
“Saya….” Pelayan itu hanya mengeluarkan satu kata itu dengan suara tangisnya yang semakin keras terdengar, membuat Ernest hanya bisa menahan nafasnya sebelum akhirnya memegang pena yang selalu dia selipkan di saku pakaian seragam pengawalnya dengan tiga pasang mata mengawasi apa yang sedang dilakukan Ernest dengan sikap santai, sedangkan ada seorang perempuan yang tiba-tiba menangis setelah menghambur keluar dari ruang istirahat Ernest dengan penampilan yang berantakan.
“Tuan Ernest… sebenarnya apa yang sudah terjadi sebelumnya diantara Anda berdua?” Meskipun dengan sikap tetap hormat pada Ernest, salah satu pengawal yang lain berniat kembali meminta penjelasan pada Ernest tentang apa yang sudah terjadi antara Ernest dan pelayan itu.
Mendengar pertanyaan dari rekan pengawal itu, Ernest tetap sibuk dengan pena yang sedang dipegangnya sekarang, seolah tidak memperdulikan pertanyaan dari rekannya itu.
“Tunggu sebentar. Beri aku sedikit waktu. Tidak akan lebih dari 1 menit.” Dengan sikap tenang dan tetap bersikap ramah, Ernest langsung menanggapi panggilan dari pengawal yang memanggilnya itu, tanpa memandang ke arahnya, justru sibuk memencet-mencet beberapa bagian dari pena yang sedang dipegangnya itu.
Setelah itu, dengan gerakan cepat Ernest meraih handphonenya, membuka layarnya untuk dapat menerima data dari pena miliknya yang dia pindahkan melalui sistem Bluetooth, data yang berupa sebuah hasil rekaman dari pembicaraannya dan pelayan itu saat mereka tadi berada dalam satu ruangan tadi.
(Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas (sekitar 10 meter). Bluetooth sendiri dapat berupa card yang bentuk dan fungsinya hampir sama dengan card yang digunakan untuk wireless local area network (WLAN) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak layanan yang lebih pendek dan kemampuan transfer data yang lebih rendah.
Pada dasarnya bluetooth diciptakan bukan hanya untuk menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel didalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menawarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, konsumsi daya yang rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu menyediakan layanan yang bermacam-macam).
Ernest yang sudah begitu terlatih dalam menghadapi situasi apapun sejak menjadi menjadi pengawal pribadi Alvero, dngan gerakan cepat tadi sengaja merekam semua pembicaraan yang terjadi melalui pena di sakunya, yang selain merupakan senjata rahasia Ernest, juga berfungsi sebagai alat perekam yang bisa digunakan tanpa disadari oleh lawan bicara.
__ADS_1
Begitu proses pemindahan data yang dia lalukan selesai, Ernest langsung mengirimkan hasil rekaman itu kepada salah salah satu pengawal istana yang sedang berdiri di hadapannya, menanti tanggapan Ernest atas pertanyaan mereka tentang apa yang terjadi antara Ernest dan pelayan yang masih memeluk rekannya dan belum menghentikan tangisnya itu.
“Silahkan periksa apa yang baru saja aku kirimkan padamu. Untuk pertanyaan kalian, semua jawabannya ada di sana. Aku permisi terlebih dahulu. Sepertinya aku harus segera pergi dari sini, karena pandangan kalian padaku sungguh terasa tidak nyaman bagiku.” Ernest berkata sambil menyimpan kembali handphonenya.
Kata-kata itu membuat kedua pengawal dan juga satu pelayan yang tadi sedang berbincang dengan kedua pengawal itu menggerak-gerakkan matanya dengan sikap tidak nyaman karena perkataan Ernest barusan.
Meskipun sebenarnya Ernest mengucapkannya dengan sikap ramah dan senyum tersungging di wajahnya, tapi tatapan dan wajah Ernest yag merasa keberatan dengan sikap mereka bertiga padahal belum tahu tentang fakta dan kebenarannya membuat mereka menjadi canggung.
“Dan untuk dia, sebaiknya dia segera bersiap meninggalkan istana sekarang juga, sebelum dia mempermalukan dirinya sendiri setelah kebenaran apa yang baru saja terjadi diketahui banyak orang, dan dia diusir dengan cara tidak hormat dari istana ini.” Ernest berkata sambil matanya menatap ke arah pelayan yang tadi berusaha menggodanya itu.
Bagaimana orang di bagian petugas yang melakukan penilaian dan ujian terhadap para pelayan istana bisa meloloskan pelayan dengan sikap kurangajar seperti pelayan itu? Aku harus segera memberitahukan kepada nyonya Rose agar dia menegur keras orang yang bertanggung jawab dan bertugas melakukan pemilihan para calon pelayan istana. Untung saja itu aku, kalau itu terjadi pada Erich, bisa-bisa pelayan itu berakhir dengan membusuk di penjara.
Walaupun tatapan mata Ernest tidak terlihat sinis, tapi mereka bisa melihat ada rasa tidak suka yang jelas-jelas sedang ditunjukkan oleh Ernest saat menatap ke arah pelayan yang baginya sangat jago bersandiwara dan mengerikan itu.
Meskipun mungkin Ernest tidak sepolos kembarannya Erich apalagi Alvero dalam hal wanita, tapi Ernest paling tidak suka dengan perempuan yang terlalu agresif.
__ADS_1
Bagi Ernest, seorang wanita akan kehilangan sisi anggun dan lembutnya jika berani bersikap agresif pada pria yang bukan merupakan suaminya, dan dia sangat anti dengan tipe wanita seperti itu, terlepas dari status maupun kecantikan perempuan agresif itu, Ernest tetap tidak akan pernah tertarik.
Apalagi Ernest yang selama ini selalu berada di dekat Alvero, banyak mengenal wanita cantik dengan kepribadia menarik seperti Deanda, Larena, Danella, Alaya, Alea, Cleosa, dan juga putri Tira... (Ernest belum tahu ke depannya putri cantik yang satu itu akan jadi jodohnya, he he he).
Apa... maksud perkataan Tuan Ernest? Apa dia punya bukti perbuatanku yang berusaha menggodanya?
Pelayan itu berkata dalam hati dengan perasaan panik.
Tangis pelayan yang sebelumnya berusaha untuk menggoda Ernest langsung terhenti begitu mendengar apa yang baru saja dikatakan Ernest.
Dan begitu pelayan itu melihat langkah Ernest yang tampak tenang dan bergegas meninggalkan yang lain, dada pelayan itu semakin berdetak kencang karena rasa khawatir.
Sebelumnya, dia sengaja melatih dirinya untuk menghadapi tes penerimaan pelayan istana selama setahun ini, berharap untuk bisa mendapatkan suami saat bekerja di istana.
Almarhum pangeran Dion, adalah salah satu pangeran yang pernah digoda oleh pelayan itu.
__ADS_1
Sayangnya, meskipun selama hidupnya Dion dikenal sebagai pecinta wanita, playboy kelas kakap, tapi sejak dia jatuh cinta pada Deanda, baginya tidak ada wanita lain yang lebih cantik dan menarik, yang diinginkannya, selain Deanda, meskipun saat itu dia tahu Deanda adalah wanita milik Alvero.
Saat itu Dion tidak merespon sama sekali keberadaan pelayan itu, meskipun Dion juga tidak melakukan protes pada kepala pelayan yang bertanggungjawab atas keberadaan pelayan genit itu, sehingga hingga saat ini, pelayan itu masih bisa berkeliaran di istana, mencoba mencari mangsa lain setelah usahanya gagal terhadap Dion.