
“Tapi Alvero, aku masih merasa begitu panasaran, sebenarnya apa yang sudah terjadi pada Evan hingga bisa melupakan Alaya, sedang yang lain dia tidak lupa.” Enzo berkata dengan wajahnya yang terlihat begitu penasaran ke arah Evan.
“Dan aku juga penasaran bagaimana ingatan Evan bisa kembali secepat ini, sedangkan sebelumnya dia tidak ingat sama sekali dengan Alaya. Tadinya aku sempat merasa heran bagaimana Evan bisa menaklukan hati Alaya dalam kondisi ingatannya yang belum kembali. Ternyata… ingatan itu sudah kembali. Aku jadi bertambah penasaran.” Enzo berkata sambil menatap lurus ke arah Evan yang seperti biasanya, terlihat tenang, tidak terpengaruhi dengan kehebohan Enzo.
Ah, benar kata kak Enzo, kalau memang Evan kehilangan ingatan, harusnya tidak spesifik hanya aku saja yang tidak dia ingat. Memangnya dalam kondisi kasus kehilangan ingatan normal bisa melupakan sesuatu sebagian saja di waktu yang sama?
Alaya berkata dalam hati, ikut terpancing dengan kata-kata Enzo barusan.
Dan Evan mengakui kalau memang ada seseorang yang dengan sengaja membuatnya melupakanku, dan dia seorang wanita. Apa maunya wanita itu? Dia ada dendam denganku? Atau dengan Evan? Kenapa dia menginginkan perpisahan kami berdua?
Alaya kembali berkata dalam hati, dan mulai menebak-nebak motif dari pelaku yang menyebabkan hilangnya ingatan Evan tentang dirinya.
Sikap Enzo juga terlihat tidak tenang, karena sebagai laki-laki yang cukup mengenal dunia wanita meskipun dia sendiri belum menikah, Enzo bisa menebak kalau perempuan yang disebutkan Evan sudah membuatnya melupakan Alaya pastilah seorang perempuan yang menyimpan rasa suka pada Evan, sehingga ingin memisahkan Evan dengan putri Alaya.
__ADS_1
“Aku tahu Enzo. Aku dan Deanda juga merasa penarasan dengan hal itu. Karena itu mari kita berikan kesempatan kepada Evan untuk menjelaskannya apa yang sebenarnya sudah terjadi padanya.” Alvero berkata untuk menenangkan Enzo yang wajahnya betul-betul terlihat tidak sabar mendengar penjelasan dari Evan.
“Silahkan menjelaskannya pada kami semua Evan, apa yang sebenarnya sudah terjadi padamu, dan bagaimana kamu berencana menghadapi semua pelaku kejahatan itu.” Alvero kembali berkata sambil memandang ke arah Evan yang langsung menganggukan kepalanya, dengan lengannya yang masih dengan setia melingkar di Alaya yang lebih memiloh untuk diam, meskipun dalam hatinya, dia juga sama tidak sabarnya seperti Enzo, ingin mendengar semuanya dengan jelas.
“Awalnya aku juga tidak tahu siapa yang sudah membuatku melupakan Alaya, hanya saja setelah berita tentang rencana pertunangan dan pernikahanku dan Alaya diberitakan, tiba-tiba saja duchess Kattie meminta bertemu denganku, dan mengatakan dia ingin aku membatalkan rencana pernikahanku dengan Alaya sebagai balas jasa dia sudah menyelamatkanku dari kecelakaan maut waktu itu.” Kata-kata Evan membuat Alvero menyipitkan matanya.
Sedang Alaya langsung termenung begitu mendengar perkataan Evan.
Alaya kembali berkata dalam hati dan mulai bisa menebak kelanjutan dari penjelasan Evan, meskipun dia belum tahu apa yang sudah dilakukan Kattie untuk membuat Evan melupakannya dengan sengaja.
