13 Pembunuh

13 Pembunuh
Kau bisa menggoda setan di neraka.


__ADS_3

Di suatu pulau terpencil yang sangat jauh sekali letaknya dari pantai selatan tanah jawa, sebuah pulau yang keberadaannya dianggap hanyalah dongeng khayalan karena sangat angker dan jarang sekali terdengar namannya, Pulau Seribu Bisa.,!


''Aku tahu kalian berdua punya pertanyaan yang ingin disampaikan padaku, katakan saja sekarang..!'' ucap seorang tinggi besar berjubah kuning dengan sulaman seekor angsa emas. saat bicara suaranya terdengar menggaung dan menggeram menakutkan seakan berasal dari dunia lain.


Wajah manusia ini tidak terlihat karena tertutup sebuah topeng tengkorak yang terbuat dari perak. orang ini duduk di sebuah kursi tinggi, sepasang kakinya diangkat keatas meja bundar besar terbuat dari batu pualam putih.


Di sekeliling meja batu pualam putih itu ada dua belas kursi batu lain, hanya ukurannya sedikit lebih pendek dari kursi yang sedang diduduki si topeng tengkorak. dua orang lelaki menduduki kursi di sebelah kiri dan depan si topeng tengkorak.


Seorang berkulit putih dan bermata sangat sipit seperti sebuah garis. tangan kirinya menggenggam dan memutar tiga buah dadu besi. yang seorang lagi adalah seorang gemuk berkepala plontos. orang ini duduk sambil meminum arak dari sebuah kendi besar yang ada ditangannya. meskipun sudah habis dua buah kendi minuman keras, tapi dia tidak juga berhenti minum.


''Harap maafmu., tapi aku sungguh merasa heran kenapa barang pancingan dan bayi itu harus susah payah dikirim ke Wonokerto., bukankah lebih mudah kalau keduanya terang- terangan dimunculkan disuatu tempat keramaian, lalu kita bisa melihat para manusia dungu itu berebut dan saling bunuh..!'' ujar si mata sipit yang tidak lain adalah si Penjudi Dari Akhirat ajukan pertanyaan.


''Selain itu kenapa juga barang dan bayi itu harus diserahkan pada orang yang bernama Ki Ageng Bronto.?'' sambung kawannya yang tentu saja adalah si Setan Arak.


Orang berjubah kuning yang pastinya adalah si nomor satu alias sang ketua kelompok 13 Pembunuh itu terkekeh sejenak., ''Kalian tahu siapa Ki Ageng Bronto itu sebenarnya.?''


''Bedebah itu bukan lain adalah si pembunuh nomor sembilan, alias Pendekar Golok Bayangan Setan.!'' jawab sang ketua dingin.


Dua orang bawahannya sama terkejut, ''Jadi manusia jahanam pengkhianat itu sengaja berganti nama untuk melenyapkan jejaknya, setahun lamanya dia menghilang sambil membawa kabur sepeti penuh uang emas dan perhiasan hasil pembayaran seorang pelanggan kita.!'' rutuk si Penjudi Dari Akhirat geram.


''Kalau saja kau bilang dari dulu, pasti aku sendiri yang bakal pergi ke Wonokerto. akan kupaksa si keparat itu merasakan keganasan arak iblisku..! ujar si Setan Arak kesal.


''Hak., ha., karena itulah aku sengaja tidak memberitahukan pada kalian berdua, sebab aku paham jika kalian sampai mendengarnya biar tanpa seijinkupun pasti kalian bakal pergi ke sana dan menghabisinya.,''


''Hhm., si nomor sembilan itu hanya sebuah biji catur kecil yang bisa kita korbankan kapan saja..''


''Sekarang aku ingin bertanya., apakah semua pembunuh yang menjadi bawahan kita sudah kalian perintahkan agar tidak ikut campur masalah perebutan harta Istana Angsa Emas.?'' bertanya sang ketua. kedua rekannya membenarkan. sang ketua mengangguk seakan puas, ''Tapi beranikah kalian menjamin kalau tidak ada yang diam- diam melanggarnya.?''


Kedua rekannya tetegun sesaat tidak berani menjawab. sang ketua mendengus, ''Itulah yang dinamakan hati manusia tidak ada yang tahu., di depan kita mereka semua tunduk dan patuh. tapi bagaimana saat berada dibelakang kita., bisa jadi mereka sedang bersiap untuk menikam.!''


''Karena itulah aku ingin sekali tepuk kita bisa mendapat dua tiga ekor lalat menjengkelkan. anak buah yang tergoda untuk ikut berebut berarti dia tidak punya kepatuhan dan layak dihabisi.!''

__ADS_1


''Hek.,he., sekarang aku tahu., Ki Ageng Bronto atau si nomor sembilan juga pasti bakal mampus karena tertimpa masalah ini..'' seru si Setan Arak sambil habiskan minuman kerasnya lalu membanting kendinya ke tanah dan tertawa bergelak.


