13 Pembunuh

13 Pembunuh
Kabut Sihir Dingin Gaib.


__ADS_3

Gelak tawa sang ketua dari 'Kelompok 13 Pembunuh' masih terdengar membahana dalam ruangan goa rahasia meskipun orang tinggi besar bertopeng tengkorak itu sudah menutup mulutnya. Setan Arak yang berdiri di belakangnya juga turut terkekeh sebentar tapi dia lebih suka menghabiskan minuman kerasnya sebagai penghormatan pada sang pimpinan.


Ketua 13 Pembunuh kibaskan kedua lengan jubah kuningnya. serangkum kabut sangat dingin berwarna putih pekat yang muncul entah dari mana terlihat memenuhi ruangan goa batu. seiring gerakan tangannya kabut sedingin salju itu menyapu ke depan. dalam sekejap saja dua puluh empat sosok mayat telanjang yang terbaring diatas batu pualam seolah terbungkus oleh kabut pekat itu.


Ketua 13 Pembunuh yang sebenarnya adalah jelmaan dari salah satu sesepuh Istana Angsa Emas pada masa silam yang digelari sebagai 'Tuan Sesepuh Istana Utara' ini cepat mengambil sesuatu dari balik jubah kuning emasnya. kini dikedua tangannya telah tergenggam empat buah guci kecil yang sudah terbuka penutup sumbatnya.


Dengan gerakan seperti sedang menari, orang jahat itu mengucapkan sebaris mantra aneh sambil menyebarkan cairan berwarna merah dari keempat guci kecil itu ke arah kabut pekat yang menggumpal di depannya. seketika kabut putih yang sangat dingin itu berubah warna menjadi merah darah.


Meskipun jelas cairan merah yang sedang dia sebarkan itu berbau anyir darah, namun anehnya terasa juga ada aroma wangi dan manis dari sana. berikutnya terdengar suara menggerung dan mendesis keras yang bersautan dari bawah kabut tebal berdarah yang menyelimuti mayat.


Walaupun tidak dapat terlihat apa yang terjadi dibaliknya namun jelas kabut dingin berdarah ini seperti terhisap oleh sesuatu. saat hanya tinggal separuhnya barulah dapat diketahui kalau gumpalan kabut telah tersedot ke dalam tubuh dua puluh empat mayat yang terbaring telanjang itu.


Saat semua kabut dingin berdarah itu telah sirnah seluruhnya, dapat dilihat kalau tubuh dua puluh empat mayat yang terbaring diatas batu pualam itu telah mengalami perubahan. jika sebelumnya mayat- mayat itu terlihat putih pucat kini nampak lebih segar, bersih dan sedikit kemerahan. mereka seolah manusia hidup yang sedang tertidur pulas.


Di antara mayat- mayat itu ada juga beberapa sosok wanita cantik yang masih muda. dalam keadaan telanjang bulat seperti itu tubuh bugilnya dapat menimbulkan perasaan aneh bagi kaum lelaki. Setan Arak teguk kendi araknya lebih cepat. jika saja dia tidak ingat kalau perempuan didepannya adalah bangkai manusia, mungkin dia sudah menggeluti tubuh itu.


''Haa., ha., pulau 'Seribu Bisa' ini tidak pernah kekurangan perempuan cantik yang siap untuk melayani kaum lelaki. tidak kusangka kau malah terbakar nafsu hanya karena melihat mayat wanita telanjang. sepertinya minuman kerasmu sudah benar- benar membuat otakmu gila Setan Arak.!'' olok ketua 13 Pembunuh pada anak buahnya yang cuma bisa mendengus kesal.

__ADS_1


''Dengan mencampurkan 'Kabut Sihir Dingin Gaib' yang diciptakan Nyai Bawang serta empat buah guci berisikan 'Darah Keabadian' diriku bisa membuat raga mayat- mayat ini lebih kuat hanya dalam satu langkah saja. tapi masih perlu mengulangnya beberapa kali untuk membuat pasukan 'Mayat Abadi' ini sempurna luar dalam..''


''Pekerjaan kita disini sudah selesai. suruh anak buahmu untuk memperketat penjagaan di goa bekas tempat tinggal Nyai Bawang ini. jangan perbolehkan siapapun mendekat apalagi masuk ke dalam goa. ingat., siapapun juga, kecuali aku sendiri.!'' perintah si ketua dengan suara berat menyeramkan.


Setan Arak menyahut hormat. ''Semuanya segera kulaksanakan ketua. setelah itu aku mesti mencari pelampiasan. Huhm., sialan. hanya karena kau ajak melihat mayat bugil, darah di tubuhku ini terasa mendidih.!'' dengusnya kesal. ''Dasar pemabuk edan., aku rasa kau butuh lebih dari satu perempuan untuk kau gauli. Haa., ha.!'' gelak sang ketua sambil berkelebat keluar di ikuti si Setan Arak.


Sesampainya di luar goa mereka sudah disambut oleh beberapa penjaga berbaju hijau yang membawa dua buah peti besar dan obor penerangan serta sepasang orang tua. salah satu dari mereka adalah si 'Iblis Tangan Biru'. ''Salam hormat ketua, kami berdua sengaja datang menghadapmu untuk melaporkan hasil pekerjaan kami..''


''Tugas menjual guci- guci kecil berisikan Darah Keabadian ke dunia luar sudah mulai kami lakukan. sesuai perkiraan yang mulia ketua, hanya dalam dua hari saja lebih dari seratus guci itu habis terjual pada kaum persilatan baik dari aliran putih maupun hitam. kami sengaja menawarkan barang itu pada pihak- pihak yang sedang bertikai..'' jelas tokoh silat yang pernah menjadi anggota partai 'Gapura Iblis' itu.


