
Dengan sebentar berkomat- kamit merapal mantra sihir sambil sedikit goyangkan cermin emas bundar yang ada di tangan kanannya, anggota baru dalam 'Kelompok 13 Pembunuh' ini telah salurkan hampir semua kekuatan saktinya ke cermin gaib itu. permukaan cermin yang bening seolah berkali lipat lebih berkilauan.
Bahkan kini muncul larikan mirip cahaya petir dari cermin bundar itu. ''Perempuan berjuluk 'Dewi Malam Beracun'., kau dengarkan perintah dari Roh penguasa cermin. lihatlah ke dalam cermin gaib yang berada di tanganku ini.!'' ucap 'Siluman Cantik Pesolek Pemikat Sukma' sambil perlahan turunkan cermin bundar berbingkai emas dari atas kepalanya.
Sekarang cermin aneh itu terulur menghadap ke depan. kedua matanya yang berubah warna keperakan turut berkilat seram. hawa terasa semakin dingin. di sekitar tempat juga muncul segulung kabut putih yang menutupi permukaan tanah berbatu di tepian pantai karang ini. Roro merasa seolah sedang berada di tempat yang sangat sepi juga gelap.
Tanpa dapat ditahan lagi pandangan matanya tertuju pada cermin bundar sebesar telapak tangan yang hanya berjarak dua langkah darinya. meskipun cermin berbingkai emas ini berukuran cukup kecil tetapi Roro Wulandari seperti dapat melihat segala sesuatunya dengan sangat jelas.
Mulanya Roro nampak tersenyum bahkan tertawa gembira. bahkan saking senangnya senjata rahasia jarum serta paku beracun dalam genggamannya yang telah siap untuk dilontarkan perlahan terlepas dari tangannya dan luruh ke tanah. bukan itu saja senjata kipas peraknya juga turut terlepas dari tangan. wanita berjubah jingga di depannya menyeringai keji melihat semua itu.
Dari sepasang mata peraknya yang menatap kedua mata lawan, dia dapat mengetahui hampir segala peristiwa yang sedang di lihat oleh Roro dari dalam cermin gaib itu. semua yang membuatnya tertawa riang bukan lain adalah gambaran tentang masa kecil si cantik saat masih berkumpul dengan keluarganya juga semua orang di kampung halamannya.
''Hik., hi., hi., sebenarnya sekarang merupakan sebuah kesempatan bagiku untuk dapat membunuhnya. karena perempuan sombong ini telah kehilangan kesadarannya. malahan senjata kipas perak yang dia andalkan juga sudah terlepas dari tangannya..'' batin wanita pesolek berhati iblis ini tertawa dalam hati.
''Tapi kurasa itu terlalu enak untuknya. aku masih belum puas bermain- main. diriku ingin agar dia mati dalam tangisan, penyesalan, ketakutan juga kebencian akibat dendam yang tidak terbalaskan. aku tidak percaya kehidupan wanita keparat ini penuh dengan kebahagiaan saja. pusaka 'Cermin Gaib Dendam Jiwa' yang kumiliki akan mampu mengungkapkan segalanya.!'' geramnya sembari mendengus gusar.
__ADS_1
Cermin bundar keemasan kembali bergetar. sepasang mata perak juga turut berkilatan. ''Masuklah lebih jauh ke dalam cermin gaib. lihatlah dan alami kembali semua kepahitan hidup yang pernah kau lalui. jangan mencoba untuk melawan tapi teruslah merasakan segala kepedihan di hatimu.!'' desis Siluman Cantik Pesolek dingin.
Anehnya dari senyuman riang dan derai tawa gembira, perlahan wajah cantik Roro berubah menjadi penuh kesedihan. bahkan deraian air mata juga mulai mengalir dikedua pipinya. melalui pandangan mata peraknya wanita kejam di depan Roro dapat mengetahui apa yang kini sedang dilihat oleh lawannya. ''Aah., rupanya dulu kampung halamanmu pernah dimusnahkan oleh gerombolan perampok..''
''Seluruh kerabat, kedua orang tua berikut puluhan warga kampungmu mati terbunuh. itu pastilah suatu masa yang menyedihkan hati. tapi kurasa., ini belumlah akhir dari semuanya. aku yakin kau pasti mempunyai pengalaman lain yang lebih menyakitkan. masukkan jiwamu lebih jauh ke dalam cermin. lihat dan rasakan kembali semua penderitaan hidupmu.!'' sebuah perintah yang terucap dari bibir wanita itu seolah tidak dapat di bantah.
Raut wajah Roro Wulandari berubah pucat pias. terlihat jelas perasaan ketakutan disertai kesedihan hati yang teramat nyata. jeritan, tangisan bahkan ratapan keluar dari bibir indahnya. wanita secantik bidadari itu jatuh bersimpuh dengan tangan menggapai- gapai seakan memohon pertolongan dan ampun.
