Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
MULAI TERKUAK


__ADS_3

”Oooo. Benarkah seperti itu? Fakta yang sungguh mengejutkan. Pantas saja….” Evan bergumam pelan, merasa sudah menemukan titik terang dari semua hal yang sedang dialaminya, ingatannya yang hilang tentang Alaya.


Ternyata... kamu sudah bertindak terlalu jauh untuk memisahkanku dengan Alaya sedari awal. Aku beruntung karena Alvero, akhirnya membuatku menemukan kembali hatiku yang hilang karena tindakan duchess Kattie dan dokter Jordan.


Evan berkata dalam hati sambil mengepalkan salah satu tangannya yang ada di atas meja kerjanya.


Berarti ingatanku tentang bagaimana aku merasa melihat sosok duchess Kattie ketika bersama seseorang di restoran waktu itu kemungkinan pasti benar, aku tidak sedang berhalusinasi. Berarti duchess Kattie waktu itu juga sedang berada di luar negeri, negara yang sama dengan yang sedang aku kunjungi. Mungkin saat itu dia mengetahui hubunganku dengan Alaya sehingga berusaha keras untuk memisahkan kami.


Evan kembali berkata dalam hati sambil menghela nafas dalam-dalam.


“Benar Duke Evan, dokter Jordan adalah sepupu duchess Kattie dari pihak ibu kandung duchess Kattie yang merupakan seorang baroness.” Sam langsung mempertegas info yang dia miliki tentang hubungan Kattie dan Jordan.


“Sam, segera temukan dokter Jordan, awasi dan jangan biarkan dia sadar bahwa kita sudah mengetahui tindakan kriminal yang sudah dia lakukan bersama duchess Kattie, sehingga dia melarikan diri….”

__ADS_1


“Baik Duke Evan. Setelah itu apa yang akan kita lakukan terhadap dokter Jordan?” Pertanyaan Sam membuat Evan tersenyum dengan sikap tetap tenang, tapi sebagai asisten pribadi yang sudah cukup lama melayani Evan, Sam bisa melihat bagaimana marahnya Evan saat ini.


“Tentu saja meminta obat darinya. Seorang ahli racun kemungkinan besar dia memiliki obat penawarnya juga. Untuk dokter Jordan… dia sudah mengambil ingatanku tentang putri Alaya, jadi dia harus bisa mengembalikan semuanya secara utuh, atau aku akan menghapuskan jejak nama keluarganya dari kerajaan Gracetian.” Perkataan Evan langsung membuat Sam menganggukkan kepalanya sebagai tanda mengerti apa yang harus dia lakukan pada dokter Jordan.


“Saya akan pastikan dokter Jordan tetap berada di tempatnya sekarang sampai dia mempertanggungjawabkan perbuatannya.” Sam berkata dengan suara tegas.


“Bagus Sam, kita akan segera menemuinya.” Evan berkata sambil mendorong kursinya mundur, dan dia bangkit dari duduknya.


“Duke Evan, saya mau melaporkan hal penting lainnya pada Duke Evan.” Sam segera kembali berkata sebelum Evan melangkah dari tempatnya berdiri.


“Meski tidak diketahui apa yang sedang diambil duchess Kattie dari sana karena dia membelakangi kamera cctv, tampaknya aneh sekali dia membongkar-bongkar barang pribadi milik orang lain.” Perkataan Sam membuat Evan mengernyitkan dahinya.


“Meskipun kita berdua tahu bahwa duchess Kattie terlibat dengan kasus amnesiaku terhadap putri Alaya, sepertinya semakin banyak bukti yang akan bisa membuat dia tidak bisa lagi berkelit. Kita hanya perlu mengumpulkan semua bukti dan saksi, termasuk dokter Jordan sendiri sebagai pelaku yang bergerak di bawah perintah duchess Kattie.” Evan berkata dengan tidak habis pikir, bagaimana seorang perempuan kelas atas seperti Kattie bisa melakukan hal sehina itu.

