Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
RASA PENASARAN ALEA


__ADS_3

Putri Alaya kan sedang bersama dengan duke Evan, yang merupakan suaminya sendiri? Memang ada hal buruk apa yang bisa terjadi pada putri Alaya coba? Bukan hal buruk, tapi hal nikmat pastinya.


Petugas hotel itu berkata dalam hati sambil menahan senyumnya, membayangkan apa yang mungkin bisa terjadi pada pasangan pengantin baru jika bukan tentang percintaan yang panas dan menggebu-gebu, yang umumnya dilakukan oleh pasangan pengantin baru.


Hah! Orang yang tidak tahu bagaimana tidak sukanya putri Alaya pada duke Evan, pasti justru membayangkan yang tidak-tidak tentang kebersamaan mereka sekarang. Seperti yang dipikirkan oleh pegawi hotel ini sekarang


Alea yang bisa melihat senyum tertahan dari pegawai hotel itu langsung berkomentar dalam hati.


“Maksudku, putri Alaya mungkin membutuhkan bantuanku untuk mengemas pakaian dan barang-barang pribadinya.” Akhirnya Alea mengatakan hal yang lebih masuk akal kepada pegawai hotel itu.


“Oh… ya Nona Alea, pasti putri Alaya butuh bantuan untuk itu.” Mendengar peenjelasan Alaya yang masuk akal, akhirnya pegawai hotel itu langsung mengangguk-anggukkan kepalanya.


“Sebentar Nona Alea, saya akan telepon ke sana.” Pegawai hotel itu berkata sambil menekan beberapa tombol nomer telepon melalui aplikasi yang ada di komputernya, yang terhubung dengan headseat Bluetooth di telinganya.


(Headset bluetooth adalah headset (earphone dan mikrofon) yang tidak memerlukan kabel untuk terhubung. Seperti namanya, headset bluetooth menggunakan teknologi nirkabel bluetooth yang dengan mudah terpasangkan oleh berbagai perangkat, mulai dari desktop laptop hingga smartphone.


Headset menggunakan salah satu konsep Fisika yaitu Magnet. Dalam ilmu fisika, konsep ini berkaitan dengan perubahan energi listrik menjadi gelombang suara. Di dalam headset, sinyal listrik memanfaatkan adanya kumparan solenoid dan magnet permanen. Listrik yang dialirkan, sifatnya berubah-ubah pada solenoid sehingga menghasilkan medan magnet (dikenal dengan elektromagnet) yang juga berubah-ubah.


Reaksi ini menyebabkan solenoid bergerak dan membran pada headset bekerja. Membran pada headset ini mengubah tekanan udara yang membuat sebuah rambatan ke telinga manusia dan dikenal sebagai bunyi.

__ADS_1


Konsep kerja dari headset  terbentuk akibat perubahan gelombang elektrik menjadi gelombang suara. Sumber dari suara tersebut mengirim sinyal melalui kabel ke driver headset melalui kumparan suara dari bagian yang menghasilkan medan magnet.


Arus putar yang ada di dalam kumparan suara tersebut saling menarik dan bergerak melingkar antara 20 hingga 20.000 kali per detik, sehingga mengubah tekanan udara di depannya dan membuat gelombang suara yang kamu dengar).


Evan yang awalnya masih serius dengan handphonenya, langsung menoleh begitu mendengar adanya suara panggilan telepon dari telepon hotel yang ada di atas nakas yang tepat berada di samping tempat tidur, di posisi dekat dengan Alaya.


Dengan gerakan cepat, Evan langsung mengulurkan tangannya, satu tangan terulur untuk meraih telepon yang ada di atas nakas, satu tangan lagi sambil sikunya menumpu di atas tempat tidur, berusaha menutup telinga Alaya yang masih tertidur.


“Hallo…” Suara Evan membuat pegawai hotel itu langsung menyungingkan senyumnya, meskipun dia tahu bahwa Evan tidak akan bisa melihat senyum manis yang sengaja dia tampilan di wajahnya, begitu mendengar suara seorang pria dari panggilan telepon di kamar yang ditempati oleh Alaya.


Petugas hotel itu yakin kalau Evan yang menjawab panggilan telepon itu, karena dia tahu hanya Evan yang tadi datang berkunjung ke kamar Alaya sepanjang sore ini, dan dia juga belum melihat sosok Evan keluar dari hotel melewati tempatnya bertugas.


