13 Pembunuh

13 Pembunuh
Seperti mayat hidup.


__ADS_3

Meskipun wanita cantik bergelar sangar 'Dewi Malam Beracun' itu paham kalau tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan kekuatan ilmu silat dan kecerdikan otaknya sendiri, tapi disaat dia benar- benar mengalaminya seperti sekarang tetap saja Roro merasa tidak siap dalam menghadapi keadaan ini.


Entah kenapa murid si 'Nenek Tabib Selaksa Racun' yang selalu menganggap dirinya sangat pintar itu kini justru merasa menjadi wanita tolol yang tidak tahu mesti berbuat apa. beberapa kali Roro berniat meninggalkan Sabarewang yang masih tergeletak ditanah akibat terluka cukup parah agar dia dapat membantu Satriyana tapi kembali diurungkan.


Disaat kekhawatirannya semakin memuncak dari satu arah terdengar jeritan tertahan dari rekannya sang 'Putri Penjerat' alias si 'Laba- Laba Kuning'. bekas pembunuh nomor empat yang kini hanya memiliki sebelah tangan saja itu terlihat terpental dua tombak diudara sebelum tubuhnya terhuyung dan jatuh terkapar. pada beberapa bagian pakaian kuningnya nampak dihiasi bercak darah. bahkan kaki tangannya terlihat hancur nyaris putus.!


Pada jurusan lain berdiri seorang lelaki gemuk berkulit putih dengan mata sangat sipit setipis garis. dikedua tangannya tergenggam seakan menyala kemerahan hingga ke pergelangan. meskipun salah satu pentolan lawas dari 13 Pembunuh yang berjuluk 'Penjudi Dari Akhirat' itu masih mampu berdiri tegak tapi dibagian dadanya juga terdapat dua jalur luka tipis memanjang bekas sabetan senjata benang baja lawannya.


Dengan mendengus garang orang ini mulai bergerak menghampiri Laba- Laba Kuning. ''Huhm., mampuslah kau sekarang dasar pengkhianat.!'' biarpun sudah tidak berdaya tapi Putri Penjerat masih dapat merasakan adanya bahaya yang mengancam, sayangnya dia tidak lagi punya kekuatan untuk bangkit.


''Manusia jahanam., beraninya kau lukai kawanku. yang bakal mati itu kau dasar mata sipit keparat.!'' rutuk Roro kalap. terpaksa dia tinggalkan Sabarewang untuk menyelamatkan Putri Penjerat. tubuhnya melesat maju sambil lepaskan puluhan senjata paku dan pisau terbang yang di susul dengan jurus 'Kipas Bayangan Pengejar Sukma'.


Meskipun khawatir dan cemas dengan Satriyana yang terancam keselamatannya oleh 'Iblis Tangan Biru' juga pada Sabarewang yang masih terkapar, tapi keadaan si Laba- Laba Kuning jauh lebih mencemaskan. dengan lemparan senjata rahasia dan jurus kipasnya Roro berharap dapat menahan sejenak langkah Penjudi Dari Akhirat.


Kedua mata orang sipit yang sangat gemar mempertaruhkan apapun itu melirik tajam. sebelah tangannya yang terkepal menghantam kedepan. tiga buah cahaya merah berbentuk kotak menyambar. ditengah jalan ketiganya meletus keras menjadi tiga kobaran api besar yang siap melalap mangsanya. inilah ilmu kesaktian yang bernama 'Tiga Kobaran Dadu Iblis Meletus.!'

__ADS_1


Hebatnya ketiga kobaran api merah sebesar dua kali kepalan tangan itu bukan saja sanggup menyapu habis senjata rahasia yang dihamburkan Roro, bahkan kekuatan dari jurus 'Kipas Bayangan Pengejar Sukma' juga turut dilibasnya hingga musnah ditengah jalan.


Kejadian ini membuat Roro Wulandari jadi terperanjat. diantara lima pentolan lawas dari kelompok pembunuh bayaran 'I3 Pembunuh' orang inilah yang paling jarang menunjukkan ilmu kesaktiannya. maka tidak heran Roro dulu sempat beranggapan kalau ilmu kepandaian tukang judi itu yang paling rendah. hanya saja karena dia merupakan orang lama maka dianggap sebagai salah satu dedengkot dalam kelompok itu.


Baru sekarang Dewi Malam Beracun sadar kalau semua anggapannya selama ini salah besar, karena tidak ada satupun pentolan 13 Pembunuh yang berilmu silat rendah. bahkan jika dibandingkan dengan Kamajaya, mungkin si Penjudi Dari Akhirat ini juga lebih kuat dan menakutkan.


Sudah kepalang tanggung dan tidak mungkin lagi untuk menghindar. meskipun dengan luka dalam yang belum pulih seluruhnya Roro tetap nekat beradu jiwa. jurus 'Kipas Penggulung Awan' dan pukulan 'Cakar Tengkorak Darah' dilepaskannya untuk menghantam balik lawan. tanpa dapat dIcegah lagi kedua orang itupun sudah terlibat pertarungan yang sengit.