''Berikutnya semua orang bodoh yang ikut tergiring ke Wonokerto juga bakalan menjadi setan penasaran., dan jika masih ada yang lolos, kita sudah menyiapkan sebuah ladang pembantaian untuk mereka.!'' timpal Penjudi Dari Akhirat sambil melempar dadu besinya ke atas meja batu.


''Hhm lihatlah., angka tiga belas., angka sial yang juga angka kematian bagi mereka.,'' desisnya saat melihat tiga dadu besinya menunjukkan angka lima, lima dan tiga. wajah dibalik topeng tengkorak menyeringai buas lalu tergelak di ikuti kedua rekannya.


Tawa mereka perlahan surut saat melihat kedatangan seorang pria tampan empat puluh lima tahunan berjubah hijau muda yang terlihat santun dan lemah lembut. dia selintas seperti cuma berjalan pelan, tapi sekejab saja orangnya sudah sampai di sana. anehnya setelah menyimpan pisau dan boneka kayunya dia membungkuk dalam di hadapan si topeng tengkorak dengan wajah marah dan gelisah.


''Harap ampunmu wahai ketua kami., aku telah bertindak ceroboh dan lalai hingga tanpa sengaja melakukan suatu kesalahan..!'' kata lelaki tampan yang bernama Kamajaya si Pendekar Romantis Pencabut Nyawa itu.


''Hei., ada masalah apa sampai kau berbuat aneh seperti ini.,sungguh menggelikan.!'' ejek si Setan Arak.


''Ini jelas bukan kebiasaanmu Kamajaya.,!'' ujar Penjudi Dari Akhirat ikut heran melihat orang yang disindir tetap membungkuk tanpa bicara.


''Katakan saja sekarang, ada masalah apa sebenarnya. tidak biasanya dirimu gugup dan tegang seperti ini. bangunlah dan bicara.!'' perintah si nomor satu. orang yang bernama Kamajaya ini baru kembali berani tegakkan tubuhnya.


''Ada berita yang terlambat datang, di dunia luar tersiar kabar tentang kemunculan kembali seorang wanita sinting yang dulu gemar mengambil para bayi dan berjuluk 'Kuntilanak Hitam Penculik Bayi..'' kata lelaki tampan itu sambil menarik nafas berat.


''Dengan kata lain, bayi itu sudah tidak berada ditangan mereka berdua, dan kini tidak diketahui keberadaannya..'' jelas Kamajaya sambil bejalan mondar- mandir.


''Bodoh., tolol., kenapa kita bisa terlambat mengetahuinya. apa saja kerja para mata- mata diluar sana. mereka semua bakal mendapatkan hukuman berat.!'' maki Setan Arak gusar. tangannya menyambar kendi minuman terakhir yang ada diatas meja batu lalu meneguknya dengan rakus.


''Apakah kau tidak sadar kalau ini bisa mengacaukan rencana besar kita..!'' timpal Penjudi Dari Akhirat geram. yang di bentak hanya diam seakan sudah mengaku salah.


''Hhmm., Kerjamu sepertinya sudah mulai lambat, mungkin karena kau sudah terlalu banyak bersenang- senang dengan wanita di goa rahasia kita., meskipun ini kesalahan dari para mata- mata, tapi kau tetap tidak dapat bebas dari hukuman. karena semua pekerjaan yang ada diluar pulau ini dirimulah pengaturnya.,!''


''Untuk itu kau kularang untuk menggauli perempuan di pulau ini selama sebulan penuh..!'' putus sang ketua kelompok.13 Pembunuh itu tegas. Kamajaya langsung berubah hebat air mukanya.


''Kalau seperti itu lebih baik kau cabut saja nyawaku sekarang juga ketua.!'' dengus Kamajaya marah. kedua rekannya langsung membentak gusar. ''Omonganmu ini saja sudah semakin membuktikan kalau otakmu mulai bebal dan goblok..!'' maki Setan Arak.


''Ketua berkata kau tidak boleh bermain perempuan di pulau ini, tapi dia tidak bilang kalau larangan itu juga berlaku di luar pulau., dasar pelajar bodoh. Hak., ha., ha.,!'' ejek Penjudi Dari Akhirat lalu tertawa bergelak. Kamajaya tercengang sesaat lalu turut terbahak sambil bertepuk tangan.

__ADS_1


''Aku memang tolol., terima kasih ketua. sekarang aku mohon petunjuk selanjutnya., Aah., hampir aku lupa bilang kalau diriku sudah berhasil mengundang seorang bekas anggota lama kita, Nyai Bawang si 'Nenek Bawang Beracun Belatung Darah'., dan aku yakin kawan kita si Lengan buntung juga bisa menarik kembali Nyi Sira si Mambang Wanita Buta. mungkin sebentar lagi mereka semua akan sampai kemari..'' ujar Pendekar Romantis Pencabut Nyawa.