Bagaimana dia bisa keluar dari hotel dengan kondisinya sekarang?


Evan berkata dalam hati sambil tersenyum mesra menatap ke arah Alaya, lalu mengecup lembut kening istrinya yang masih tertidur itu.


Duke Evan? Kenapa bukan putri Alaya sendiri yang mangangkat teleponnya? Apa terjadi sesuatu pada putri Alaya? Apa putri Alaya jatuh sakit lagi seperti waktu itu? Udara beberapa waktu ini memang cukup dingin. Apa alergi dingin putri Alaya kembali menyerangnya?


Alea bertanya-tanya dalam hati dengan sikap khawatir.

__ADS_1


“Oo, apa nona Alea sudah menunggu lama di lobi hotel?” Dengan suara ramahnya Evan bertanya kepada pegawai hotel yang langsung sedikit menahan nafasnya.


Sebagai bagian dari front office hotel itu, pegawai itu sudah beberapa kali bertemu dengan Evan, dan hingga saat ini pesona seorang Evan yang tampan, salalu terlihat tenang membuat hatinya seringkali berdebar penuh dengan rasa kagum, meskipun petugas hotel itu cukup sadar diri bahwa Evan sudah menilah dengan Alaya, dan dia hanya bisa mengagumi sosok pria tampan berambut emas itu di dalam hati saja.


“Sudah cukup lama Duke Evan, sudah lebih dari satu jam. Nona Alea bahkan sudah datang untuk menjemput putri Alaya sebelum Duke Evan datang mengunjungi putri Alaya.” Petugas hotel itu berusaha untuk menjelaskan kondisi Alea yang terus fokus menatap kea rah petugas itu, menanti respon dari Alaya.


“Wah, cukup lama ya…. Tolong sampaikan permintaan maaf putri Alaya pada nona Alea. Katakan pada nona Alea kalau aku sendiri yang akan mengantar putri Alaya keluar dari hotel. Nona Alea biarkan kembali ke istana.” Perintah Evan membuat petugas hotel itu kembali tersenyum, karena baginya perintah dari Evan adalah suatu hal yang normal sekali sebagai suami Alaya.


“Baik Duke Evan, saya akan sampaikan kepada Nona Alea untuk kembali ke istana tanpa putri Alaya.” Kata-kata jawaban dari petugas hotel itu kepada Evan membuat Alea mengernyitkan dahinya.


Bagi Alea perkataan petugas hotel itu sungguh aneh baginya, mengingat bagaimana kerasnya usaha Alaya untuk menjauhi dan membatalkan pernikahannya dengan Evan.


Dan sekarang Alea baru saja mendengar bahwa Evan yang akan mengantar Alaya pulang? Benar-benar suatu hal yang mustahil dan aneh bagi Alea.


Duke Evan pasti sudah merencanakan sesuatu yang buruk pada putri Alaya. Duke Evan pasti memaksa pulang putri Alaya yang sebenarnya memang bandel, sampai-sampai duke Evan memaksanya pulang. Tapi kan seharusnya duke Evan tidak boleh melakukan hal seperti itu? Bagaimana kaau sampai ada yang tahu atau mendengar duke Evan bersikap kasar pada putri Alaya sedangkan berita pernikahan mereka baru saja diumumkan? Benar-benar akan menjadi masalah besar.


Alea terus berpikir keras sambil melamun, sehingga dia sempat tersentak kaget begitu mendengar berulang-ulang petugas hotel itu memanggil namanya.


“Eh… iya Nona….”

__ADS_1


“Ah, maaf Nona Alea, baru saja duke Evan memberikan info agar Nona Alea diminta kembali ke istana, karena duke Evan sendiri yang akan mengantar putri Alaya untuk pergi dari hotel nanti.” Meskipun petugas hotel itu tahu bahwa Alea pasti mendengar pembicaraannya dengan Evan tadi di telepon, tapi dia tetap menyampaikan pesan Evan untuk Alea, yang jelas saja membuat Alea bingung, tapi akhirnya tetap menuruti perintah Evan untuk dia kembali ke istana, meskipun sampai dia masuk ke dalam mobil, pikirannya masih penasaran dengan apa yang sedang terjadi pada Alaya, dan apa yang sudah dilakukan Evan pada Alaya.


__ADS_2