Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
MENUNGGU UNDANGAN


__ADS_3

Sedangkan ketiga wanita cantik yang sedang mengandung itu, hanya bisa tersenyum geli melihat wajah polos dari Evelyn yang belum benar-benar mengerti dengan apa yang baru dikatakan tiga wanita cantik yang memang sudah membuat suaminya tergila-gila dan begitu sulit untuk menolak keinginan mereka.


Entah itu Deanda atau Laurel dan Cladia, ketiga wanita itu memiliki suami dengan karakter yang sedikit berbeda satu sama lain, tapi satu kesamaan dari para pria mereka itu, yaitu begitu cinta mati dengan istrinya dan rela melakukan apapun untuk istrinya itu.


“Jadi Evelyn, lebih baik kamu segera menikah sehingga mengerti dengan apa yang kami katakan barusan. Aku yakin kalian akan menjadi pasangan yang tidak kalah manisnya dengan Ad dan Cladia, atau Alvero dan Deanda.” Laurel berkata sambil menepuk lembut pipi Evelyn yang langsung meringis.


“Sudah ditetapkan tanggalnya, tapi masih lama, karena kak Leo masih ingin fokus pada pengembangan cabang rumah sakit kak Dave.” Evelyn berkata sambil memanyunkan bibirnya, seolah dia sudah begitu menunggu waktu pernikahannya dengan Leo yang dianggapnya masih terlalu lama.


“Jangan lupa untuk mengundangku dan Alvero ya. Yang pasti Enzo dan Alaya harus kamu undang juga. Mereka sudah begitu jatuh cinta dengan keindahan Indonesia, dan selalu ribut mengatakan ingin berlibur kesana kembali.” Deanda berkata sambil mengingat bagaimana setelah pulang berlibur yang dibicarakan oleh Enzo dan Alaya selama sepekan adalah temapt-tempat wisata di Indonesia yang mereka kujungi waktu itu.


“Pasti Kak Deanda, asal kak Leo tidak lupa dengan hari pernikahannya dan tidak mengubah tanggal yang sudah ditetapkan.” Evelyn menanggapi perkataan Deanda sambil menghela nafasnya.


“Kalau masalah pekerjaan, Leo memang tidak bisa dinego sama sekali. Sabar ya. Yang pasti kamu adalah satu-satunya gadis yang dicintai oleh Leo. Tinggal tunggu waktunya setelah menikah dan kamu akan tahu bagaimana Leo akan bersikap seperti kakakmu Dave dan yang lain. Sedetikpun dia tidak akan rela darimu setelah dia merasakan bagaimana menikah itu hal yang indah.” Laurel berkata sambil melihat ke arah Cladia yang berencana berjalan mendekat ke arah salah satu komputer yang ada di salah satu meja yang berada di dekatnya untuk melihat-lihat buku apa saja yang ada di perpustakaan ini.

__ADS_1


“Cladia, kamu bisa memilih buku yang kamu inginkan untuk dikirim ke rumahmu dari katalog yang ada….” Deanda kembali menawarkan kepada Cladia untuk buku apa saja yang diinginkan oleh Cladia untuk dia bisa dia baca di waktu senggangnya.


"Kalau begitu, jika diijinkan, aku mau data katalog buku yang ada di perpustakaan ini, sehingga aku bisa memilih buku mana saja yang ingin aku baca. Supaya setelah ini kita bisa berkeliling ke bagian lain istana ini, meskipun aku tahu waktu yang singkat ini tidak mungkin bisa membuatku mengelilingi seluruh istana Gracetian." Dengan senyum ceria di wajah Cladia yang biasanya bersikap serius dan pendiam, membuat yang lain ikut tersenyum senang.


"Siap.... Dan untuk rencana berkeliling, kamu bisa tinggal lebih lama di Gracetian sehingga aku bisa mengajakmu keliling istana sampai ke sudut-sudutnya, hingga puas." Deanda berkata sambil memanggil salah seorang petugas perpustakaan yang sedang berdiri tidak jauh dari posisi mereka dengan sikap hormat.


