Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
PARA PENENTANG


__ADS_3

“Erich, katakan padaku dengan lebih jelas, apa yang sedang terjadi sebenarnya? Jelaskan perkataanmu barusan.” Alvero berkata dengan nada suara terdengar tidak sabar.


“Baru saja Ernest memberitahukan pada saya ramainya berita tentang rencana pernikahan antara duke Evan dan putri Alaya, dan beberapa diantaranya berisi berita-berita negatif yang membuat resah masyarakar, yang saat ini bahkan sedang ditayangkan di televisi, dan juga diunggah di internet. Berita itu mengunggah cerita tentang orang-orang yang menyatakan diri sebagai pengagum putri Alaya yang ingin meminta putri Alaya menjelaskan tentang rencana pernikahannya itu.” Erich segera menjelaskan kepada Alvero tentang apa yang baru saja diberitahukan Ernest padanya.


“Lalu….?” Dengan tidak sabar Alvero langsung meminta Erich meneruskan kata-katanya.


“Bahkan beberapa stasiun televisi saat ini sedang menayangkan acara bincang-bincang dengan beberapa tokoh untuk membahas tentang rencana pernikahan antara duke Evan dan putri Alaya yang bagi mereka sangat menghebohkan begitu muncul tadi pagi di televisi melalui situs resmi milik kerajaan….”


“Apa yang dikatakan oleh orang-orang itu di televisi?” Alvero kembali bertanya kepada Erich, meskipun dalam hati, Alero sudah bisa menebak-nebak apa yang terjadi saat ini, dan pikiran Alvero segera melayang kepada beberapa nama orang yang mungkin akan menjadi biang kerok dari masalah yang timbul itu.

__ADS_1


Sepertinya kaki tangan Eliana belum benar-benar terhapus dari bumi Gracetian. Mereka benar-benar cari mati, berani mencari masalah dengan ikut campur urusan pernikahan duke Evan dan Alaya dan berusaha untuk membuatnya batal. Seharusnya aku tidak memberikan kesempatan dan pengampunan pada mereka sedikitpun, menyingkirkan mereka sampai ke akar-akarnya.


Alvero berkata dalam hati dengan sikap kesal.


“Beberapa orang menyatakan kecurigaan mereka, kalau sebenarnya pernikahan ini hanyalah sekedar pernikahan politik, dan mereka tidak setuju dengan itu, karena seperti Yang Mulia Alvero tahu, kemunculan putri Alaya sebagai seorang putri Gracetian sudah menarik perhatian banyak orang, dan membuat para muda mudi menjadi fans berat putri Alaya.” Erich menghentikan perkataannya sejenak.


“Di negara Gracetian ini, sama seperti dengan permaisuri Deanda, keberadaan putri Alaya menjadi idola banyak orang dan mereka menentang keras jika sampai putri Alaya dinikahkan secara paksa, karena bagi mereka kehidupan putri Alaya yang harus kehilangan statusnya karena Baroness Eliana waktu itu membentuk rasa simpati yang begitu besar pada sosok putri Alaya.” Perkataan Erich membuat Alvero menahan nafasnya.


“Sepertinya ada yang berusaha membuat onar dengan menyebarkan berita tentang palsunya hubungan antara duke Evan dan putri Alaya. Mereka mengatakan kalau duke Evan dan putri Alaya tidak muncul dan memberikan keterangan secara langsung berdua di depan orang banyak, mereka akan menganggap istana sudah melakukan kebohongan publik.” Erich menambahkan kata-katanya.

__ADS_1


“Aku tahu, sepertinya orang yang menyebarkan berita yang membuat hati rakyat menjadi panas sedang mengincar posisi duke Evan, bukan putri Alaya.” Erich yang mendengar analisa dari Alvero terlihat menaikkan salah satu alisnya.


“Kenapa Yang Mulia bisa berpikir seperti itu….” Dengan nada penasaran Erich langsung bertanya.


“Karena Alaya tidak memiiki kedudukan yang bisa membahayakan orang lain. Tapi sebagai putri Gracetian dengan darah Adalvino, siapa yang menjadi calon suami Alaya, dia akan menjadi incaran bagi orang lain, karena posisi itu sedang diinginkan oleh banyak orang. Karena dengan menikahi putri Alaya, siapapun laki-laki itu, dia akan menjadi bagian dari orang-orang istana Gracetian….” Perkataan Alvero mulai membuat Erich mengerti apa yang sedang terjadi sekarang ini, semuanya tentang keinginan seseorang untuk mendapatkan kekuasaan dan kekuatan jika berhasil menikah dengan putri Alaya.


“Dan sepertinya, ada banyak orang yang takut karena ternyata laki-laki itu adalah duke Evan Carsten. Beberapa orang yang memiliki kepentingan pribadi terhadap kekuasaan atau pengaruhnya di Gracetian, pasti akan merasa semakin terpojok. Karena pernikahan putri Alaya dengan Evan Carsten, membuat pengaruh dan kekuatan keluarga Carsten semakin sulit untuk dikalahkan oleh para duke lain. Sedangkan bagi keluarga Adalvino, masuknya keluarga Carsten dalam istana, akan menjadi pendukung kuat, sehingga orang akan berpikir puluhan, bahkan mungkin ratusan kali untuk melakukan hal bodoh dengan berusaha menggeser atau melawan bahkan melakukan kudeta terhadap keluarga Adalvino sebagai penguasa istana Gracetian kalau mereka tidak ingin menghancurkan dirinya sendiri.” Alvero memberikan penjelasannya kepada Erich.


(Kudeta (bahasa Prancis: coup d'État pengucapan bahasa Prancis: [\ˌkü-(ˌ)dā-ˈtä], atau disingkat coup pengucapan bahasa Prancis: [\ˈkōp], berarti merobohkan legitimasi atau pukulan terhadap negara) adalah sebuah tindakan pembalikan kekuasaan terhadap seseorang yang berwenang dengan cara ilegal dan sering kali bersifat brutal, inkonstitusional berupa "pengambilalihan kekuasaan", "penggulingan kekuasaan" sebuah pemerintahan negara dengan menyerang (strategis, taktis, politis) legitimasi pemerintahan kemudian bermaksud untuk menerima penyerahan kekuasaan dari pemerintahan yang digulingkan. Kudeta akan sukses bila terlebih dahulu dapat melakukan konsolidasi dalam membangun adanya legitimasi sebagai persetujuan dari rakyat serta telah mendapat dukungan atau partisipasi dari pihak non-militer dan militer (tentara)).

__ADS_1


“Lalu, menurut Yang Mulia, siapa kira-kira dalang di balik semua ini?” Erich kembali bertanya kepada Alvero, yang memang memiliki dugaan, tapi tidak berani menuduh sebelum adanya bukti nyata tentang hal seperti itu.


__ADS_2