(Yang dimaksud dengan Rekam jejak digital merupakan segala rekam jejak data seseorang saat orang tersebut berselancar dan menggunakan internet. Terkadang, pengguna internet bisa meninggalkan jejak digital secara tidak sadar. Jejak digital sendiri adalah data yang dibuat pengguna saat menjelajahi internet. Ini akan merekam seluruh informasi mialnya data situs web yang pernah dijelajahi, email yang dibagikan, aktivitas pencarian di media sosial, hingga informasi yang dikirimkan saat mendaftarkan ke situs atau layanan online apapun.
Misalnya, setelah mereka membuka situs website dan mengizinkan website membaca cookies, website bisa menyimpan rekam jejak digital dan aktivitas online yang dilakukan pengunjungnya. Dengan data cookies tersebut maka website tersebut akan menampilkan informasi seperti iklan kepada user tersebut.
__ADS_1
Dan aplikasi dapat menyusun data Anda tanpa Anda sadari. Setelah Anda mengizinkan organisasi mengakses informasi Anda, mereka dapat menjual atau membagikan data Anda dengan pihak ketiga. Lebih buruk lagi, informasi pribadi Anda dapat disusupi sebagai bagian dari pelanggaran data).
“Duchess Kattie Brown, adik duke Hugo Brown. Aku dengar dia memang begitu menyukaimu, tapi bisa-bisanya seorang wanita meminta hal memalukan seperti itu kepada pria yang sudah hampir menikah, terlepas dari kenyataan kalau dia memang mungkin benar-benar menyukaimu.” Alvero langsung menunjukkan kekeselannya karena seorang bangsawan seperti Kattie telah bertindak rendahan seperti itu, seperti wanita murahan yang tidak mengerti tentang tata krama.
“Tenang Alvero, bukan salah Evan kalau wajah tampannya dan senyum manisnya membuat banyak wanita tergila-gila padanya sampai lupa daratan seperti yang terjadi pada duchess Kattie. Lanjutkan ceritamu Evan…” Perkataan Enzo membuat Alvero sedikit mendengus, tapi tetap menahan dirinya untuk tidak berbicara, memberikan kesempatan kepada Evan untuk melanjutkan bicaranya.
“Awalnya aku tidak berpikir aneh apalagi mencurigai duchess Kattie, karena saat itu aku hanya berpikir kalau hal itu mungkin biasa dilakukan oleh para gadis aneh di sekitar kita. Hanya saja, waktu itu dia terus memaksaku untuk bertemu dengan dokter Jordan, yang dulu memang ketika aku mengalami kecelakaan, dia yang menanganiku.” Evan berkata sambil mengingat tentang hipnoterapi yang sudah dilakukan oleh dokter Jordan padanya.
“Nama dokter Jordan, mau tidak mau membuatku merasa penasaran sehingga aku meminta Sam untuk menyelidiki siapa sebenarnya dokter Jordan dan hubungan apa yang dimiliki antara dokter Jordan dan duchess Kattie, kenapa duchess Kattie terlihat begitu ngotot memintaku bertemu dan berkonsultasi dengan dokter Jordan. Ternyata mereka berdua adalah saudara sepupu.” Evan menghentikan kata-katanya sambil menarik nafas panjang.
“Hah?” Baik Enzo maupun Deanda dan Alaya langsung melongo mendengar apa yang dikatakan Evan, sedang Alvero langsung menarik nafas panjang karena sudah mengira pasti ada hubungan khusus antara Kattie dan dokter Jordan, begitu Evan menyebutkan bahwa ternyata Kattie dan dokter Jordan memiliki hubungan kekerabatan.
“Yang membuatku merasa semakin penasaran, dalam penyelidikan tentang dokter Jordan terdapat info bahwa dia adalah seorang ahli hipnoterapi, membuat aku semakin merasa ada yang aneh antara duchess Kattie dan dokter Jordan.” Evan berkata sambil melirik ke arah Alaya yang tampak terdiam dengan kening berkerut tanpa senyum di wajahnya.
__ADS_1