"Minta tolong pindahkan data katalog buku yang ada di perpustakaan ini, ke flash disk ini." Deanda berkata sambil menyerahkan flash disk kosong yang kebetulan tadi dia bawa, karena ada beberapa data yang butuh dia pindahkan ke komputer kerjanya.


"Baik Yang Mulia Permaisuri." Dengan sikap hormat, petugas perpustakaan itu mengambil flash disk dari tangan Deanda dan melakukan apa yang diperintahkan padanya barusan.


"Andai saja bisa, aku mau. Sayangnya dengan kesibukan Ornado, dia tidak bisa tinggal lama di suatu tempat. Dan dia pasti tidak akan menginjinkanku pergi sendiri jauh dari rumah tanpa dia bersamaku." Cladia berkata sambil tersenyum, menunjukkan bahwa dia tidak pernah keberatan dengan sikap over protektif suaminya, yang justru membuatnya merasa aman dan nyaman.


"Aku yakin Ad pasti akan melakukan apapun untuk mencegahmu menjauh darinya." Laurel berkata sambil tersenyum geli, mengingat bagaimana dia begitu hafal dengan sikap Ornado pada Cladia bahkan sejak mereka masih kanak-kanak, Ornado sudah menganggap Cladia sebagai pengantinnya di masa depan.

__ADS_1


"Kalau membicarakan sikap manis Ad dan keromantisannya, sepertinya tidak akan ada habisnya. Sebaiknya kita sedikit melihat-lihat buku-buku yang sepertinya sedang memanggil-manggil kita itu." Laurel kembali berkata begitu melihat sebuah papan besar yang digantung di antara dua rak dan bertuliskan tentang dunia medis.


Sambil menunggu petugas itu melakukan tugasnya, Cladia dan yang lain kembali melihat-lihat buku-buku yang tersusun rapi di sana, sesuai dengan buku yang mereka sukai, sehingga mereka sedikit berpencar mencari rak dengan buku-buku sesuai passion mereka masing-masing.


(Jika dilihat sekilas passion dan hobi hampir sama. Namun, kedua istilah ini bisa berbeda jika ditelusuri. Hobi adalah aktivitas yang dilakukan secara terus-menerus dan disukai. Namun, hobi belum tentu memberi dampak positif seperti passion, tapi passion bisa digali dari hobi kemudian menghasilkan.


Passion berkaitan dengan pekerjaan yang bisa dilakukan secara maksimal. Lalu apakah passion itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), passion artinya yaitu kegemaran, gairah, keinginan yang besar, semangat, emosi, kemarahan, dan kecemasan. Sedangkan dictionary.com, mengartikan kata passion sebagai perasaan atau emosi yang kuat. Passion sendiri bisa diartikan sebagai cinta atau benci.


Arti passion yaitu sebuah keinginan atau perasaan yang kuat. Passion bisa diartikan sebagai seseorang yang merasakan cinta dan hasrat, kesukaan, antusiasme, atau keinginan yang kuat. Dari penjelasan diatas, menjelaskan passion adalah keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu, yang dilakukan secara antusias. Passion bisa berarti motivasi bertemu dengan emosi dan sama-sama kuat.


Jadi, secara singkat, passion adalah sebuah keinginan untuk melakukan sesuatu dengan motivasi, keinginan, dan antusiasme tinggi. Bisa dikatakan juga bahwa passion adalah saat motivasi bertemu dengan emosi yang sama-sama kuat, menjadikan seseorang ingin melakukan sesuatu dengan antusias).


Seperti biasanya, buku-buku tentang ilmu kedokteran menjadi tujuan utama Laurel, buku-buku tentang tempat-tempat wisata maupun tentang batu mulia dan desain perhiasan menjadi fokus Cladia, yang berbeda dengan Evelyn yang langsung mencari buku tentang hal-hal yang berbau food and beverages yang merupakan dunianya.

__ADS_1


__ADS_2