13 Pembunuh

13 Pembunuh
Wanita itulah otaknya.!


__ADS_3

Tiga belas orang itu masih duduk mengelilingi meja bundar pualam putih. seorang lelaki berpakaian dekil kebesaran dengan kulit penuh bisul kudis yang sedari tadi cengar- cengir seperti orang gila mendadak bangkit dari tempatnya. ''Lalu apakah sekarang kau tahu siapa orang yang berada di balik semua ini wahai ketua.?''


''Itu soal mudah sobatku Klowor Gombor., tidak banyak pihak yang berani bersengketa dengan kelompok 13 Pembunuh. kemungkinan yang terbesar adalah saingan kita 'Serikat Kalong Hitam'. sedang lainnya mungkin juga orang- orang 'Istana Angsa Emas'. pasti merekalah yang punya niatan memecah kekuatan kita..'' sahut si Penjudi Dari Akhirat.


Tapi semua orang jadi terdiam saat melihat sang ketua 13 Pembunuh menggelengkan kepala dan kibaskan tangannya. ''Meskipun kemungkinan itu ada, tapi aku merasa kalau bukan pihak mereka yang punya kerjaan. karena selain harus memiliki kecerdikan dan paham tipu siasat, orang yang merencanakan semua itu juga mesti mengenal betul tentang kelompok 13 Pembunuh yang aku pimpin ini..''


''Ketua., harap engkau jelaskan semuanya sekarang juga. katakan siapa orang atau pihak yang telah berani merecoki kelompok kita. saat ini juga akan aku datangi, tidak perduli siapapun dia akan kupaksa orang itu untuk mencicipi arak iblisku.!'' geram si Setan Arak. semua orang menunggu jawaban sang ketua.


''Ada dua kemungkinan yang terpikir olehku. kalian para orang lama pasti masih ingat dengan tiga bekas kawan kita yang telah mengundurkan diri. Ki Mijun si 'Jagal Golok Buntung, Jarot Winongko si 'Pedang Geledek' dan Maling Nyawa bekas nomor tiga belas. di antara ketiga orang ini dua jelas sudah mati. tinggal seorang lagi yang hingga saat ini tidak ketahuan di mana rimbanya..''


''Kemungkinan kedua meskipun sangat kecil, tapi bukan berarti tidak bisa terjadi. aku ingin bertanya padamu Setan Arak., apakah kau dan kalian semua yang terlibat dalam pertempuran besar- besaran di Wonokerto itu yakin kalau keempat buronan pengkhianat ini sudah benar- benar telah mampus.?''


''Tidak usah di ragukan lagi ketua, karena tidak ada orang yang sanggup lolos dari letusan sedahsyat itu. saat itu sangat beruntung kita semua berada agak jauh dari kereta kuda yang meledak dan meratakan semua bangunan rumah besar Ki Ageng Bronto, hingga masih sempat menghindar..'' jawab Setan Arak sambil menenggak minuman keras kesukaannya.


''Apa yang di katakan sobat Setan Arak benar adanya ketua., bahkan aku juga sempat terluka karena kejadian itu. beruntung kalian dari 13 Pembunuh menolongku hingga diriku dapat selamat dan bergabung dalam kelompok ini..'' timpal si Sukma Tertawa yang juga dibenarkan Pengemis Tua Mata Setan dan pesilat lainnya.


''Hehm., ledakan besar ini berasal dari kereta kuda hitam yang di gunakan para pengkhianat itu untuk melarikan diri. dari sini saja dapat di simpulkan kalau mereka memang sengaja menanamkan banyak bahan peledak yang entah dari mana mereka dapatkan ke dalam kereta kuda itu..''

__ADS_1


''Sekarang aku bertanya., coba kalian semua pikir, buat apa empat buronan kita itu bersusah payah kabur dari kejaran 13 Pembunuh kalau pada akhirnya hanya berniat untuk bunuh diri dan mati bersama dengan kalian semua para pemburunya.?'' tanya sang ketua pada anak buahnya.


''Meskipun kekuasaan dan mata- mata kelompok kita ada di delapan penjuru angin, tapi dunia ini begitu luas. kalau hanya ingin selamat dari kejaran 13 Pembunuh dan para tokoh silat lainnya, bukankah sudah sejak awal mereka tinggalkan kereta kuda itu lalu menghilang entah ke suatu tempat yang terpencil dan jauh dari apapun..''


''Jika kalian sebagai pemburunya bisa selamat dari ledakan, kenapa mereka berempat tidak dapat melakukan hal yang sama. biarpun ada ratusan mayat dan berpuluh potongan tubuh berserakan di tempat itu, tapi apakah kalian dapat memastikan kalau bangkai mereka berempat juga berada di sana.?'' si 'Lengan Tunggal Pengejar Roh' yang sedari tadi diam turut menyindir setengah mendamprat.