__ADS_1


“Dan satu lagi Duke Evan. Ada rekaman cctv yang menunjukkan bagaimana mobil duke Hugo mengikuti ambulance yang mengantar Duke Evan ke rumah sakit waktu kecelakaan itu terjadi. Memang waktu itu duchess Kattie memberikan pernyataan bahwa tanpa sengaja dia melewati tempat terjadinya kecelakaan itu sehingga bisa membantu Duke Evan untuk langsung diantar ke rumah sakit. Hanya saja ada yang aneh….” Sam menghentikan bicaranya sebentar.


“Di waktu itu, waktu dan tempat yang sama, dimana tidak ada peristiwa kecelakaan yang lain, baik sebelum atau sesudah kecelakaan yang dialami oleh Duke Evan, tapi sebelum kecelakaan itu terjadi, di dekat sana tampak mobil ambulance dan pemadam kebakaran.” Perkataan Sam membuat Evan langsung menyipitkan mata hijaunya, dengan otaknya yang cerdas langsung bisa menebak dengan cepat apa yang terjadi.


"Yang membuat hal menjadi terlihat begitu aneh, kedua mobil itu tampak standby, seolah mereka sedang menunggu adanya kecelakaaan, dan mereka tahu bahwa kecelakaan itu benar-benar akan terjadi.” Dengan wajah serius, karena dia juga sedang berpikir keras, mengira-ngira apa yang sedang terjadi, Sam memberikan penjelasan kembali pada Evan yang langsung mengernyitkan dahinya dengan cukup keras karena tidak menyangka adanya berita terbaru yang diberikan Sam padanya tentang kecelakaan itu.


Sam tidak berani langsung mengucapkan pemikirannya karena takut dianggap sudah memfitnah orang lain, tapi bagi Evan, yang tahu betul bagaimana liciknya keluarga Brwon, termasuk nekadnya Kattie yang selalu berusaha menempel padanya, bisa langsung menebak apa yang sebenarnya sudah terjadi.


“Di rekaman cctv lainnya, di hari yang sama di area rumah sakit dan beberapa kamera yang ada jalanan di kota Tavisha, bahkan tampak mobil milik duke Hugo terus berjalan dan mengikuti mobil ambulance yang membawa Anda, dari jarak yang cukup jauh. Saya rasa, jika dia tidak memiliki keterlibatan dengan kasus kecelakaan itu, kenapa dia bertindak seperti seorang penguntit. Bahkan setelah ambulance memasuki area rumah sakit, mobil yang dikendarai oleh duke Hugo langsung memutar arah dan pergi meninggalkan rumah sakit. Itu benar-benra hal yang aneh.” Sam melanjutkan bicaranya dengan wajahnya yang tampak tegang, karena sekarang dia sedang membicarakan tentang kecurigaannya terhadap keluarga Brown, keluarga seorang duke yang secara status sosial kebangsawanannya berada di atasnya yang hanya seorang Earl.


“Duchess Kattie dan duke Hugo, berada pada lokasi yang sama ketika kecelakaan itu terjadi? Dan itu adalah jalan yang menghubungkan bandara dan pusat kota Tavisha. Benar-benar aneh, karena mereka berdua boleh dibilang jarang terlihat bersama karena memiliki kesibukan masing-masing yang tidak saling berhubungan.” Evan berkata sambil menarik nafas panjang.


“Saya secara pribadi, curiga bahwa duke Hugo terlibat dengan kecelakaan yang Anda alami waktu itu. Bahkan saya juga mencurigai duchess Kattie untuk masalah itu.” Sam akhirnya menyampaikan pendapatnya di depan Evan.

__ADS_1


“Sam, kamu harus kembali melakukan penyelidikan detail tentang penyebab kecelakaan itu. Mendengar info darimu, aku tidak yakin kalau kecelakaan itu murni sesuatu yang terjadi tanpa unsur kesengajaan. Cek juga penerbangan dalam waktu beberapa hari sebelum terjadinya kecelakaan, temukan nama duke Hugo dan duchess Kattie dalam jadwal penerbangan waktu itu, terutama penerbangan dari luar negeri ke negara Gracetian.” Evan berkata sambil menahan nafasnya, berusaha menahan diri karena dia kembali teringat tentang sosok Ramon, asisten pribadinya yang harus terenggut nyawanya karena kecelakaan maut itu.


__ADS_2