Sang ketua dan kedua kawannya saling pandang lalu tergelak keras hingga menguncang seantero pulau.


''Bagus., rupanya otakmu masih bisa di andalkan. sekarang selidiki jejak bayi itu juga apa saja yang telah diperbuat oleh si nomor dua belas dan tiga belas.!'' perintah si nomor satu. Kamajaya mengangguk ''Aku sudah perintahkan si nomor delapan untuk mengawasi dan meminta mereka berdua secepatnya menyelesaikan tugas ke Wonokerto.,''


Sang ketua mengangguk puas lalu tertawa seram, ''Hek., hek., he., ambilkan kami arak juga tiga wanita penghibur untuk menemani.!'' seru manusia ini. sebentar kemudian muncul empat orang berbaju hijau dan bertopeng tengkorak putih membawa sepuluh kendi berisi minuman keras. di belakang mereka mengikuti tiga orang wanita cantik setengah telanjang.


Kalau disaat lain pasti Kamajaya bakal langsung menyambar para wanita cantik ini dan mengaulinya, tapi sekarang terpaksa dia cuma bisa menahan nafsunya melihat sang ketua dan kedua sobatnya bersenang- senang diatas meja batu pualam putih itu karena sedang menerima hukuman.


Dengan gaya kemalasan Roro Wulandari si Dewi Malam Beracun turun dari punggung kuda coklatnya lalu menuntunnya berjalan ke depan. belasan tobak di depan nampak berdiri seorang perempuan cantik yang berpakaian serba merah muda. dandanannya mencolok tingkahnya juga genit.


''Eeiih., sungguh tidak disangka sobatku yang cantik si nomor dua belas Dewi Malam Beracun muncul di jalan ini.,!'' seru wanita cantik berbaju merah muda yang sedang menghadang jalan.


Yang di tegur hanya tersenyum sinis, ''Aku juga tidak menyangka bisa ketemu si cabul brengsek bermuka menor nomor delapan disini., kalau kau hendak mencari mangsa para lelaki gagah pergi saja ke kota raja. disini cuma jalanan tepi hutan yang sepi.,!'' balas Roro sekalian mengejek lawannya.


Dimaki sebagai si cabul brengsek membuat perempuan yang pastinya Iblis Betina Mawar Jalang berkobar amarahnya, tapi dia masih berusaha untuk menahannya.


''Kuakui kita berdua memang tidak pernah bisa akur. tapi bukan berarti kau bisa memaki orang seenakmu, ingat dirimupun tidak ada bedanya denganku., Hik., hi., hi.!''


''Ha, ha., setidaknya aku tidak pernah menculik suami orang atau memburu para pemuda gagah. malah sebaliknya merekalah yang mengejar- ngejar dan memujaku..'' Roro balik menyindir.


''Kurang ajar, dasar wanita sombong keparat. sebenarnya apa kelebihanmu hingga kekasihku tuan Kamajaya menyukaimu..?''


''Ooh., jadi ini soal tuan Kamajaya, si Pendekar Romantis Pencabut Nyawa yang tampan dan penuh kasih pada kaum wanita. dia selalu merasa puas jika sudah bercumbu denganku., tuan Kamajaya bilang cuma aku yang layak menjadi pasangannya., Hik, hi.!'' ucap Roro sambil terkikik. dia sengaja hendak memanasi hati lawannya karena dia tahu betul kalau wanita sundal ini tergila- gila pada Kamajaya. dan benar saja wanita cabul itu langsung murka.


''Jahanam., sebentar lagi pedangku akan membuatmu tidak mampu lagi menggoda tuan Kamajaya, karena hanya akulah wanita yang pantas melayaninya..!'' rutuk Iblis Betina Mawar Jalang Sengit.,


''Kau pikir dirimu pantas.,? dengarkan kataku perempuan sundal., lebih baik cepat bunuh diri saja sekarang juga, agar kau bisa menggoda para setan di neraka sana. Hak., ha., ha..!'' Roro Wulandari tertawa mengejek.


Iblis Betina Mawar Jalang si pembunuh nomor delapan meraung beringas, pedang panjang tipis yang lentur bagai cambuk yang melilit pingganggnya sudah dicabut, sekali gebrak dia melancarkan tiga babatan, empat sabetan yang diakhiri tiga buah tusukan maut. tidak kurang sepuluh mata pedang mengancam nyawa Roro.

__ADS_1


Dewi Malam Baracun cuma mendengus, kipas perak sudah terbentang, tangan kiri meggenggam puluhan jarum beracun. dua pembunuh cantik sudah mulai beradu jiwa.!


__ADS_2