''Pertama kalinya salah satu pihak kami berikan penawaran Darah Keabadian itu agar dia menang dalam perselisihan melawan saingannya. selanjutnya diam- diam kami ganti menjual barang yang sama pada anggota atau keluarga lawannya untuk bisa membalas dendam. begitu seterusnya hingga tanpa sadar mereka sudah terjerat dalam perangkap kita sehingga mereka terus saling membunuh. Hee., he.!''


Dalam rimba persilatan utamanya di kawasan barat nenek tua ini dikenal dengan julukan 'Elmaut Dua Belas Jari'. dia adalah salah satu anggota baru 13 Pembunuh. biarpun sudah cukup lama mengasingkan diri tapi namanya masih mampu membuat gentar nyali pesilat golongan putih.


''Kalian cepat perlihatkan hasil yang kita dapat kepada ketua.!'' perintah Iblis Tangan Biru pada bawahannya yang berdiri di belakang. dengan sigap empat orang berbaju hijau yang sama memakai caping bambu dan topeng tengkorak putih segera maju sambil mengangkat dua buah peti besar. saat tiba di hadapan sang ketua mereka lebih dulu membungkuk hormat sebelum membuka penutup peti.


Seketika cahaya berkilauan terpancar dari dalam peti. disana terdapat ratusan perhiasan dan batu permata yang sangat indah dan mahal. tidak ketinggalan pula ribuan keping uang emas dan perak, puluhan kitab silat dari berbagai aliran perguruan, bahkan juga senjata pusaka.

__ADS_1


''Emas permata juga perhiasan mewah tidak begitu berarti bagi orang- orang seperti kita. jadi kami mensyaratkan kepada beberapa pihak yang menginginkan Darah Keabadian untuk menukarkannya dengan kitab ilmu silat dan kesaktian rahasianya beserta senjata pusaka andalan. harap maafmu ketua jika tindakan kami kurang berkenan dan membuat dirimu gusar..'' ucap Elmaut Dua Belas Jari menjura hormat.


Ketua 13 Pembunuh seperti merenung. dua mata dibalik topeng tengkorak berkilat tajam. suasana berubah hening dan tegang. disaat hati bawahannya semakin bergidik ngeri, dari mulut sang ketua menyembur tawa keras yang menggoncangkan langit malam. ''Haa., ha., kenapa aku mesti gusar dengan hasil yang kalian dapat. bagus., sangat bagus. otak kalian berdua sangat encer hingga mampu berpikir cepat dan cerdik..''


''Jika semuanya telah berada dalam genggaman tanganku. apapun pusaka atau kitab ilmu kesaktian yang kalian inginkan dari gudang Istana Angsa Emas, akan kuberikan pada kalian berdua. sekarang juga kumpulkan semua orang, kita berpesta semalam suntuk. para anggota bawahan juga bisa turut merayakan peristiwa ini.!'' perintah sang ketua yang disambut ucapan terima kasih dari para bawahannya.


Terutama bagi anggota bawahan berseragam hijau yang selama ini hanya dapat melihat para atasannya bersenang- senang. bahkan tanpa sadar mereka bersorak gembira. setelah menjura hormat mereka segera mengangkut kedua peti harta itu ke tempat penyimpanan sekaligus mengabarkan acara pesta besar kepada semua rekannya.


''Ketua., apa rencanamu pada kedua tawanan kita. dari kabar yang kudengar dari si 'Sukma Tertawa' aku merasa kalau bocah perempuan ini sudah semakin melemah keadaannya. jika terus menerus di berikan obat penguat tubuh, lama- lama juga tidak akan ada gunanya. sedangkan pemuda itu meskipun masih bisa bertahan tapi umurnya juga tidak akan lama..'' Setan Arak yang sedari tadi diam mendadak membuka mulut.


''Aku juga sudah mendapatkan laporan dari Sukma Tertawa yang bertugas mengawasi kedua bocah itu. sebenarnya aku sudah memikirkan sebuah permainan untuk mereka berdua nikmati di saat terakhir nanti. tapi jika melihat keadaan saat ini, sepertinya apa yang kurencanakan harus di lakukan lebih cepat..''


''Rencana apa yang kau maksudkan ketua.?'' desak Setan Arak tidak sabaran. kedua rekannya juga turut penasaran. ''Meskipun aku tidak yakin kalau murid si bangsat 'Maling Nyawa' masih perjaka tapi kuakui dia punya harga diri. sebaliknya diriku tahu betul jika si gadis muda itu masih perawan..''


''Lantas kenapa keduanya tidak kita jadikan saja sebagai tontonan menarik yang berujung pada sebuah penyesalan, keterpurukan, luka hati, dendam dan terhina. apa kalian semua paham maksudku.?'' gumam sang ketua menyeringai keji dibalik topeng tengkoraknya.


Ketiga anak buahnya sesaat lamanya saling pandang. sejurus kemudian Elmaut Dua Belas Jari terpekik kaget. berikutnya Setan Arak dan Iblis Tangan Biru juga turut terkesiap. hampir bersamaan mereka tertawa bergelak karena telah bisa membayangkan sebuah rencana keji dari sang ketua yang pada ujungnya akan sangat menyedihkan bagi sepasang muda- mudi itu.

__ADS_1


*****


Silahkan tulis komentar Anda🙏, kritik saran juga like👍, vote atau favorit👌 jika suka. Terima kasih.


__ADS_2