Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
SALING BERHADAPAN


__ADS_3

"Maaf Duke Hugo, saya sudah menghubunginya tadi, dia berjanji akan segera datang kemari, tapi baru saja saja menghubunginya kembali, tapi handphonenya tiba-tiba tidak aktif." Pengawal ayng diberikan perintah oleh Hugo itu berusaha menjelaskan apa yang sudah terjadi.


“Apa maksud Elio mematikan handphonenya?” Hugo bertanya dengan nada rtidak sukanya.


“Maaf Duke Hugo, saya tidak tahu apa yang terjadi. Saat ini saya sudah meminta penagawal kita untuk menjemput Elio di rumahnya.” Pengawal itu kembali berkata kepada Hugo yang tampak mendengus kesal.


"Lalu bagaimana dengan Kattie? Apa kalian sudah berhasil menemukannya?" Hugo kembali bertanya kepada pengawal itu.


"Saya sudah berusaha mencari keberadaan duchess Kattie. Dari salah satu informan yang ada mereka pernah bertemu duchess Kattie di suatu tempat. Tapi saat orang-orang kita berusaha menemuinya malam ini, menurut info, duchess Kattie sudah pergi meninggalkan tempat tinggal sementaranya. Entah kapan, tapi dari tanda-tanda dan jejak yang ditinggalkannya, sepertinya beliau baru saja pergi dari tempat itu." Hugo sedikit mendengus mendengar penjelasan itu.


"Dasar anak nakal! Apa maunya gadis itu? Bisa-bisanya secara tiba-tiba pergi meningalkan rumah tanpa pesan apapun, dan sekarang kembali menghilang entah kemana." Hugo berkata dengan nada gusar, karena bagaimanapun sebenarnya dia cukup mengkhawatirkan Kattie yang merupakan satu-satunya adik kandung yang dimilikinya.


Hanya saja, kondisinya saat ini yang memaksanya pergi untuk sementara waktu secepatnya, membuatnya tidak bisa berbuat banyak untuk Kattie, apalagi jika harus menungguna, sedang keberadaan Kattie belum diketahui ada dimana.


“Sementara aku pergi, kamu yang bertugas atas keamanan rumah ini dan semua kegiatan yang ada di rumah ini ada di bawah kendalimu. Jika suatu saat Kattie pulang, sampaikan padanya untuk segera menghubungiku dan bersiap menyusulku ke Kamboja.” Hugo berkata sambil merapikan pakaian yang dikenakannya dan berjalan keluar dari kamarnya, pergi ke arah pintu keluar tempat kediamannya.

__ADS_1


“Baik Duke Hugo.” Dengan sikap hormat, pengawal itu segera menjawab perintah dari Hugo, sambil berjalan menyusul Hugo, dengan menyeret koper milik Hugo.


“Kalau tidak ada hal mendesak, lebih baik kamu tidak menghubungiku. Aku akan mengganti nomer handphoneku setibanya di sana. Aku segera akan memberitahukan info nomer itu padamu. Kita akan pakai nomer itu untuk bisa saling berhubungan sementara waktu ini….”


“Selamat malam duke Hugo…. Maaf jika selarut ini kami datang dan mengganggu rencana pentingmu.” Sebuah suara sapaan dari Ornado membuat Hugo langsung menoleh ke arah sumber suara, yang datangnya dari arah pintu masuk rumah Hugo, yang tiba-tiba saja dibuka oleh Erich dan Ernest, yang berdiri di samping Evan dan Ornado yang berada di bagian tengah barisan, bagian paling depan.


Melihat adanya keberadaan orang asing yang tiba-tiba datang, beberapa pengawal Hugo yang ada di dalam rumah itu langsung berlarian mendekat, membentuk pagar betis di sekeliling Hugo dan langsung menodongkan senjata ke arah Ornado dan orang-orang yang datang bersamanya, dimana para pengawal istana milik Alvero juga langsung bersiaga dan menodongkan senjata api ke arah Hugo dan anak buahnya.


"Tim A, apa kalian ada di tempat?" Pengawal yang tadinya bicara dengan Hugo segera berusaha memanggil anggota tim keamanan lainnya melalui walkie talkie yang terselip di bagian atas lengan pakaiannya.


Walkie talkie adalah alat komunikasi yang sangat populer hingga tahun 2000. Gadget yang memanfaatkan jaringan radio ini menjadi salah satu alat tercanggih pada zamannya. Walkie talkie memiliki fungsi yang sama dengan telepon, tetapi gadget ini memberikan pengalaman berkomunikasi yang lebih seru dan berbeda.


Walkie talkie juga dikenal dengan nama two way radio atau radio dua arah. Tanpa memerlukan pulsa, gadget ini dapat menghubungkan dua orang yang terpisah sejauh 2,5 km.


Walkie talkie atau juga biasa disebut handy talkie (HT) memiliki dua frekuensi, VHF dan UHF. Kita tidak bisa berkomunikasi dengan lawan bicara yang menggunakan frekuensi berbeda. Frekuensi VHF rata-rata memakai range 134 sampai 176 MHz, sedangkan frekuensi UHF memiliki bermacam range yaitu 330-400 MHz, 400-470 MHz, dan 450-520 MHz).

__ADS_1


"Tim B?" Begitu tidak adanya tanggapan dari anggota tim A yang dipanggilnya, pengawal itu segera memanggil tim lainnya.


Sayangnya selain tim keamanan yang bertugas di bagian dalam rumah Hugo, tidak ada satupun anggota tim mereka yang menjawab panggilan itu, membuat Hugo yang awalnya merasa tenang begitu mendengar pengawalnya itu sedang berusaha memanggil yang lain, terlihat sedikit menahan nafasnya.


"Selamat malam Duke Evan dan Tuan...."


"Ornado. Ornado Xanderson." Evan dengan cepat memperkenalkan Ornado pada Hugo yang terlihat sedikit kaget.


Ornado Xanderson? Salah satu teman dari yang mulia Alvero yang merupakan seorang pengusaha sukses. Kenapa pengusaha besar seperti dia tiba-tiba muncul bersama duke Evan bersama dengan banyak pengawal istana? Rasanya semua bisnisku tidak ada hubungannya dengan grup Xanderson miliknya. Tidak mungkin aku pernah menyinggungnya, sedangkan kami berdua tidak pernah saling berhubungan sedikitpun.


Hugo bertanya-tanya dalam hati sambil menatap ke arah Ornado yang secara tiba-tiba memberikan tanda kepada semua pengawal yang mengikutinya agar menurunkan senjata mereka.


Melihat apa yang dilakukan oleh Ornado, Hugo terlihat menyungingkan senyum tipis, merasa dalam posisi menang.


Akan tetapi begitu Hugo melihat adanya sekelompok orang dari arah kegelapan malam sekitar rumahnya tiba-tiba datang dengan membawa senapan jarak jauh dan posisi siaga dan siap menembak kapan saja, membuat Hugo harus menahan nafasnya, sadar bahwa yang sedang dia hadapi sekarang bukanlah orang sembarangan, dan memiliki kekuatan yang tidak dapat dia prediksi.

__ADS_1


__ADS_2