Waktu terus berjalan. jeritan menyayat dari pihak yang terluka atau mati. teriakan dan makian kotor penuh dendam yang berseling suara beradunya senjata maut masih terus membahana ditengah lembah itu. ratusan nyawa yang terlepas dari raga yang bersimbah darah seakan membuat kehidupan manusia bagaikan tidak berarti.


Dua orang berjubah kuning dengan sulaman Angsa Emas itu masih terus beradu kesaktian. tapi jika dilihat sekilas saja orang akan tahu kalau orang tua kurus bergelar 'Tuan Sesepuh Istana Barat' itu sudah terdesak hebat. ilmu kesaktian 'Kepakan Sayap Emas Pemusnah Jiwa' yang diandalkannya seperti tidak ada lagi gunanya. bahkan orang tua yang menjadi pemimpin dari orang Istana Angsa Emas itu semakin putus asa saat lawan menghantam dengan ilmu kesaktian yang sama.!


''Kenapa semakin lama aku justru merasakan kalau orang ini bukanlah 'Tuan Sesepuh Istana Timur' yang sebenarnya, meskipun dilihat dari bentuk tubuh dan wajah setan dibalik topeng tengkoraknya menunjukkan kalau dia memang Tuan Sesepuh Istana Timur.?'' batin Tuan Sesepuh Istana Barat yang jatuh bersimpuh dan muntah darah.


''Haa., ha., Tentunya kau semakin heran dan putus asa melihat diriku yang mampu memiliki ilmu pukulan yang sama denganmu. dengar tua bangka sialan., jangankan ilmumu, semua jurus kesaktian dari keempat sesepuh Istana Angsa Emas juga telah aku kuasai, bahkan kekuatannya telah dapat kutingkatkan..''

__ADS_1


''Huhm., kurasa dirku sudah bicara terlampau banyak. sudah saatnya bagimu untuk mati penasaran dilembah ini. 'Darah Keabadian' akan menjadi milikku. begitupun Istana Angsa Emas dan dunia persilatan juga akan jatuh dalam gengaman tanganku. mampuslah kau sobat lama.!'' bentak ketua 13 Pembunuh mendengus penuh kebengisan.


Kedua tangan manusia bertubuh tinggi besar itu terentang. selubung sinar dan kabut kuning emas menyelimuti dirinya. terlihat bayangan seekor angsa emas raksasa yang sedang merentangkan sayapnya. orang ini seperti sengaja hendak menghina Tuan Sesepuh Istana Barat dengan membunuhnya memakai ilmu kesaktian miliknya sendiri, pukulan 'Kepakan Sayap Emas Pemusnah Jiwa.!'


Sesaat lagi Tuan Sesepuh Istana Barat bakal tamat riwayatnya. orang tua inipun sudah pasrah pejamkan mata. dia hanya menyesal karena gagal melindungi tuan putrinya. saat itulah terdengar teriakan berselimut rasa takut dan tidak percaya dari mulut Penjudi Dari Akhirat dan Dewi Malam Beracun hampir bersamaan.


Tanpa sadar orang tua itu membuka matanya dan menoleh kesana. sempat terlihat olehnya sepasang mata buas, heran sekaligus juga keserakahan terpancar dari balik topeng tengkorak lawannya. ''Huhm., rupanya si nomor empat telah lama berani menipuku. tapi tidak mengapa, begitu dia kuhabisi ilmu langka itu akan berpindah kepadaku sehingga kesaktianku menjadi semakin sempurna..'' desisnya geram.


Disana terlihat sesosok tubuh perempuan berbaju kuning yang dipenuhi noda darah. tangannya yang tinggal sebelah kanan menggengam erat senjata benang- benang baja peraknya. ada satu keanehan dari diri perempuan yang bukan lain Putri Penjerat alias si Laba- Laba Kuning itu.


Sebelumnya jelas wanita buntung ini sudah terluka sangat parah. kedua kakinya hancur nyaris putus. dadanyapun berlubang terkoyak dadu besi panas lawannya, tapi sekarang meskipun pakaian kuningnya penuh darah namun jelas seluruh luka ditubuhya telah pulih dan utuh seperti sedia kala seakan dia tidak pernah cidera sedikitpun.


Sekali bergerak perempuan ini tahu- tahu menerobos ditengah pertarungan Dewi Malam Beracun dan Penjudi Dari Akhirat, sekaligus mampu mencabik dada dan lengan tukang judi itu sampai koyak hangus. kedua orang itupun menjerit kaget melihat kemunculannya. jika lawannya merasakan ngeri, seram juga kesakitan, Roro malah keheranan melihat sikap rekannya yang menjadi dingin kaku seperti mayat hidup seolah dia tidak lagi mengenal siapapun.


*****

__ADS_1


Asalamuakaikum., salam sehat dan sejahtera selalu bagi kita semua.


Mohon maaf novel 13 Pbh ini mungkin tidak dapat up date sampai akhir minggu ini karena kesibukan kerja authornya. tapi jika waktunya memungkinkan sebelum seminggu sudah up lagi.🙏 Terimakasih. Wasalamualaikum.


__ADS_2