesan sang guru waktu itu.
Ilmu pukulan ini berbeda dengan semua ilmu kesaktian yang di dapat Respati dari kitab pusaka Kobra Iblis yang hampir seluruhnya bersifat keras dan bersumber kekuatan dari panas. sedangkan ilmu 'Pertemuan Dua Arus Kutub Bumi' mempunyai sumber kekuatan dari angin dan bersifat dingin.
Dalam sekejab kedua telapak tangannya yang terentang terlihat di selimuti pusaran angin sangat dingin berwarna seputih salju. saat kedua telapak tangannya saling menepuk. terdengar suara ledakan yang di sertai sambaran cahaya putih redup dan pusaran angin berhawa sangat dingin yang berputar sekencang hembusan topan menghantam kedepan.!
'Pengemis Penceng' terkesiap kaget. tapi tubuhnya terus meluruk laksana kilat. selain sudah tidak sempat menghindari bentrokan dua ilmu kesaktian, dia juga sangat percaya dengan kekuatan jurus 'Kepala Guntur Akhirat' nya.
''Kep., keparat sialan., ilmu pukulan apa yang di miliki oleh bocah nomor tiga belas ini, tu., tubuhku., ter., terasa dingin., mem., membe., ku..'' gumam Pengemis Penceng gemeletuk menggigil. cepat dia kerahkan tenaga dalam untuk mengusir hawa dingin yang merasuki dan berusaha bangkit kembali.
Belasan anggota perkumpulan pengemis Sembilan Tambalan yang kaget melihat pimpinannya terjatuh berusaha menolong. sebagian lagi menyerang Respati tapi cepat di cegat Sabarewang.
Hampir bersamaan dengan itu, di sisi lainnya Roro dan Nyi Pulungan alias 'Pengemis Sapu Jagad' juga masih terlibat pertarungan yang sengit. dalam waktu singkat mereka sudah melewati belasan jurus. berbalikan dengan ilmu Respati yang bersumber tenaga dingin, kipas perak Roro Wulandari si 'Dewi Malam Beracun' yang di lapisi tenaga ilmu kesaktian 'Cakar Tengkorak Darah' justru menebar hawa panas yang terus berusaha menangkis sekaligus membuyarkan serangan jurus 'Gelombang Badai Salju Penyapu Jagad' yang diandalkan Nyi Pulungan.
__ADS_1
Seakan tanpa mau membuang waktu kedua orang ini terus meningkatkan kekuatan tenaga kesaktiannya. tak ampun lagi tepian hutan itu seakan di landa badai hawa dingin dan panas yang silih berganti mengamuk hingga membuat sekeliling tempat hancur porak poranda.
Belasan anggota perkumpulan pengemis 'Sembilan Tambalan yang turut menyerbu langsung di sambut sambaran pedang buntung Sabarewang. biarpun mesti di keroyok tapi kusir kuda bertubuh tinggi kekar brewokan itu dapat menghadapinya dengan tenang dan mantap.
Tiga orang anggota pengemis yang lolos dari sambaran pedang Sabarewang berniat langsung menerjang ke dalam kereta kuda. Sabarewang hanya menyeringai lalu bersuit nyaring seakan memberi suatu isyarat. terdengar suara- suara aneh dari balik kereta kuda seperti rantai dan benda berat yang di tarik sangat cepat.
Berikutnya dari bagian bawah kereta kuda itu melesat lima buah panah kecil berwarna hitam yang menyasar kaki ketiga anggota pengemis anak buah Nyi Pulungan. mereka seketika meraung kesakitan dan terjatuh saat paha serta betisnya tertembus panah.
Kecuali Roro dan kawan- kawannya siapapun di sana sama terperanjat karena tidak pernah menyangka kereta kuda itu di pasangi peralatan rahasia. dalam hati mereka merasa was- was sekaligus merutuk. meskipun begitu para anggota perkumpulan pengemis terbesar di wilayah barat itu terus nekat menyerbu ke muka. sasarannya pastilah Sabatewang.
Dengan membekal senjata tongkat bambu yang dudah direndam cairan khusus hingga menjadi beberapa kali lipat lebih kuat dan liat di banding bambu biasa, juga mengandalkan jumlah banyak mereka yakin mampu merobohkan si kusir kuda.
Tapi sayangnya Sabarewang bukanlah orang yang gampang di robohkan. biarpun ilmunya masih jauh di bandingkan Roro dan Respati si 'Ular Sakti Berpedang Iblis' tapi bekas anggota perkumpulan jasa pengawalan barang 'Garuda Merah' ini juga sudah banyak mengalami kemajuan. saat dua kali pedang buntungnya berputar menyambar, tiga orang pengemis roboh terjungkal dengan luka yang cukup parah.
*****
Asalamualaikum., salam sehat sejahtera selalu.🙏
__ADS_1
Sebenarnya masih banyak pekerjaan yang harus kami urus, tapi karena sudah janji cuma jeda seminggu, yah., sebisanya kami update lagi novel 13 Pembunuh ini. jadi., mohon maaf jika susunan ceritanya rada berantakan. (nanti menyusul juga Pendekar Tanpa Kawan) mohon tulis koment, kritik saran, dan like👍 vote jika anda suka. Terima kasih., Wasalamualaikum.