Seketika semua orang merasa tercekat. meski dalam hatinya merasa sangsi dan gusar, tapi semua yang di katakan oleh orang bertangan buntung itu juga beralasan karena sekali saja mereka meremehkan sesuatu, masalah besar dapat timbul di kemudian hari.


''Di antara empat orang buronan kita., ada satu orang yang sangat mengenal Kamajaya karena penggila wanita itulah yang telah membawa dia ke dalam kelompok ini. wanita itu selain sangat cantik juga punya kelicikan yang luar biasa. terbukti selama ini dia tidak pernah gagal menjalankan tugasnya menghabisi sasaran, meskipun lawan mempunyai kepandaian lebih tinggi darinya..''


Tanpa sadar semua anggota 13 Pembunuh tertegun. meskipun dalam hati mereka merasa geram dan merutuk karena di maki sebagai orang tolol yang pikun, tapi tidak seorangpun yang berani menyangkalnya terang- terangan, karena berseteru dengan manusia buntung ini sama saja mencari penyakit.


Di antara mereka para anggota kelompok 13 Pembunuh, orang inilah yang paling jarang bicara. tetapi mereka juga tahu kalau si lengan buntung jugalah yang paling berbahaya. sang ketua melirik sekejap ke arah anak buahnya yang sangat dia andalkan itu.


''Otak tuamu masih encer juga seperti dulu..'' puji sang ketua terkekeh seram. ''Kalian sudah mendengar semua yang si buntung katakan. sekarang selidiki kambali segala sesuatu yang terjadi di Wonokerto, jangan sampai ada yang terlewati. juga cari tahu di mana keberadaan si Maling Nyawa.!'' perintahnya dingin, semua orang mengangguk dan menjura hormat.


''Maaf ketua., tapi apakah ada kemungkinan lainnya yang terjadi. maksudku bagaimana dengan keterlibatan partai 'Gapura Iblis.?'' tanya seorang tua berjubah putih yang kedua tangannya berwarna kebiruan. hampir semua orang jadi terkejut mendengar partai aliran hitam terkuat itu disebutkan orang ini.

__ADS_1


''Hek., he., aku tahu apa yang kau khawatirkan 'Iblis Tangan Biru'. sejak dirimu kehilangan rekanmu si 'Arwah Hijau' itu, kau secara hina telah di buang oleh partai Gapura Iblis karena tidak mampu mencari jejak keberadaan dari pasanganmu. keputusanmu untuk bergabung dengan kelompok 13 Pembunuh ini sudah tepat. Gapura Iblis tidak akan sembarangan berani mengusikmu..''


''Lagi pula., aku tahu saat ini bekas partaimu itu sedang di sibukkan dengan masalah lain berkaitan dengan seorang pendekar muda berkaki pincang yang punya kepandaian tinggi dan sepertinya dia punya dendam kesumat dengan partai Gapura Iblis..''


''Hhm., membicarakan semua masalah ini membuatku lapar. sediakan arak, makanan dan juga wanita untuk melayani, karena kita butuh banyak tenaga untuk dapat bekerja. Haa., ha.!'' gelak sang ketua yang langsung di sambut seruan riuh anak buahnya.


Jurata baru saja selesai berlatih tanding dengan Ki Ageng Bronto alias si Pendekar Golok Bayangan Setan di ruang rahasianya, sudah dua hari ini kedua orang yang sama meyakini ilmu silat golok itu berlatih bersama. Ki Ageng Bronto yang jelas punya ilmu lebih tinggi beberapa kali memberikan petunjuk pada Jurata, hingga ilmu golok orang ini dapat meningkat lebih hebat.


''Terima kasih kakang Bronto karena telah sudi memberi bimbingan pada ilmu golokku. aku merasakan banyak peningkatan meski baru dua hari berlatih denganmu..'' ujar Jurata sambil menjura hormat pada bekas juragan kuda terkaya di Wonokerto itu.


''Sebenarnya dasar ilmu golokmu sudah cukup tinggi, hanya ada beberapa kelemahan dalam bertahan dari serangan yang datang dari bawah dan atas kepala. jadi sebenarnya aku cuma memberikan sedikit penyempurnaan saja..'' jawab Ki Ageng Bronto sambil simpan kembali golok pusaka Bayangan Setannya.


Saat itulah Sabarewang muncul dari balik pintu ruangan batu, ''Hei., kalian berdua cepatlah datang. Nyi Dewi Malam Beracun dan Respati sudah kembali dan sekarang mereka sedang menunggu kita. sepertinya ada masalah penting yang akan di bicarakan.!'' serunya sambil berbalik mendahului pergi di susul kedua kawannya.


*****


Silahkan tulis komontar, kritik saran, like👍 vote atau favorit👌jika suka. terimakasih.🙏

__ADS_1


__ADS_2