''Haa., ha., ha., aku sungguh tidak menduga. rupanya kau pernah diperkosa oleh para lelaki hingga hamil lalu keguguran. sungguh ini peristiwa yang sangat menyedihkan. jika orang dunia persilatan sampai mendengar kisah kelam masa lalumu, mereka pasti akan tertawa. Dewi Malam Beracun yang terkenal cantik dan tinggi hati ternyata hanyalah perempuan sampah yang tidak bernilai.!'' gelak tawa dan hinaan tersembur dari mulut wanita itu.
''Masuklah lebih jauh lagi ke dalam Roh penguasa cermin gaib agar kau dapat melihat kembali peristiwa masa lalumu yang kelam. rasakan semuanya dengan berkali lipat lebih menyakitkan. Hii., hi.!'' dengan tawa mengikik wanita jahat ini kembali memberi perintah. tubuh Roro Wulandari bergetar keras dengan kepala mendongak ke atas langit.
Dari mulutnya keluar suara jerit tangisan yang bercampur teriakan murka penuh dendam kesumat. kepala dan tubuh wanita berjubah gaun hitam itu diam menunduk dan terus bersimpuh tanpa bergerak sedikitpun. rambutnya yang hitam panjang dan lebat runtuh ke bawah menutupi wajahnya. untuk sesaat lamanya keheningan yang mencekam jiwa terasa menyelimuti tempat itu.
Si Siluman Cantik Pesolek Pemikat Sukma cepat merasakan adanya keganjilan. anehnya meskipun sudah dua kali dia mengulangi perintah dan getarkan cermin gaibnya, Dewi Malam Beracun yang sedang bersimpuh menunduk di hadapannya masih tetap diam tidak bergerak.
__ADS_1
Di saat dia hendak membentak, tiba- tiba saja terjadi perubahan yang diluar dugaannya. wanita di depannya bukan saja kembali mendongak, bahkan kedua matanya menatap tajam cermin gaib yang berada di tangannya. hanya bedanya., pandangan matanya bukan lagi memancarkan ketakutan namun berubah penuh amarah dan dendam kesumat.
Sepasang mata itu memerah bagai kobaran bara api. perempuan jahat pemikat lelaki itu tanpa sadar tersurut mundur. kini bukan saja mata Roro Wulandari yang semerah darah namun rambut dan hampir sekujur tubuhnya juga diselimuti kobaran bara api. kabut putih dingin seolah tersapu bersih.
Wajah cantiknya yang kemerahan sampai terlihat tulangnya begitu juga kedua kaki tangan seakan tembus pandang. kuku- kuku tajam berbentuk cakar melengkung mencuat dari kesepuluh jemari tangan dan kakinya. asap panas keluar seiring hembusan nafas di mulutnya. dalam keadaan terdesak dan mungkin setengah sadar, Roro telah keluarkan kesaktiannya yang tertinggi. ilmu 'Api Iblis Tengkorak Darah.!'
''Jaa., jaahh., jahanam. dasar wanita keparat. bagaimana bisa kau keluar dari pengaruh cermin gaibku ini. kau., kau masih berada dalam kekuasaan Roh penguasa cermin. dengarkan perintahku., kembali dan hadapi segala kehidupanmu yang menyedihkan itu.!'' bentak wanita pesolek itu berteriak- teriak kalap sambil terus tersurut mundur.
Segala perubahan dari tubuh lawannya yang terlalu menyeramkan membuat dia bergidik ngeri. dia tidak pernah mengira kalau Dewi Malam Beracun juga memiliki sejenis ilmu hitam yang membuat nyali lawan bergidik. meskipun hati merasakan ngeri tapi dia tetap tidak mau terlihat lemah.
''Haa., ha., percuma saja kau berkoar- koar seperti orang gila. sekarang akan kutunjukkan perbedaan di antara kau dan aku, biar dirimu paham bagaimana caranya menghadapi tantangan lalu mengalahkan penderitaan hidup atau melarikan diri dari kepahitan seperti seorang pengecut tolol sepertimu.!''
Gelak tawa menyeramkan disertai suara parau dan menggeram itu terdengar seiring dengan bangkitnya tubuh Dewi Malam Beracun yang dipenuhi kobaran api. ''Biarpun sebenarnya aku bersimpati dengan kaum wanita yang pernah dinista lelaki, tapi segala kelakuan bejatmu justru membuat harga diri para perempuan terpuruk. jadi kurasa., hanya kematianlah yang pantas kau dapatkan.!''
__ADS_1
Silahkan untuk menuliskan komentar Anda. Trims🙏☺.