
"Baik, aku setuju sekali dengan pendapatmu duke Evan, tapi aku akan memberi batas waktu untuk masalah itu. Aku harap pertunangan kalian segera dilakukan kurang dari 2 minggu dari sekarang. Dan untuk waktu pernikahan kalian, tidak boleh lebih dari 3 bulan dari sekarang." Alvero akhirnya memberikan keputusannya, yang cukup membuat Evan sedikit kaget.
2 minggu dan 3 bulan? Yang mulia Alvero sepertinya benar-benar ingin segera menyingkirkan kedua putra mahkota itu dari sekitar Alaya dan juga pikirannya. Bagiku tidak masalah dengan waktu sesingkat itu mempersiapkan pertunangan dan juga pernikahanku. Tapi aku tidak yakin dengan my princess. Aku bisa membayangkan bagaimana marahnya my princess kalau mendengar keputusan yang mulia hari ini.
Evan berkata dalam hati, dan meskipun dia tahu kalau keputusan Alvero akan membuat Alaya uring-uringan dan mungkin melakukan hal yang tidak masuk akal, tapi dengan santainya Evan justru ingin tersenyum geli membayangkan semua itu.
Rasanya wajah cemberut dan sikap uring-uringan yang akan ditunjukkan Alaya di depannya, tetap akan membuat Evan melihat sosok Alaya sebagai sosok gadis cantik.
Dan untuk Evan sendiri, entah kenapa dia tidak merasa keberatan sama sekali dengan keputusan Alvero, bahkan jika saja Alvero meminta waktu yang lebih singkat dari itu, rasanya Evan dengan senang hati akan mengiyakan.
Hanya saja, Evan yang selalu menghormati perasaan dan pendapat orang lain, tidak tega membayangkan bagaimana shocknya Alaya jika dia dan Alvero memutuskan waktu yang lebih singkat dari yang disebutkan Alvero tadi.
__ADS_1
Apa yang terjadi pada dirinya saat ini, Evan sendiri merasa heran dengan dirinya sendiri, bagaimana bisa dia yang tidak biasa dekat dengan seorang gadis dan baru mengenal Alaya, tiba-tiba memiliki keinginan yang begitu kuat untuk membawa dan mengikat gadis itu di sisinya secepat yang dia bisa.
Belum lagi, ingatan Evan tentang bagaimana Alaya saat pertama kali datang padanya dan meminta dia untuk menolak perjodohan mereka di markas besar militer, selalu membuat perasaan Evan merasakan sesuatu yang tidak asing, yang dulu juga pernah dirasakannya dan sempat hilang entah kemana.
Sekeras apapun usaha Evan untuk mengingat tentang kenapa hal itu bisa terjadi, hingga detik ini Evan tidak berhasil menemukan jawabannya, dan itu kadang membuatnya sedikit frustasi.
Ah sebenarnya... apa yang terjadi padaku? Kenapa setiap mengingat kejadian hari itu, aku seolah-olah merasakan dejavu. Apa aku pernah bertemu dengan my princess sebelumnya dengan kondisi dan keadaan seperti di markas besar waktu itu? Tapi rasanya itu tidak mungkin terjadi diantara kami berdua.
Evan berkata dalam hati dan tanpa sadar sedikit mengernyitkan dahinya begitu mengingat tentang perasaan tidak asing ketika sedang berada di dekat Alaya, seolah dia dan gadis cantik itu sudah saling mengenal untuk waktu yang lama.
Dejavu merupakan istilah yang dibuat oleh seorang psikolog bernama Emile Boirac pada tahun 1876. Dejavu adalah perasaan bahwa apa yang kita alami sekarang, pernah terjadi di masa lampau. Bahkan, terkadang kita bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Perasaan ini berlangsung sekitar 10 hingga 30 detik. Seringkali, dejavu dikaitkan dengan hal-hal mistis, padahal fenomena tersebut dapat dijelaskan secara sains.
__ADS_1
Dejavu dapat dijelaskan melalui beberapa teori, Teori Split Perception yang menjelaskan dejavu dapat terjadi apabila orang melihat hal yang sama di waktu yang berbeda.
Kedua, teori memory recall, berlangsung di tempat yang berbeda dengan suasana yang mirip. Seperti saat seseorang pergi ke coffee shop bernuansa Jepang, dia merasa nggak asing dengan bangunan itu. Ternyata, interior di sana mirip dengan kafe asli di Jepang yang dia datangi waktu kecil.
Teori memori recall mengatakan dejavu disebabkan oleh respons otak terhadap peristiwa yang pernah dilalui sebelumnya. Kenangan masa kecil, bahkan aroma parfum dapat membawa seseorang mengenang masa lalu.
Ketiga, Dejavu juga disebabkan oleh gangguan sirkulasi otak atau minor brain circuit malfunctions. Dejavu terjadi apabila otak salah merespons kejadian yang sedang berlangsung.
Seharusnya, apa yang kita lihat sekarang disimpan di memori jangka pendek. Tapi, otak langsung membawanya ke ingatan jangka panjang. Saat kejadian tersebut berulang, orang merasa hal itu terjadi di masa lampau. Padahal, dia baru saja merasakannya beberapa menit yang lalu)
Penyebab dejavu yang terakhir yaitu kejang lobus temporal. Hal ini umumnya hanya dialami oleh penderita epilepsi, stroke, tumor atau kelainan pembuluh darah di otak. Lobus temporal otak bertanggung jawab dalam memproses emosi dan penyimpanan ingatan jangka pendek. Ketika kejang terjadi, mereka bisa berhalusinasi dan merasakan dejavu).
__ADS_1
“Apa menurut Yang Mulia, waktu 3 bulan itu adalah waktu yang tepat untuk menetapkan sebuah pernikahan yang merupakan ikatan seumur hidup bagi kita? Apa tidak terlalu cepat dan singkat? Bagaimana dengan putri Alaya jika mendengar tentang hal ini? Kemungkinan besar, dia pasti akan sangat menentangnya.” Dengan nada suara terdengar sedikit pelan, dengan wajah seriusnya, Evan berkata kepada Alvero yang langsung menaikkan salah satu ujung bibirnya, membentuk sebuah seringai tipis.
“Apa Duke Evan merasa waktu 3 bulan terlalu singkat untuk dapat menaklukkan hati adikku? Anda takut gagal?Apa Anda tidak memiliki kepercayaan diri untuk itu?” Pertanyaan Alvero membuat Evan menyunggingkan senyum tipis.